Introvert

Introvert
HAPPY END


__ADS_3

Tidak lama pintu itu terbuka dan mereka bertiga langsung menghampiri dokter yang baru keluar dari ruangan tersebut. "Bagaimana keadaan istriku?" tanya Louis panik dan tidak sabaran.


Dokter itu tersenyum. "Tuan tenang saja, istri anda baik-baik saja. Mungkin istri anda hanya kelelahan karena kehamilannya yang masih muda." Ucap dokter itu.


Sontak mereka bertiga kaget tapi tidak lama Cloe tersenyum. Louis mengerutkan keningnya karena masih belum mengerti ucapan dokter itu barusan. "Maksud anda?" tanya Louis kembali.


"Istri anda tengah hamil sekarang ini dan usia kandungannya baru memasuki 3 minggu tuan. Jadi mulai sekarang anda harus menjaga kesehatan nya. Jangan sampai nona Selena terlalu kelelahan." Ucap dokter itu.


Louis langsung menutup kedua mulutnya dengan tangan nya karena mendengar berita bahagia itu. "Istriku hamil," ucapnya.


"Iya tuan," seru dokter itu.


"Istriku hamil," ucap Louis melihat kearah Albert lalu ia memegang kedua tangan pria itu lalu ia melompat-lompat dengan bahagia.


Albert pun mengikuti tuannya melompat dan tersenyum. "Selamat tuan, anda sebentar lagi akan menjadi seorang Daddy," serunya berucap dengan sangat gembira. *Aku harus terlihat sangat bahagia, supaya tuan merestui ku bersama nona Cloe* batin Albert.


Cloe hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol kedua pria disampingnya itu, lalu ia pun masuk kedalam ruangan tersebut. "Heii Cloe, kau tidak boleh mendahului ku," ucap Louis sedikit berteriak melihat wanita itu masuk keruangan Selena lebih dulu.


Cloe tidak menghiraukan kakak nya itu dan berjalan masuk kedalam menuju ranjang tempat Selena berbaring. Louis dan Albert pun langsung menyusul nya. "Aku dimana?" Tanya Selena yang baru sadar.


"Honey kau sudah sadar? Bagaimana perasaanmu? Apa ada yang merasa tidak nyaman?" tanya Louis bertubi-tubi kepada istrinya yang baru siuman itu.


"Kakak tenang lah, kau terlalu banyak bertanya nanti Selena semakin pusing." Kesal Cloe.


"Baiklah maafkan aku honey," ucap Louis.


"Kalian tenang saja aku tidak apa-apa," ucap Selena.


"Iya kau dan bayi kita tidak boleh sampai kenapa-kenapa," ujar Louis mengelus-elus perut istrinya.


Selena mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan suaminya itu. "Bayi," ucap Selena bingung.


"Iya sayang, selamat kamu sekarang tengah mengandung seorang bayi di perutmu," ucap Cloe.


"Benarkah?" tanya Selena mengembangkan senyumnya kearah Louis.


"Iya honey, mulai sekarang aku akan menjaga kalian berdua," ucap Louis tersenyum dan mencium puncak kepala istrinya.


"Baby," ucap Selena mengelus-elus perutnya pelan, lalu Louis pun ikut mengelus perut istrinya.


Tidak lama kemudian mereka kembali ke mansion pribadinya Louis dan Selena. Louis tidak jadi berangkat ke kantor karena ingin menjaga dan menemani istrinya. "Mulai sekarang kau urus perusahaan karena aku ingin menjaga istriku dan bayi ku," perintah Louis kepada Albert yang saat ini dalam perjalanan menuju mansionnya.


"Honey kau terlalu berlebihan, kau tenang saja aku bisa menjaga diri," protes Selena.


"Tapi honey, aku tidak ingin meninggalkan kalian," ucap Louis.


"Aku dan baby kita tidak akan kemana-mana honey, lagian kak Cloe dan Albert, mereka sebentar lagi akan menikah jadi mereka butuh waktu bersama," seru Selena.


