Introvert

Introvert
#32


__ADS_3

Louis hanya tersenyum. Sebenarnya alasan dia ingin menghadiri acara itu hanya karena Selena. Dia tidak ingin wanita itu merasa kesepian, jadi dia datang untuk memberikan ucapan selamat kepada nya.


"Kami sangat-sangat berterimakasih kepada anda tuan atas kehadirannya!" ucap MC itu sedikit menunduk kepada Louis.


Louis sedikit tersenyum dan mengangguk terhadap MC di hadapannya itu. Acara terus berlangsung dan sekarang adalah waktu untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang memiliki nilai terbaik dan paling berprestasi di kampus itu ,karena memang setiap tahun pihak kampus selalu memberikan sebuah penghargaan untuk mahasiswa nya yang berprestasi dengan prestasi itu mereka bisa mendapatkan pertimbangan pekerjaan di beberapa perusahaan ternama di bidang designer fashion, karena mengingat bahwa universitas tersebut adalah sekolah fashion terbaik di dunia.


Sebelum acara penghargaan untuk mahasiswa yang berprestasi di mulai. Louis tampil di podium untuk memberikan motivasi untuk para tamu dan mahasiswa yang ada disana. Dia berbicara dengan sangat gagah dan gantle membuat para wanita terpesona dan suara berat nya yang seksi membuat semua orang ingin terus mendengarnya tanpa rasa bosan. "Jangan pernah merasa sendiri dan percayalah bahwa kau tidak sendirian." Ucap Louis di akhir pidato nya.



Deghhh! Untuk pertama kalinya Selena merasa jantungnya seperti berhenti berdetak saat mendengar ucapan terakhir Louis yang sepertinya ditunjukkan untuk dirinya. Selena membuang pandangannya saat Louis melihat kearahnya.



Dan akhirnya penghargaan untuk mahasiswa berprestasi diberikan oleh Selena, semua orang bertepuk tangan dan bersorak riang untuknya. Selena naik ke podium, dia sama sekali tidak menunjukkan raut wajah bahagia atau senang mendapatkan penghargaan itu. Tapi justru para mahasiswa yang sangat excited karenanya. Selena menghampiri Louis diatas podium itu karena Louis sendiri yang akan memberikan penghargaan itu kepada nya.


"Selamat nona Selena atas prestasi nya!" ucap Louis lembut dan tersenyum seraya memberikan penghargaan itu.


"Terimakasih!" ucap Selena datar dan menerima penghargaan itu lalu ia melangkah pergi.


Tapi baru beberapa langkah tiba-tiba Louis memanggil nya. "Bisakah kau memberikan sebuah motivasi untuk mereka!" ucap Louis seraya menolehkan kepalanya kearah tamu dan mahasiswa.


*Apa yang kau rencanakan tuan* batin Albert

__ADS_1


Selena melihat Louis dengan kesal dia berpikir pasti pria ini sengaja melakukan nya. *Benar-benar menyebalkan* batin Selena kesal lalu kemudian dia berjalan ketengah podium dan MC memberikan microphone untuknya. Louis yang melihat itu hanya menyeringai tipis.


"Selamat siang semuanya. Motivasi saya untuk kalian semua adalah belajar, belajar, belajar dan belajar. Sekian Terimakasih!" ucap Selena singkat padat dan jelas sehingga para hadirin tercengang ketika mendengarnya.


*Apa ada orang memberikan Motivasi seperti itu* batin Albert yang juga tercengang.


Louis langsung tersenyum mendengar nya dan dia bertepuk tangan sehingga semua orang juga ikut bertepuk tangan. Selena pun langsung turun dari podium dan kembali ke kursinya.


*Kamu benar-benar wanita yang sangat menarik baby!* batin Louis smirk melihat kearah Selena.






“What an impressive achievement! Congratulation on your graduation!” (Prestasi yang luar biasa! Selamat atas kelulusanmu!) ucap seseorang dan menyodorkan sebuket bunga mawar merah untuknya.


Selena menatap datar pria itu yang tak lain adalah Louis, dia sama sekali tidak mengambil bunga dari Louis lalu Louis meletakkan bunga tersebut disamping tempat duduknya. Setelah itu ia juga turut duduk disampingnya, Selena menatap tidak suka terhadap Louis lalu ia ingin beranjak tapi tiba-tiba Louis menahan tangannya.


"Duduklah aku tidak akan lama, aku mohon." Ucapnya lembut.

__ADS_1


Selena menghempaskan tangan Louis lalu ntah kenapa dia tiba-tiba menurut dan kembali duduk mungkin dia memang sedang malas untuk beranjak kemanapun.


Mereka berdua akhirnya duduk bersama di bangku taman itu. Selena menatap pemandangan di depannya dan Louis menatap pemandangan di sampingnya.


"Besok aku akan pergi keluar negeri untuk beberapa bulan karena harus menstabilkan perusahaan yang baru selesai aku bangun disana!" ucap Louis yang sama sekali tidak dihiraukan oleh Selena.


"Aku ingin kau menjaga dirimu dan kesehatan mu dengan baik. Aku tidak ingin kalau sampai kau kenapa-kenapa. Aku mohon padamu." Ucap Louis dengan tulus.


"Kau tidak perlu mengurus kehidupanku." Ucap Selena datar dan menatap kedepan.


"Bukankah aku sudah pernah bilang, kalau aku tidak akan pernah mengabaikan keindahan seperti dirimu." Ucap Louis tersenyum.


Louis mengeluarkan handphone nya dan diam-diam mengambil foto Selena yang terlihat sangat cantik.


"Apa kau masih sering ketempat itu?" tanya Louis.


"Bukan urusanmu!" jawab Selena datar.


"Kau akan segera menjadi urusanku honey!" ucap Louis tersenyum.


Selena langsung menatap Louis dengan tajam. "Hehehe. Sepertinya aku sudah harus pergi sekarang. Sampai jumpa lagi HONEY!" ucap Louis tersenyum dan menekan kata terakhirnya lalu dia berdiri dan meninggalkan tempat itu.


Selena menatap kesal kepergian Louis lalu tidak lama ia pun juga turut meninggalkan tempat itu dan meninggalkan buket bunga pemberian Louis tadi di atas kursi taman itu. Selena berencana akan kembali kerumahnya karena merasa sedikit lelah.

__ADS_1


Bersambung


Note : Welcome back guys 🤗 Alhamdulillah author seneng banget akhirnya udah bisa kembali lagi untuk menghibur para readers 😍. I miss you guys 😘. Eitss tapi jangan lupa berikan dukungannya ya guys. Like, vote, gift dan favoritnya ya ^_^


__ADS_2