
"Bye the way, Om kok tau semua ya? " Tanya Zea membuat Alvin jadi kikuk
"E- saya tau dari google! Iya dari google". Jawab Alvin gugup
"Oh! Ntar Zea coba juga deh". Jawabnya
Apa gak bisa kita malam pertamanya sekarang aja Om?" Tanya Zea berharap Alvin akan mengiyakan permintaannya
"Ha?" Mulut Alvin mengatup. Tak bisa berbicara lagi saat berhadapan dengan istri bocilnya.
"Sekarang? "Tanya Alvin lagi
"Iya loh Om! Kayanya seru deh panas-panas gini." Tambah nya lagi sambil senyum-senyum
Ntah apa yang Zea pikirkan sekarang, Alvin pun tak tau. Yang pasti ia sudah lelah dengan pertanyaan- pertanyaan dari Zea tadi
"Ayo Om!" Lalu Zea menarik kuat tangan Alvin
"Ini masih siang loh, Zea?" Tolak Alvin
"Itu lah yang enak Om! "Jawabnya lagi membuat Alvin tercengang
"Duh, Zea! Kamu bener-bener polos, atau sok polos sih?" Batin Alvin
"Ayo lah Om!" Rengek Zea
"Astaga! Apa yang harus ku lakukan? Mampus aku!" Batin Alvin
"Nanti malam aja ya?" Ucap Alvin
Wajah Zea berubah. Ia seperti kesal dengan ucapan Alvin barusan
__ADS_1
"Kaya mana kalo kita jalan-jalan?" Tanya Alvin, yang membuat Zea senang dan mengalihkan perhatian Zea
"Ayo, Om! Mau kemana? "Tanya Zea bersemangat
"Terserah". Ucapnya sambil mengangkat kedua bahunya
"Kok terserah sih? Ya udah kita ke jurang aja! "
"Kok ke jurang sih?" Protes Alvin
"Kata Om terserah. Ya udah, Zea pingin ke jurang aja". Cetus nya
"Ya gak harus ke jurang juga kali."
"Jadi, mau kemana?"
"Ke hati kamu aja gimana? "Ucapnya sambil mengedipkan matanya sebelah
"Idih! Hati Zea udah penuh, gak bisa nampung lagi". Ucap nya sambil melipat kedua tangannya di dada
"Siapa juga yang baperan? "Elak Zea
"Kamu! Itu buktinya senyum-senyum gitu? "
"!Senyum itu ibadah tau, Om?" Ucap Zea tak mau kalah
"Ya, ya, ya! Jadi sekarang mau kemana nih?" Tanya Alvin lagi
"Terserah Om aja. Kalo Om berbaik hati, belanja juga boleh! "Ucap Zea sambil nyengir-nyengir
"Ya udah ayo! "Ajak Alvin
__ADS_1
Sesampainya di mall, ia sibuk memilih-milih beberapa pakaian yang tergantung di dalam mall itu.
"Om! Zea mau ini, yang ini, ini juga, nah ini iya juga! "Ucapnya sambil memasukkan semua pakaian yang tergantung itu ke dalam keranjangnya
"Abis lah gaji aku sebulan nih". Batinnya
Lalu Zea melihat beberapa Accecoris di mall itu.
Iya memilih-milih beberapa tas yang harganya super war itu
"Om! Boleh ya?" Ucapnya sambil menunjukkan mata nya yang berbinar
Alvin menghela nafas kasar
"Ambillah! "Ucap nya pasrah
"Tekor bandar ini namanya mah!" Batinnya lagi
Zea mengambil tas bukan hanya satu, tapi tiga! Tiga buah sekaligus, dengan harga yang bukan maen.
"Ada lagi?" Tanya Alvin yang sudah galau memikirkan dompet nya yang akan terkuras habis-habisan
"Masih banyak lagi loh Om! Sepatu belum, perhiasan,makanan, minuman, snack, masih banyak lagi deh". Jawab nya sambil memilih-milih barang
Alvin menepuk jidat. Seakan-akan ia akan mati muda sepertinya
"Astaga Zea! Segini banyaknya masih belum cukup juga?" Tanya Alvin sambil mengangkat semua belanjaan Zea
Zea mengangguk.
"Ini masih belum seberapa sih Om!" Jawab nya
__ADS_1
"Kamu mau morotin saya atau gimana? "Tanya Alvin yang sudah mulai emosi
Bersambung....