ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 54 takut kegelapan


__ADS_3

"Om!" Panggil Zea


"Hem, apa?"


"Zea pingin makan seblak deh, boleh ya?" Ucap Zea


"Nggak! Ntar perut kamu sakit gimana?". Tolak Alvin


"Sekali aja". Rengek Zea


"Ya udah, boleh".


"Oke, makasih Om!" Ucap Zea kegirangan


"Udah buruan, ntar abang seblaknya keburu pergi".


"Om aja ya, yang beliin? Please!" Rengek Zea


"Huh! Nyusahin aja sih". Gerutu Alvin


"Oke, Oke! Biar saya aja yang beliin". Ucap Alvin dan mulai berjalan menuju penjual seblak itu


Saat seblak sudah selesai, Alvin langsung kembali masuk ke dalam rumah.


"Nah!" Ucap Alvin sambil memberikan sebungkus seblak yang barusan ia beli


"Yey, asik!" Ucap Zea kegirangan


Zea langsung merampas dari tangan Alvin, dan langsung menyantap nya


"Pelan-pelan! Itu masih panas". Peringat Alvin, namun tak di gubris oleh Zea


Zea menyantap dengan rakusnya, seakan-akan ia sedang lomba lari maraton saja


"Huh, panas! Panas! " Teriaknya sambil mengibaskan tangannya


"Tuh kan, ngeyel klo di bilangin". Omel Alvin, lalu memberikan Zea segelas air


"Nah, minum".


"Udah sini, biar saya aja yang suapin". Alvin langsung mengambil alih seblak yang ada di tangan Zea


"Ngangak!" Ucap Alvin


Zea menggeleng


"Kenapa? Sayang banget klo gak di makan". Ucap Alvin lagi


"Panas! Lidah Zea kebakar nih, nih Om lia?" Ucap Zea sambil menjulurkan lidahnya

__ADS_1


"Udah sini, biar saya suapinnya dikit-dikit". Zea pun menurut


Saat sisa seblak tadi ada yang menempel di sudut bibir Zea, Alvin langsung sigap mengambil tisu dan mengelap bibir Zea


"Jorok baget sih makannya, sampe belepotan gitu".


Saat mengelap bibir Zea, Alvin tersenyum-senyum sendiri


"Manis! " Ucapnnya tiba-tiba


"Apa, Om? Manis? Apanya yang manis?" Tanya Zea bingung


"E..anu, seblaknya yang manis, iya manis". Sahut Alvin sambil terbata-bata


"Seblak? Manis? mana ada seblak manis, Om? Om ngigau ya?"


"Eh iya, ya. Mama ada seblak manis? Bego banget sih". Batin Alvin


"Eh iya, duh kok bisa lupa ya? Hihihi". Sahut Alvin sambil cekikikan


"Mau minum lagi gak?" Tawar Alvin


"Nggak, ah! Ntar klo Zea kembung gimana?"


"Ya kamu berubah jadi ikan kembung deh, hihihi". Ucap Alvin dan keduanya pun tertawa bersama


malam hari


"Aduh! Kebelet banget!" Ucap Zea


"Om! Om! Bangun ih! Om!" Panggil Zea sambil menggoyangkan lengan Alvin


"Hem, apa?" Sahut Alvin dengan mata yang masih terpejam


"Zea kebelet". Jawab Zea


"Terus? Itu kan ada toilet". Sahut Alvin lagi


"Zea tau loh, Om". Sahut Zea dengan nada yang mulai kesal


"Terus?"


"Kawanin! Zea gak berani! "Sahut Zea lagi


"Ya ampun, Ze. Kepleset juga nyampe. Masih ga berani?"


"Takut!" Sahut Zea lagi


"Om, buruan udah ketetes". Rengek Zea

__ADS_1


"Ya ampun, Ze. Ya udah, ayo". Alvin pun akhirnya bangun, dan menemani Zea di depan pintu kamar mandi


Alvin mulai dapat ide, ingin mengerjai Zea.


Alvin mematikan saklar dan...


"Aaaa.....Om....! Mati lampu! Zea takut! Hiks...hiks...hiks.." setelah menjerit, tangis Zea pun pecah


Di saat Zea sedang menangis ketakutan, di situ Alvin tertawa senang.


"Mami... Zea takut..." lirih Zea lagi


Alvin yang masih bingung, langsung menghidupkan saklar kembali.


"Eh, apa bocil itu benar-benar takut?" Pikir Alvin dan langsung mendobrak pintu kamar mandi


Saat pintu terbuka, Alvin mendapati Zea sedang berjongkok di sudut sambil memegangi lututnya


"Zea takut.. hiks..hiks...hiks..." lirih nya lagi


Alvin mulai mendekat, dan memegang pundak Zea. "Kamu takut?" Tanya Alvin


"Zea takut gelap, Om! Zea takut!" Lirih nya lagi sambil sesekali sesegukan


"Aih, beneran takut rupanya. Untung gak sampe mati nih anak orang". Batin Alvin


"Sudah, sudah! Ayo kita balik ke tempat tidur aja". Ajak Alvin


"Gak jadi kencingnya?"


"Gak! Masuk lagi dia, gak bisa keluar." Sahut Zea yang membuat Alvin gemas dan pingin tertawa


"Kamu memang benar takut kegelapan? "Tanya Alvin lagi


Zea mengangguk. "Biasanya, klo Zea takut mami selalu peluk Zea". Ucap Zea


"Ya udah sini saya peluk". Alvin pun langsung memeluk tubuh mungil Zea


Zea mendorong tubuh Alvin kasar. "Ah, Om modus ih!"


"Kok modus sih? Tapi katanya pengen di peluk". Jawab Alvin


"Ye, itu kan klo gelap. Ini kan udah terang, Om gimana sih?"


"Sekali-kali gak boleh ya?"


"Gak boleh!" Ketus Zea, dan langsung tertidur


"Gagal lagi, gagal lagi!" Ucap Alvin dan mulai ikut berbaring di samping Zea

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2