
"Istri anda hamil, dok!"
Seketika wajah Alvin langsung berubah. Ia sangat senang mendengar kabar, bahwa istri bocil nya sedang mengandung anak kecebongnya
"Wah, berhasil juga yah ternyata anak kecebong-kecebong ku". Ucap Alvin sambil tersenyum
"Hamil? Hamil itu yang perutnya gede gitu,ya?" Tanya Zea dengan polosnya
"Klo begitu, kamu langsung pigi sana!" Usir Alvin sambil mendorong tubuh Zein dati dalam kamar
"Astaga, dok! Saya bisa jalan sendiri". Sahut Dokter Zein dengan kesal
"Makasih, ya!" Ucap Alvin sambil membanting pintu kamar nya
"Astaga! Untung kau bos ku,kalau tidak, sudah ku telan kau". Umpat nya
Setelah Alvin membanting pintu, ia langsung segera menjumpai istrinya
"Om! "Panggil Zea
"Hm!"
"Hamil itukan yang perutnya gede gitu kan?" Tanya Zea dengan polosnya
"Iya! "Sahut Alvin dingin
"Kok bisa hamil sih?" Tanya Zea bingung
"Terus tadi Om bilang, anak kecebong Om berhasil. Itu maksudnya gimana? Apa Om bisa memproduksi anak kecebong?"
"Atau, Om punya ternak anak kecebong?" Tambah Zea lagi
"Bego banget sih, Zea!"
"Zea jadi bingung, ih! Kecebong lah, hamil lah! Gak tau ah, bingung!"
"Kan kita udah buat dede, ya pasti bakalan ada dedenya lah!"
"Kemarin kita buat nya, dan kini hasilnya". Ucap Alvin sambil tertawa
"Oh!" Sahut Zea
"Tapi, kenapa bisa ada kecebong di dalam perut, Zea?"
"Kamu pikir aja lah sendiri! Udah tua juga, masih aja bego! Untung-untung, anak gue lahirnya gak kaya emaknya, aminn". Ucap Alvin geram dan berharap anaknya kelak tak serupa dengan Zea
"Kalo gak mirip Zea, jadi mirip siapa dong?"
"Zaskia Gotik! "Celetuk Alvin
"Wah! Bagus juga tuh, ntar anak Zea jadi artis yakan?"
Alvin sangat kesal dengan istri bocilnya itu. Ia keluar, kerena ingin mencari air minum
"Eh, Om! Mau kemana?" Tanya Zea sambil berteriak
__ADS_1
"Kawin lagi!" Sahut Alvin Asal
"Enak aja mau kawin lagi, Zea mau di kemanain?"
"Di buang, atau di gadai, di jual juga boleh. Tapi, ada gak ya yang mau beli atau nerima kamu? "Alvin tertawa sampai terbahak-bahak
"Buset! Punya laki jahat amat! Hati-hati, ntar keselek lebah!"
Selang beberapa detik, Alvin keselek akibat tertawa terlalu lebar
"Hahahaha, emang enak? Makan tu lebah!" Ledek Zea
"Dasar istri durhaka kamu ya?" Geram Alvin
"Hei, papanya gajah, dinosaurus, kerbo, semuanya lah! Lain kali jangan tukang ngeledekin orang ya adik-adik, tak baik!" Zea pun tertawa lagi
Karena tertawa terlalu lebar, Zea pun keselek nyamuk hingga terbatuk
"Uhuk...uhuk..uhuk.."
"Buahahaha.... syukurinn! Rasain, emang enak?" Alvin kembali meledek Zea
"Itu namanya karma! Wahai mama semut, kecebong, nyamuk, lalat, hahaha". Ledek Alvin
"Setan lu, nyamuk! Ngapain sih lo masuk ke mulut gue? Kan jadi malu". Umpat Zea
"Syukuri apa yang ada..."
"hidup adalah anugrah...."
"dan cari lah yang baru..."
Begitu lah Alvin bernyanyi sambil tertawa kembali
"Jomblo hepi...."
"Di tinggal mati...."
"Kawin lagi...."
Balas Zea, dan di ter tawai oleh Alvin
"Buahahaha.... lagu apaan tuh, aneh bener?" Ledek Alvin
"Biarin, wueee!" Ucap Zea sambil menjulurkan lidah nya
"Teruslah meledekku, semoga hari-hari mu bahagia".
"Oh jelas! "
"Bahagia aku, bila menghinamu...."
"Senang hatiku, saat meledekmu..."
"Sakiti kamu, hingga kau menua..."
__ADS_1
"Hingga menutup matamu....."
Alvin kembali bernyanyi lagi
"Ya allah! Punya laki kok gini amat? Jadi janda aja lah". Ucap Zea sambil menggaruk-garuk kepalanya
"Yah, kalah ni? Balas lah, balas! Kok diam? Takut, bilang bos! "Tantang Alvin
"Udah lah, enceng! Zea gak pande nyanyi loh". Ucap Zea pasrah
"Kamu bilang dulu klo saya ganteng, baik hati, dermawan! Baru kita enceng."
"Ogah!" Tolak Zea
"Klo gitu, ayo kita main lagi". Ajak Alvin
"Iss! Zea gak pande nyanyi, gimana?"
"Makanya bilangin saya kaya tadi". Ucap Alvin
"Wahai manusia, kejam nya engkau! Ini terpaksa yah pemirsa, yang Zea ucapin ini semua hanya boongan. Aslinya mah, buriq."
Zea menarik nafasnya dalam." Om suami ganteng! Baik hati! Dermawan! Udah kan?"
Alvin tertawa senang. "Oke, bagus kalo kamu me ngakuinya."
"Dasar, suami penghuni neraka!" Cibir Zea
"Heh, istri sesad! Tu mulut lemes amat ya?"
"Kenapa rupanya? Om itu suami sesad penghuni neraka! Zea mah masuk surga!"
"Ke pedean sekali kamu! Klo saya masuk neraka, kamu harus ikut juga enak aja mau ke surga ga ngajak-ngajak"
"Dih! Emang bisa?"
"Bisa lah! Klo misalnya kamu masuk surga, saya tarik kamu ikut ke neraka."
"Klo misalnya Zea yang dineraka, dan Om di surga gimana?" Tanya Zea
"Ya biarin aja! Bagus banget malah! "Sahut Alvin
"Heh, suami lacnat! Senangnya dirimu melihat istri nya tersiksa." Cibir Zea geram
"Of course!"
"Terserah deh, Om! Semoga hari-hari mu bahagia"
"Aminn!" Sahut Alvin dengan semangat
Bersambung...
Othor mau nanya nih! Emang ada ya klo di dunia nyata yang beginian? Serius deh, gak kebayang sama anaknya nanti, hihihi
Selamat membaca, dan jangan lupa like, coment, dan vote nya juga yah🤗🙏
__ADS_1
Terimakasih reader tercinteh😘