Cloe dan Albert hanya mendengarkan perdebatan kecil sepasang suami-istri di kursi belakang itu. "Kau tenang saja honey, aku pasti akan memberikan mereka waktu untuk bersama, lagian aku kan juga bisa bekerja di mansion," jawab Louis.

__ADS_1


"Jadi kakak sudah merestui kami," timpal Cloe melihat kebelakang.


"Hmmm," jawab Louis sedikit mengangguk kan kepalanya.


"Tapi honey, kenapa kau tadi ingin memukul Albert?" tanya Selena.


"Tadi Itu aku hanya ingin mengujinya saja honey," jawab Louis.


"Terimakasih tuan," ucap Albert.


Louis hanya mengangguk, lalu tidak lama mereka sampai di kediaman nya Louis dan Selena. Louis langsung turun dari mobil lalu menggendong istrinya ala bridal style. "Honey apa yang kau lakukan, aku bisa berjalan sendiri," ucap Selena karena Louis tiba-tiba menggendongnya sehingga membuat dia malu kepada Cloe dan Albert yang berjalan di belakangnya.


Louis tidak menanggapi ucapan istrinya, ia tetap berjalan dan membawa istrinya beristirahat di dalam kamar mereka. "Honey kau tunggu sebentar ya, aku akan menemui mereka sebentar," ucap Louis lembut kepada sang istrinya.


"Hmmm, iya honey," jawab Selena.


Louis pun kembali turun kebawah menemui sepasang kekasih itu. "Kalian pergilah, jangan menganggu aku dan istriku," usir Louis, sehingga membuat kedua orang itu sedikit kesal karena di usir oleh sang tuan rumah yang angkuh itu.


"Kakak, kau tega sekali," ucap Cloe sedikit berteriak karena Louis kembali menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Louis tidak menanggapinya dan terus melenggang. "Baby kau yang sabar ya, karena tuan memang seperti itu jika sudah bersama dengan nona Selena," ucap Albert mengusap punggungnya Cloe, karena dia sudah terbiasa dicampakkan oleh tuannya itu jika dia sudah bersama dengan Selena.






Hari ini adalah pesta pernikahan Cloe dan Albert. Acara tersebut dibuat sangat mewah karena Cloe anak satu-satunya, jadi orang tua mereka ingin acara itu dibuat dengan mewah dan elegan, bahkan para tamu undangan nya, semuanya berasal dari keluarga konglomerat semua tanpa terkecuali. Sehingga membuat Louis sedikit kesal karena banyak orang yang ingin mendekati nya dan dia takut akan melukai istrinya, padahal mereka hanya ingin mencari kesempatan untuk bekerjasama dengannya tapi untungnya Louis sudah mengantisipasi nya, dia membawa sepuluh orang bodyguard nya untuk menjaga dia dan istrinya hingga membuat orang-orang itu susah dan tidak bisa mendekati nya, sebab meja Louis dikelilingi oleh para bodyguard nya yang bertubuh besar dan kekar semua.


"Ckckck, kakak sungguh berlebihan sekali, lihatlah Selena menjadi malu dengan sikap suaminya itu." Ucap Cloe yang sekarang ini sedang duduk di kursi khusus tempat pengantin bersama suaminya, yaitu Albert.


"Tuan memang sangat berlebihan jika menyangkut istrinya, baby." Jawab Albert.


Darcy menghampiri sepasang pengantin baru itu, karena dia memang diundang oleh Cloe untuk datang ke pernikahan nya. "Haii, selamat untuk kalian berdua," ucap Darcy ber cipika-cipiki dengan Cloe.


"Terimakasih karena kau telah meluangkan waktumu untuk datang kemari," ucap Cloe.


"Tentu saja aku akan datang, kau juga sudah ku anggap sebagai saudara ku sendiri," ucap Darcy tersenyum.


"Kau sudah menemui keponakan tersayang mu?" tanya Cloe.


