ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 21 lingerie


__ADS_3

"Salah kamu kenapa diam?"


"Karena Om berat! Zea kejepit". Sahut Zea membuat Alvin ketawa terbahak-bahak


"Udah Om, jawab dulu itu apa?" Tanya Zea semakin penasaran


"Mama tau aja, Deh! The best lah pokoknya". Batin Alvin


"Jawab dulu lah, Om! Malah senyum-senyum gak jelas!" Cibir Zea


"Ini itu, namanya lingerie". Jawab Alvin


"Li..lingerie? Benda apa itu?" Tanya Zea bingung


"Ya ini! Ini itu namanya lingerie!" Sahut Alvin lagi


"Oh".


"Cara gunainnya gimana?" Tanya Zea lagi


"Ya tinggal kamu pake aja". Sahut Alvin


"Ha? Di pake?" Tanya Zea


"Iya!"


"Baju model apaan begini,Om?"


"Kayanya mama udah ngerjain Zea deh!"


"ngerjain bagaimana?" tanya Alvin


" ya ini! kado ini. mama ngerjain Ze pake kado ini".


" Om liat deh,Ini itu tipis banget loh, Om! Kaya kertas". Ucap Zea lagi


"Nanti malam pake ya?" Ucap Alvin sambil mengedipkan matanya sebelah


"Buat apa? Gak mau ah, Zea malu".


"Kok malu? Kan cuman saya yang liat! Itu juga termasuk pahala loh". Jelas Alvin


"Ih! Om mesum!" Ucap Zea


"Kok mesum pula?" tanya Alvin


"iya! orang memang betul kok, Om itu mesum!" jawab Zea


"terserah kamu lah cil"


"Zea mau make, kalo Om juga pake!"


"Ha? Kamu suruh saya pake beginian?"


Zea mengangguk


"Tak usah pun jadi! Ini itu untuk perempuan, laki-laki mana pakai". Ucap Alvin


"Jadi , Zea harus pake beginian?"

__ADS_1


Alvin mengangguk


"Mana banyak banget lagi. Mama apaan sih ini ngasi beginian!" Omel Zea sambil melipat isi kado itu


Malam hari


"Wah! Perfect!" Ucap Alvin takjub melihat Tubuh Zea saat mengenakan lingerie itu


Alvin lagi-lagi menelan air liurnya paksa.


"Gitu amat ngeliatinnya?". Zea merasa risih dengan tatapan Alvin


"Zea buka aja ya?"


"Eh, gak usah! Pake aja, klo bisa tiap hari". Ucap Alvin


"Buat dede lagi yuk? "Ucap Alvin sambil mengangkat tubuh Zea, dan membaringkan di ranjang berukuran king size itu.


"Awas Om! Zea gak mau! "Tolak Zea sambil memberontak agar terlepas dari cengkraman Alvin


"Shut!" Alvin meletakkan jari telunjuknya di bibir ranum Zea


Zea hanya bisa pasrah dengan keadaan.


"Ini mah namanya pemaksaan, Om!"


"Pemaksaan dari mana?"


"Ya, iya! Zea gak mau, Om paksa!"


"Udah, sekali ini aja!"


"Sudah bangun? Bagaimana, enak bukan? "Tanya Alvin sambil mengancing kemeja nya dan bersiap ingin pergi ke rumah sakit


"Enak apaan? Udah lah Om, Zea mau mandi dulu". jawab Zea dengan ketus


Lalu Zea bangkit dan berjalan menuju kamar mandi


"Mau dimandiin gak?" Tawar Alvin


"Gak butuh! Zea bisa sendiri". Ketus Zea


Saat Zea di kamar mandi, Alvin berteriak berpamitan ingin pergi kerumah sakit


"Zea!" Panggil Alvin sambil sedikit berteriak


"Apa?"


"Saya pergi ya!"


"Loh, gak sarapan? "Ucap Zea sambil berteriak juga


"Di luar ajalah nanti! "Sahut Alvin


"Saya pergi ya!"


"Iya, hati-hati Om!" pesan Zea pada Alvin


"Loh, gak sarapan dulu Vin?" Tanya mama

__ADS_1


"Gak sempat, mah! Alvin pergi dulu ya". Pamit Alvin pada mamanya sambil mencium punggung tangan mama nya


"Hati-hati". Pesan mama


Tak lama kepergian Alvin, Zea pun turun kebawah.


"Pagi-pagi udah keramasan aja nih?" Tanya mama pada Zea


Zea hanya tersenyum


"Perasaan baru semalam keramasan, ini udah keramasan lagi". Ucap mama


Zea hanya tersenyum


"Mama! "Panggil Zea


"Ada apa sayang?" Sahut mama lembut


"Mama kok ngasi Zea barang kaya gitu sih?"


"Memangnya kenapa?"


"Ya, gak papa sih! Cuman Zea rada risih pas makenya". Ucap Zea


"Tapi berhasilkan?" tanya mama sambil senyum-senyum


"Berhasil? Apanya yang berhasil mah?" Tanya Zea bingung


"Berhasil buat dedenya loh!"


"Ya iyalah! Orang Zea pake baju gitu". Sahut Zea


"Kan bagus. Ntar pake tiap hari ya?" Perintah mama


"pake baju itu tiap hari?" Tanya Zea lagi


Mama mengangguk


"Tiap hari pake baju itu, tiap hari juga dong buat dedenya!" Ucap Zea blak blakan pada mama mertuanya


"Kan bagus!" Ucap mama sambil tertawa


"Bagus dari mana nya ma?" Ucap Zea sambil mengerutkan bibirnya


Zea merasa heran dengan mama mertuanya, yang selalu menyuruhnya untuk berhubungan badan oleh Alvin, Zea benci akan hal itu.


"Gak, mau ah mah!" Tolak Zea


"Kalo gak mau? Kaya mana biar bisa punya anak?" Jawab mama lagi


"Ya tapi jangan tiap hari juga kali mah! Kalo tiap hari, terus setiap hari jadi, semana banyaknya nanti anak Zea?" Ucap Zea sambil mengetuk-ngetuk kepalanya dengan jari telunjuknya


"Ya, gak mungkin dong sayang!" Sahut mama


"Bisa jadi aja sih mah!" Sahut Zea lagi


"Ya udah mari kita makan". ajak mama pada menantunya


bersambung....

__ADS_1


Btw, gimana jdi nya klo berhubungan badan tiap hari? ada- ada aja deh ulah mertua Zea ini.


__ADS_2