
Setelah berpamitan dengan uncle Joe. Louis dan Albert kembali pulang dengan diantar oleh supir pribadinya. Albert duduk di sampingnya Louis. Louis merasa risih karena Albert terus menggaruk-garuk tubuhnya.
"Bisakah kau diam!" tegas Louis.
Albert terus menggaruk tubuhnya yang sangat gatal akibat gigitan nyamuk.
"Maaf tuan tapi ini sangat gatal!" ucap Albert yang masih menggaruknya.
"Menjauhlah dari ku!" seru Louis melihat Albert sinis.
"Aku sudah duduk diujung kursi tuan jadi tidak bisa bergeser lagi," ucap Albert yang memang sudah duduk di paling ujung kursi mobil karena tuannya mendorong kakinya menggunakan sepatu nya.
"Aku tidak mau kalau sampai penyakit mu itu menular padaku," ujar Louis.
*Kau pikir aku terpapar virus* batin Albert kesal.
Akhirnya di dalam perjalanan Louis terus saja mengoceh kepada Albert yang terus menggaruk tubuhnya yang sangat gatal akibat gigitan nyamuk.
Setelah sampai dirumahnya Selena merebahkan dirinya diatas ranjang tempat tidur. Lalu ia membuka buku diary nya yang sempat berada ditangan pria aneh.
__ADS_1
Saat dia membuka halaman terakhir buku itu, ia mengerutkan keningnya karena melihat sebuah catatan yang tidak pernah dia tulis sebelumnya dan dia langsung berpikir jika itu adalah perbuatan pria aneh tadi.
'Aku akan mendayung perahu itu untukmu, ' tulisan di buku itu.
"Ckk. Dasar aneh," ucap Selena langsung menutup buku itu dan menaruhnya diatas nakas samping ranjangnya.
Lalu ia beranjak dari ranjang dan masuk ke kamar mandi tak lama kemudian, ia pun keluar dan memakai pakaian tidurnya. Lalu merebahkan kembali tubuhnya diatas ranjang dan ia pun terlelap dalam ttidurnya, alau hari masih belum terlalu malam dan biasanya orang akan jalan-jalan atau bersenang-senang tapi tidak dengan Selena, dia akan langsung tidur jika memang tidak ada pekerjaan dan dia akan begadang jika memiliki pekerjaan penting.
Dia tidak suka membuang waktu untuk sesuatu yang tidak penting, dia bahkan sangat jarang bermain dengan handphone nya seperti kalangan anak milenial lainnya yang tidak bisa lepas dari handphone dan sosial media. Selena biasanya membuka handphone hanya untuk belajar, belajar dan belajar tapi dia lebih suka membaca dari buku daripada menggunakan handphone karena menurutnya membaca langsung dari buku lebih mudah mencerna dan
memahaminya.
Pagi harinya seperti biasa Selena berangkat ke kantor tempatnya magang menggunakan mobil nya, sampai di perusahaan dia memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang memang khusus untuk para karyawan.
Ia turun dari mobil dan masuk ke perusahaan. Namun, pada saat ia baru di lobby semua orang karyawan tampak berkerumun disana dan mata mereka semua tertuju pada sosok laki-laki yang kini tengah duduk di sofa lobby perusahan dengan sorot mata yang tajam dan dingin, hampir semua karyawan yang berkerumun itu adalah perempuan.
"Arghhhh... Tampan sekali aku pikir dia jauh lebih tampan daripada yang di majalah!" ucap Someone.
__ADS_1
"Iyaa... Aku ingin dia jadi sugar Daddy ku," ucap Someone.
"Iya.. Aku juga mau!" balas Someone.
Tapi tiba-tiba dia langsung mengeluarkan senyuman nya saat melihat kedatangan wanita yang sudah ia tunggu sedari tadi bersama dengan assisten nya yang berdiri disampingnya.
Tapi Selena hanya menatap pria itu dengan tatapan yang datar dan ia pun melanjutkan langkahnya menuju ruangan nya. Tapi pria itu bangkit dari duduknya dan menyusul Selena.
*Tuan kumohon jangan tunjukkan kebodohan mu sekarang* batin Albert.
Greppp!!! Lagi dan lagi Louis menahan tangannya Selena.
Semua karyawan kaget melihatnya dan mereka semua mulai berbisik-bisik. "What! Apa mereka berdua memiliki hubungan khusus?" Ucap Someone. "Sepertinya begitu," balas Someone.
Bersambung ~~~
Jangan lupa beri dukungannya ya guys ;)
Like. Vote. Gift dan favoritnya ya :)
__ADS_1