
Albert pergi keruangan tuannya untuk menyerahkan tugas yang tadi pagi diberikan kepadanya. Seperti biasa sebelum masuk Albert akan mengetuk pintu terlebih dahulu dan setelah Louis menyuruh nya masuk baru ia masuk kedalam ruangan tersebut.
Albert berdiri di depan tuannya dan menyerahkan sebuah kertas yang berisi data atau identitas pemilik mobil yang ia pinta selidiki pagi tadi.
"Itu semua data informasi tentang pemilik plat mobil yang tuan minta selidiki pagi tadi," ucap Albert.
Louis mengangguk paham dan membaca informasi mengenai wanita itu. "'Selena'. Ternyata itu namamu honey," gumam Louis menyeringai dan dapat didengar oleh Albert.
*Honey? Heh pede sekali anda tuan* batin Albert.
"Perusahaan FS, bukankah itu perusahaan fashion punya ku!" ujar Louis.
"Iya tuan. Nona Selena saat ini tengah magang di perusahaan fashion milik anda. Dia sudah magang disana selama satu bulan lebih. Perusahaan menerimanya karena dia memiliki nilai yang paling baik di kampus nya. Pihak perusahaan juga mengatakan kalau nona Selena adalah wanita yang sangat cerdas dalam fashion, tapi anehnya mereka mengatakan kalau nona Selena suka menyendiri dan tidak suka berbaur dengan para karyawan." Ucap Albert menjelaskan beberapa informasi yang ia dapatkan dari perusahaan FS milik Louis mengenai Selena.
"Hmmm. Baiklah kalau begitu kau bisa keluar sekarang!" ucap Louis mendongak dan menatap sang asisten yang tengah berdiri didepannya.
Tapi Albert tidak bergeming sama sekali seakan menunggu sesuatu dari tuannya itu. Louis menatap Albert yang sekarang ini tengah tersenyum manis kepadanya seperti seekor anak anjing yang tengah mengharapkan sebuah tulang kepada pemiliknya.
__ADS_1
Louis pun berdecak. "Ckk. Kau tenang saja aku akan memberikan mu bonus dua kali lipat bulan ini!" seru Louis yang sudah tahu maksud dibalik senyuman asisten nya itu.
Louis langsung melebarkan senyumannya karena sangat senang mendengar ucapan tuannya tadi. "Terimakasih tuan. Tuan tenang saja, bulan ini aku akan bekerja dengan lebih keras!" seru Albert dengan semangat yang menggebu.
"Tentu saja jika kau tidak mau bonus mu hangus!" ucap Louis sinis dan kembali memeriksa beberapa berkas di mejanya.
Tiba-tiba senyuman yang tadi mengembang di wajah Albert luntur seketika *tidak bisakah aku merasa bahagia sedikit saja bos* gerutu Albert dalam hatinya karena ucapan tuannya itu membuat dia lemas kembali.
"Kau tidak usah mengerutu . Sana cepat keluar!" seru Louis seakan tahu kalau asistennya itu tengah mengerutu di dalam hatinya.
"Heh. Dasar barusan saja tadi sangat bersemangat sekarang sudah lemas kembali!" seru Louis saat asistennya itu sudah keluar dari ruangannya dengan lesu.
•
•
__ADS_1
•
•
Siang ini tadinya Louis berencana ingin ke perusahaan fashion milik nya tapi karena dia sudah terlanjur mengadakan meeting jadi dia mengcancel rencananya untuk bertemu dengan sang pujaan hatinya, tapi dia akan berencana menemui Selena kembali di tempat biasanya wanita itu datangi. Sekedar informasi kalau Jarak antara perusahaan fashion dan perusahaan nya saat ini sekitar kurang lebih satu jam.
•
•
•
•
Sore harinya Louis menyelesaikan meeting. Lalu ia dan Albert langsung meluncur ke Ranch kuda. Albert sengaja ingin ikut Louis ke Ranch dengan alasan ingin berkuda padahal dia ingin melihat sosok wanita yang sangat di puja oleh tuan play boy nya itu. Karena semenjak Louis melihat wanita itu ia menjadi menjauh dari godaan para wanita yang ingin mendekati nya, sehingga Albert menjadi penasaran akan sosok wanita itu.
Bersambung ~~~
Tolong jangan lupa beri dukungan nya ya ;)
__ADS_1
Like, vote, gift dan favoritnya ya kak :)