
"udah Zea marahin Om mangganya, sampe nangis lagi"
"Gak apa-apa lah Om, itung itung lari pagi". Sahut Zea
"Makasih loh ya, mangganya."
"Hm!"
"Cie ....marah!"
**********
tepat pukul lima sore, saat nya Alvin siap bertugas dan kembali pulang kerumah.
Saat sudah sampai dirumah, dan ia terkejut bila mendapati wajah pucat Zea
"Eh, tunggu-tunggu! Wajah kamu pucat banget, Ze?" Tanya Alvin panik
"Apa iya? Mungkin karena gak enak badan kali, Om!"
"Bener gak apa-apa?" Zea mengangguk
"Hoek! Hoek! hoek!" Zea berlari kedalam kamar mandi, dan memuntahkan cairan bening dari mulutnya
Alvin yang khawatir itu pun, menyusul dari belakang.
"Kamu gak apa-apa, Zea?"
"Gak tau,Om! Dari tadi bawaannya Zea mual terus!"
"Hoek..hoek...hoek... "tak tega liat Zea muntah-muntah terus, Alvin pun mengulurkan tangannya untuk memijat tengkuk Zea
"Kamu belum makan, ya?" Tebak Alvin
Zea mengangguk
"Kamu sih, liat sekarang? Pasti masuk angin nih!" Ucap Alvin sambil terus mengomel
"Keluarin aja semua, gak apa-apa!"
__ADS_1
"Udah agak mendingan,kok!"
"Kita ke rumah sakit ya?" Tawar Alvin yang sedang khawatir dengan kondisi Zea
"Gak mau!"
"Harus dong, sayang!" Ucap Alvin
"Apa, Om bilang? Zea gak denger". Zea bertanya pada Alvin seraya memastikan bahwa telinga nya tak lagi salah dengar
"E..e.anu, tadi saya bilang kamu harus ke dokter". Sahut Alvin
"Ya, udah! Klo gak mau ke rumah sakit, kamu minum obat aja ya?"
Zea menggeleng
"Jadi, mau nya apa? Klo gak, makan dulu ya?" Tawar Alvin
Zea menggeleng
"Kamu mau makan apa? Biar saya yang suapin".
"Gak selera loh,Om!"
"Saya suapin ya?" Kali ini Zea mengangguk
Saat suapan pertama berhasil masuk kedalam mulut Zea, selang beberapa detik ia keluar kan lagi
"Kok di muntahin, sih?"
"Orang keluar sendiri".
"Ya sudah, ini lagi nih". Setiap suapan masuk kedalam mulut, lalu keluar lagi
"Zea gak bisa makan nasi,Om suami! Gak bisa nelen". Rengek Zea
"Di paksa aja, gimana pun harus makan".
"Kamu pingin apa sekarang, biar saya belikan". Ucap Alvin
__ADS_1
"Zea gak pingin apa-apa". Sahut Zea
"Tapi kamu belum makan loh,Zea!"
"Apa jangan-jangan karena makan buah mangga kemaren nih? "Ucap Alvin
"Emang mangganya kenapa?" Tanya Zea
"Maling!" Sahut Alvin sambil cekikikan
"Untuk istrinya pun maling, kan Zea bilang minta bukan maling". Oceh Zea
"Sudah saya pinta, tapi orang nya gak ada. Ya udah saya ambil aja". Jelas Alvin
"Tapi kaya nya gak mungkin klo gara-gara Zea makan mangga semalam".
"Iya juga. Masa gara-gara makan mangga malingan jadi sakit? "Tanya Alvin
"Apa jangan-jangan, itu mangga jadi-jadian lagi?" Tebak Zea asal
"Shut! Ngaco kamu. Tapi bisa jadi juga kan?" Ucap Alvin lagi
Emang ada ya, mangga jadi-jadian? Kok gak pernah denger.
Saat sibuk membahas mangga, tiba-tiba Zea muntah dan mengenai tubuh Alvin
"Hoek...hoek....hoek..."
"Astaga!" Teriak Alvin geram. Siapa pun jika di posisi ini, akan geram bukan?
"Maaf, Om! Zea gak sengaja". Ucap Zea sambil menunduk
"Ya sudah! Gak papa". Sahut Alvin
"Om, gak marah? "Alvin langsung menggeleng
"Ya, sudah! Saya ganti baju dulu, kamu jangan kemana-mana ya?" Ucap Alvin
"Tumben baik, biasanya kek singa hihihi ".batin Zea sambil cekikikan
__ADS_1
Kira-kira, Zea kenapa ya? Ada yang tau?
Bersambung...