Introvert

Introvert
#50


__ADS_3

Hampir satu minggu ini Selena disibukkan dengan pekerjaannya ditambah lagi dengan Louis yang terus mendekatinya dan pria itu juga selalu membawakan sebuket bunga untuknya setiap harinya. Walau Selena menolak pun percuma karena Louis benar-benar keras kepala. Pria itu bahkan selalu menempel padanya, tapi entah kenapa Selena sama sekali tidak merasa risih jika Louis di dekatnya bahkan ia mulai merasa nyaman tidak seperti pada saat pria lain yang suka mendekatinya di Prancis dulu.


Bella mengatakan kepada Selena kalau nyonya Darcy sedang dalam perjalanan kemari karena besok adalah peragaan busana perdananya nya Selena di negara itu. "Istirahatlah dulu, kamu sudah bekerja keras seharian ini!" ucap Louis lembut.


"Hmmm kau benar, aku sedikit lelah," balas Selena.


Lalu Louis menuntun Selena ke sebuah kursi tempat beristirahat, mereka benar-benar terlihat seperti sepasang kekasih yang saling mencintai. Setelah Selena duduk, Louis menyodorkan sebotol air mineral kepadanya. "Minumlah dulu." Ucap Louis lembut.


"Terimakasih!" balas Selena dan mengambil botol minuman yang sudah di buka oleh pria itu.


Louis mengelus-elus kepala Selena saat wanita itu sedang minum. Selena sudah terbiasa dengan kebiasaannya Louis itu, apalagi pria itu juga sering maling-maling mencium pipinya setiap kali Louis melakukan itu jantung Selena seakan mau copot dan wajahnya pasti akan nge blush.


Tanpa mereka ketahui ternyata dari kejauhan ada seseorang yang tengah menatap mereka berdua, kemudian ia menghampiri kedua insan itu. "Haii my honey!" seru Darcy.


"Aunty!" ucap Selena sedikit terkejut lalu ia langsung berdiri dan memeluknya.


"Aku sangat merindukanmu aunty!" ucap Selena.

__ADS_1


"Aunty juga sangat merindukanmu sayang!" balas Darcy dan dia melihat kearah Louis yang tengah berdiri disampingnya Selena.


Mereka berdua melepaskan pelukannya. "Kenapa aunty tidak langsung beristirahat saja!" ucap Selena.


"Aunty sangat merindukanmu makanya langsung menemui kesini." Jawab Darcy.


"Oh ya dia siapa?" tanya Darcy melihat pria yang berdiri disampingnya Selena.


Saat Selena baru ingin memperkenalkannya Louis langsung mendahuluinya. "Perkenalkan saya Louis, kekasihnya Selena." seru nya dan mengulurkan tangannya.


Selena mencubit perut Louis yang bicara sembarangan itu sehingga Louis sedikit meringis. "Aku Darcy, aunty nya Selena." Balas Darcy menyambut uluran tangan dari Louis.


"Baik aunty. Silahkan aunty duduk dulu!" ucap Selena lalu dia pergi meninggalkan kedua orang itu untuk mengambilkan minuman untuk Aunty nya.


Darcy duduk dan di ikuti oleh Louis. "Aku sudah mengetahui semua tentang mu!" ucap Darcy menatap serius kearah Louis.


"Dan aku juga sudah mengetahui semua tentangmu!" balas Louis karena dia memang sudah menyelidiki siapa sosok Darcy tersebut. Begitupun dengan Darcy dia juga telah menyelidiki siapa Louis itu yang pernah dikatakan oleh anak buahnya kalau pria itu selalu mengikuti kemanapun Selena pergi dan pria itu jugalah yang selalu melindungi Selena tanpa diketahui oleh Selena sendiri.

__ADS_1


"Kalau begitu aku tidak akan berbasa-basi lagi. Aku ingin menanyakan hal yang serius kepada mu!" ucap Darcy.


"Apa kau benar-benar mencintai Selena? jika kau hanya ingin mempermainkan nya saja lebih baik kau berhenti sekarang juga sebelum aku bertindak." ucap Darcy dengan serius.


"Bukankah kau barusan mengatakan kalau sudah mengetahui semua tentangku seharusnya kau juga tahu kalau selama lima tahun ini aku terus mencarinya. Apa kau masih berpikir kalau aku hanya bermain-main saja." Ucap Louis tidak kalah serius karena dia sedikit kesal kepada wanita dihadapannya sekarang karena wanita ini dia harus kehilangan wanitanya selama lima tahun ini.


"Aku tahu kalau kau memang tulus mencintainya jadi aku mohon jaga dia seperti kau menjaga nyawamu," ucap Darcy.


"Nyawaku tidak akan sebanding dengan betapa berharganya dia di hidupku." Ucap Louis.


"Mulai sekarang aku serahkan dia kepadamu. Buatlah dia selalu bahagia." Ucap Darcy.


"Aku pasti akan membuat dia selalu bahagia." Seru Louis.


Selena akhirnya datang dengan membawa sebotol minuman dingin untuk Darcy. "Ini aunty minumlah," ucap Selena menyodorkan botol minuman tersebut.


Darcy mengambil botol itu lalu meminumnya, setelah itu mereka berdua tampak mengobrol, sekali-kali Selena tertawa mendengar cerita dari Darcy. Louis terus memperhatikan Selena yang berbincang dengan Darcy, dia juga tersenyum saat melihat Selena tertawa. *Suatu saat nanti aku yang akan membuat kamu tertawa seperti itu* batin Louis.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2