Introvert

Introvert
#27


__ADS_3

Selena akhirnya menghidupkan mobilnya dan pergi dari tempat itu. Selena mengendarai mobilnya dengan masih menangis, berulangkali dia menghapus air matanya tapi air matanya terus saja berjatuhan.


"Tuan ada apa?" tanya Albert melihat Louis masuk kedalam mobil.


"Kembali ikuti mobil itu," perintah Louis kepada supir pribadinya.


"Baik tuan!" ucap supir itu langsung melajukan mobil mengikuti mobilnya Selena.


Louis menyandarkan kepalanya di kursi mobil dan menatap mobil Selena yang berada di didepan nya. Ia sengaja mengikutinya karena tidak mau terjadi apa-apa oleh Selena.


Albert menatap bingung terhadap tuannya. "Ada apa tuan?" Albert kembali bertanya.


"Dia menangis" seru Louis.


Albert mengerutkan keningnya. "Tapi kenapa tuan? Kan anda sama sekali belum menjumpainya," tanya Albert yang melihat dari kejauhan kalau Selena tiba-tiba keluar dari restoran sebelum Louis menjumpainya.


"Kau tahu hari pertama aku melihatnya aku tidak sengaja menemukan sebuah buku kecil milik wanita itu di bawah pohon yang aku ceritakan dan sepertinya buku itu terjatuh lalu aku mengambilnya. Dan di dalam buku itu sepertinya tertulis kisah hidupnya," ujar Louis.


"Lalu tuan," seru Albert yang tidak mengerti


"Di buku kecil itu dia menceritakan tentang kehidupan nya. Mulai dari perceraian kedua orangtuanya, papa nya yang pergi meninggalkan nya demi wanita lain dan mama nya yang mulai mengabaikan nya semenjak perceraian itu. Dan di restoran tadi tidak sengaja memutar musik yang sepertinya membuat dia teringat akan kisah hidupnya." Jelas Louis.


"Jadi karena itu dia menjadi pribadi yang Introvert. Aku sungguh tidak menyangka dibalik wajah yang terlihat sangat tegar ternyata dia adalah seorang wanita yang sangat rapuh," ucap Albert.


"Hmmm. Karena itu aku sangat tertarik padanya!" seru Louis menyunggingkan senyuman nya.



*Seorang pria Playboy jatuh cinta kepada wanita yang sangat Introvert. Wow aku sungguh tidak sabar melihat perjuangan anda tuan hehehe* batin Louis.

__ADS_1






Selena akhirnya memutuskan untuk kembali kerumahnya karena biasanya dia akan langsung tertidur jika habis menangis. Dia turun dari mobilnya dan masuk kedalam rumahnya.


Louis lega, Selena kembali kerumahnya dengan selamat. Dia terus tersenyum memperhatikan Selena yang keluar dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam rumahnya.


*Heh kambuh* batin Albert yang melihat tuannya tidak berhenti tersenyum saat melihat Selena keluar dari mobil.


"Bagaimana tuan? Apa kita perlu bermalam disini?" tanya Albert yang sudah muak melihat senyuman tuannya yang sok manis itu.


Seketika Louis menatap tajam asistennya itu. Sehingga membuat Albert langsung tertunduk takut melihat tatapan mengerikan tuannya itu.





Di kamarnya sehabis menangis Selena langsung tertidur diatas ranjangnya. Selena mempunyai kamar yang sederhana. Tidak terlalu luas namun terasa sangat nyaman dan sangat rapi karena Selena memang mempunyai kepribadian yang sangat rapi dan bersih, dia juga menghiasi salah satu sisi dinding nya dengan lampu tumblr. Suasana kamar nya sangat cocok dengan karakter nya Selena yang menyukai ketenangan.



__ADS_1





Ke esokan pagi nya Selena kembali bekerja. Dia datang lebih awal ke kantor hari ini tapi tidak lama para staf yang lain pun mulai datang satu persatu.


Saat Selena sedang fokus bekerja, tiba-tiba saja seorang kurir datang membawa sebuket besar bunga mawar merah dan berjalan masuk kedalam ruangan itu. Semua staf menatap tukang kurir itu kecuali Selena karena dia sibuk dengan pekerjaannya.


"Permisi. Boleh saya tanya yang mana nona Selena?"tanya kurir itu.


Selena yang mendengar namanya disebut langsung menatap orang tersebut dengan datar.


"Saya!" ucap Selena datar.


"Ini nona ada kiriman untuk anda!" ucap tukang kurir itu dan memberikan sebuah buket besar bunga mawar merah yang sangat segar dan cantik. Selena mengambil buket bunga itu lalu tukang kurir itu pun pergi.


Semua staf pun langsung mengerubungi mejanya Selena dan melihat buket bunga mawar yang sangat cantik itu. Selena melihat ada sebuah surat kecil di buket itu, lalu ia pun mengambil dan membacanya. Selena langsung menatap tidak suka melihat nama dari pengirimnya.


"Bunga yang cantik untuk orang yang cantik by. Louis Pattinson Scott," seru salah satu staf yang melihat dan membaca surat itu.


"Ohhhh. Sungguh manis sekali!" seru Someone.


"Tuan Louis Romantis banget sihh. Selena aku sangat iri padamu," ucap Someone.


"Iya aku juga mau.. Kau tahu bunga mawar ini edisi terbatas minggu ini lohh," seru Someone.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa beri dukungan nya ya guys ;)


Like. Vote. Gift dan favoritnya ya (^^)


__ADS_2