ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 57 Bangunnya Si Joni


__ADS_3

"Lah? Mau kemana?"


"Ke kamar!" Sahut ke duanya serempak lagi


"Mau ngapain?"


"Kuda-kudaan!" Sahut ke duanya lagi


"Oh, baguslah. Jangan kasi kendor ya?"


"Aman mah!"


Saat sudah sampai di dalam kamar.


"Om, apa kita bener mau kuda-kudaan?" Tanya Zea


"Terserah sih. Kamu mau nya gimana?"


"Zea sih mau, mau aja. Tapi kan di rumah kita gak ada kuda, gimana dong?"


Alvin menepuk jidat. "Jadi maksud kamu kuda-kudaan, itu kuda-kudaan yang gimana sih?" Kesel Alvin


"Ya itu, pake kuda betulan lah".


"Astaga! Udah ah ribet". Alvin menggendong tubuh Zea dan di baringkan ke ranjang yang berukuran King Size itu.


"Eh, apa apaan nih?"


"Katanya kuda-kudaan, ya udah ini".


"Tunggu, tunggu!"


"Apa lagi?"


"Itu apaan tuh?" Tunjuk Zea


"Yang mana?"


Telunjuk Zea mengarah ke beradaannya adik Alvin


"Si Joni". Sahut Alvin asal


"Joni? Siapa dia?"


"Udah gak usah banyak tanya. Kamu harus tanggung jawab karena udah bangunin si Joni".


"Ya! Ya! Ya! Puas?"


"Tentu dong". Sahut Alvin senang


Skip aja lah ya, lagi gak pengen nulis adegan ah ih uh eh oh nya hehehe


********


Langit sudah mulai gelap. Sebentar lagi akan menunjukkan dan akan turunnya hujan.

__ADS_1


Seorang gadis kecil sedang berdiri tepat di hadapan kaca bening, dengan tatapan kosong


"Gelap banget ya?" Gumam Zea


"Udah kaya hidup Zea aja, hehehe" tambah nya


"Langit, bisa kah kau berikan Zea sayap? Zea ingin terbang dari suami laknat itu". Pintanya pada langit


Plak!


Sebuah tangan besar nan kekar, telah berhasil menoyor kepala Zea


"Main noyor-noyor aja ya? Kalo Zea geger otak gimana?" Omel Zea


"Gak open!"


"Dasar suami durhaka, penghuni neraka!" Cibir Zea


"Om ganggu konsenterasi Zea aja".


"Salah nyebut bego!" Alvin menoyor kepala Zea lagi


"Huh! Apanya lagi yang salah?" Kesel Zea


"Konsentrasi bego, bukan konsenterasi". Benar Alvin


"Yaelah! Beda tipis doang nya".


Saat sedang berdebat, tiba-tiba


Jderr!!!


"Peluk yang erat lagi, mumpung lagi dingin nih hehehe". Ucap nya dalam hati


"Eh, modus!" Ucap Alvin


Padahal suka, tapi gengsi. Jadi begini deh


"Eh, mana ada". Sahut Zea sambil melepaskan pelukannya


"Kena ajab tuh! "


"Mana pula".


"Lah buktinya tadi? Makanya jangan gila, bisa-bisanya kamu minta sayap. Kan gak masuk di akal". Omel Alvin


"Langit. Gak jadi deh, soalnya udah mau hujan. Ntar sayap Zea basah, gak bisa terbang deh". Serunya lagi


"Stres kali ya ni orang?" Gumam Alvin


Bruk!


Zea memukul perut Alvin


"Kurang ajar kamu ya?" Geram Alvin sambil memegang perutnya

__ADS_1


"Rasain! Siapa suruh ngatain Zea stres?"


"Lagian, kamu ngapain coba mendung-mendung di sini?"


"Lagi minta sama langit, untuk ngirimin Zea sayap". Jawab Zea sekenanya


"Buat apa?"


"Buat kabur, dari Om Suami laknat penghuni neraka". Celetuk Zea


"Wah, setan nih bocil".


"Yang laknat itu kamu! Liat, bukannya sayap tapi malah hujan yang turun hahaha". Ledek Alvin


"Memang sengaja kok, wlee". Ucap Zea sambil menjulurkan lidahnya


"Sengaja? Maksudnya?"


"Karena udah mau hujan, makanya Zea tarik lagi kata-kata Zea barusan". Sahut Zea


"Benar-benar stres!" Cibir Alvin


"Biarin!"


Kini hujannya turun lebat dan sangat lebat. Hingga memberi kesan hawa dingin di mana-mana


"Yaelah, dingin amat ya".


"Kamu yang minta".


"Mana ada? Zea kan cuman minta sayap, bukan hujan".


"Terserah. Gimana pun memang kamu yang salah".ucap Alvin


"Gak apa-apa lah, Om asalkan kau bahagia".


"Buatin kopi atau teh gitu Ze". Perintah Alvin


"Enak aja, buat sendiri". Tolak Zea


"Buat apa punya bini, kalau masih buat sendiri"


"Buat apa punya laki, tapi jadi tukang nyuruh?"


"Lagian Zea itu istri, bukan pedagang kopi. Jadi klo mau kopi, ya buat sendiri".


"Astaga! Mengapa aku bisa memiliki bini seperti dia?" Gumam Alvin


Zea yang mendengarnya pun tersenyum


"Hujan-hujan gini, enaknya ngapain ya?" Ucap Alvin memberi kode


"Yaelah ni bocah, tuli atau apa sih?" Batin Alvin


"Dasar mesum!" Batin Zea

__ADS_1


"Tapi klo di pikir-pikir, enak juga sih. hahaha" batin Zea sambil senyum-senyum


Bersambung....


__ADS_2