"Hmm, tentu saja sudah, aku sangat bahagia atas kehamilannya, tapi sepertinya dia sedikit kesulitan menghadapi suaminya itu," ucap Darcy tertawa pelan, karena dia melihat Louis sangat protektif terhadap istrinya dan calon bayinya.


"Tidak hanya suaminya tapi mertuanya pun ikut serta menjaga nya," ucap Cloe ikut tertawa karena kedua orang tua Louis juga sangat menjaga anak menantunya dan calon cucunya supaya tidak terjadi apa-apa, bahkan ia ingat betul bagaimana paniknya ketiga orang itu saat Selena hanya tersedak saat sedang makan bersama, sehingga mereka langsung memanggil dokter pribadinya untuk memeriksa keadaan Selena dan bayinya.


"Hahaha tapi aku sangat bahagia karena Selena dikelilingi oleh orang-orang yang sangat peduli dan sayang kepadanya," ucap Darcy.

__ADS_1


"Iya, aku juga sangat bahagia dan Selena memang pantas mendapatkan nya," ujar Cloe tersenyum, mereka pun melihat kearah Selena yang saat ini tengah duduk di meja khusus keluarga bersama suaminya.





"Sayang apa kau lelah?" tanya nyonya Vara menghampiri anak menantu tersayang nya.


Selena menggeleng pelan. "Tidak ma, aku tidak lelah sama sekali," jawab Selena tersenyum.


"Aku sudah membujuk nya puluhan kali untuk pulang ma tapi istriku tidak mau," ucap Louis.


"Karena acaranya belum selesai honey," jawab Selena.


"Tapi kalau terlalu lama nanti kau bisa kelelahan honey," ucap Louis.


"Iya sayang, sebaiknya kalian pulang duluan saja, papa sama mama nggak mau kalau kamu sampai kenapa-kenapa." Ucap tuan Scott.


*Hufttt, jika ketiga orang ini sudah bicara, aku pasti sudah tidak berdaya menghadapi nya* batin Selena.


Lalu ia pun mengangguk kan kepalanya. "Baiklah, tapi sebelum itu kita pamit kepada kak Cloe dan Albert terlebih dahulu," ucap Selena.


"Baiklah honey, ayo kita menemui mereka," jawab Louis dan menuntun istrinya berjalan dengan diikuti oleh para bodyguard nya, padahal Selena sama sekali tidak membutuhkan nya, karena kehamilannya baru menginjak satu bulan setengah jadi masih tidak kesulitan saat berjalan, tapi Louis tetap kekeh selalu memapah nya kemana pun dia pergi.


"Haii sayang," sapa Cloe saat Selena menghampiri nya.


"Hai kak Cloe, Albert dan aunty." sapa Selena kepada ketiga orang itu.


"Ada apa kau kemari sayang?" tanya Darcy yang sedari tadi memang masih asik mengobrol dengan Cloe.


"Kami ingin pamit untuk pulang lebih dulu karena istriku tidak boleh terlalu kelelahan." Timpal Louis.


"Baiklah tapi sebelum kalian pergi aku ingin kita berfoto bersama terlebih dahulu." Ucap Cloe.


"Baiklah," jawab mereka bersamaan, lalu fotografer pun mengambil gambar mereka bersama.


"1,2,3 chess," ucap fotografer tersebut lalu mereka pun semuanya tersenyum bahagia.



THE END




__ADS_1


Hai guys, sekian cerita dari perjalanan kisah cinta Selena dan Louis. Author mau ngucapin banyak Terimakasih kepada para readers yang udah setia mengikuti ceritanya sedari awal sampai akhir dan terimakasih juga kepada para readers yang telah memberikan dukungannya untuk author supaya lebih semangat dalam berkarya. Dan jangan lupa masukkan kedalam daftar favorit ya supaya nanti nggak ketinggalan Novel baru author selanjutnya 😇. SALAM CINTA UNTUK KALIAN SEMUA 😘💞


__ADS_2