ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab: 27 udah jelek, hidup lagi


__ADS_3

"Zea juga punya loh, Om!"


"Punya apa?"


"Vidio Om, di saat Om lagi sakit gigi. Klo Zea sih gak masalah. Toh, mereka gak bakal tanda juga sama Zea. Sedangkan, Om! Pasti semua orang akan mengenali wajah Om bukan?"


"Jadi sih terserah! Mau di sebar atau tidak".


"Oke,oke! Saya tidak akan sebar semua foto-foto kamu! "Ucap Alvin pasrah


"Gitu dong, kan enak jadinya". Sahut Zea


"Kamu cuci itu kemeja saya! "Perintah Alvin


"Idih, ogah banget! "Sahut Zea acuh


"Zea!! "Geram Alvin


"Saya! "Sahut Zea dengan nada mengejek


"Cuci buruan!" Ucap Alvin dengan penuh penekana


Om ini tuli ya? Kan Zea udah bilang, Zea gak mau titik! Bandel banget sih. Omel Zea


"Kok kamu yang ngegas? Kan yang salah kamu". Sahut Alvin geram


"Yang salah duluan siapa? "Tanya Zea sambil melipat kedua tangannya di dada


"Kamu! "Sahut Alvin dengan tatapan geram


"Enak aja! Om yang salah! Siapa suruh dandanin Zea kaya badut?"


"Siapa suruh kamu mau? "Tanya Alvin balik


"Udah ah! Terserah! Yang penting Zea gak mau nyuci baju Om, titik! "Keukeh Zea


"Udah kecil, cerewet, jelek, hidup lagi!" Cibir Alvin


Zea tak terima atas ucapan Alvin barusan, ia pun membalasnya


"Idih! Udah kaya tiang listrik, nyebelin,cengeng, mesum, hidup lagi". Balas Zea


"Apa? Mau marah? Impas kan?" Ucap Zea sambil berkacak pinggang


"Biarin! Yang penting saya ganteng". Ucap Alvin sambil menjulurkan lidahnya


"Udah lah! Cape debat sama orang gila!" Cibir Zea sambil mulai ber make up


"Kamu itu yang gila! "Sahut Alvin


Oh! Ternyata orang gilanya merasa?" Sindir Zea


"Dasar, gila teriak gila! "


"Denger nih ya,Om! Zea nikah sama Om itu untuk jadi istri, bukan tukang loundry. Paham?"


"Terserah!" Sahut Alvin sambil kembali baring di ranjang

__ADS_1


"Mami kamu ngidam apaan ya, kok bisa anak nya bentuknya kaya gini?"


"Ngidam buaya! Makanya gini! "Sahut Zea asal


"Pantesan, kok lahirnya beginian! "


"Jangan mancing-mancing,Om! Zea udah diem ya? Nanti di gas nangis!" Cibir Zea sambil tertawa kecil


"Mancing? Siapa yang mau mancing? Saya cuman ngobrol". Sahut Alvin ala-ala sok bego


"Tadi ada biawak mancing kodok!" Ucap Zea asal


"Oh!" Sahut Alvin


"Om!!!" Panggil Zea namun di acuh kan oleh Alvin


"Om! "Panggil nya lagi


"Om!!" Kali ketiga, Alvin masih tak menjawab juga


Zea berjalan kearah ranjang, dan menjambak rambut hitam Alvin


"Apan sih, Zea?" Protes Alvin


"Rasain! Makanya klo di panggil itu nyahut". Omel Zea sambil terus menarik rambut Alvin


"Bisa copot kulit kepala saya kalo begini ceritanya" . Ucap Alvin sambil menahan sakit


Perlahan, Zea melepaskan jambakannya


"Mau apa sih? "Tanya Alvin


"Malas!" Sahut Alvin


"Ih! Kok malas sih? "


"Saya nikah sama kamu itu, untuk jadi suami bukan jadi supir. Paham?" Ucap Alvin mirip dengan perkataan Zea tadi


"Bisa-bisa uangku terkuras lagi nih. Yang kemarin aja belum terganti, ini udah minta lagi". Batin Alvin


"Ih, kok bengong sih Om? Ayo dong!" Ucap Zea sambil menarik tangan Alvin


"Saya lagi gak ada uang!" Ketus Alvin


"Halah! Pelitnya. Orang jelas-jelas semalam baru gajian kok, dosa loh klo nipu". Ucap Zea


"Kan udah saya kasi kamu!" Sahut Alvin


"Beda dong! Klo udah kasih Zea, berarti untuk Zea, dan jadi uang Zea. Sekarang Zea mau minta bayarin sama Om! "


"Kalo sama saya, berarti uang saya. Klo uang saya, ya untuk saya dong?" Sahut Alvin lagi


"Mana bisa gitu!" Protes Zea


"Nih ya,Om! Uang suami untuk istri, dan uang istri ya untuk istri. Gitu yang betul". Ucap Zea semangat


"Aci gitu?"

__ADS_1


"Aci dong!"


" Kan Zea itu sekarang tanggungan Om suami. Klo gak kita tukaran aja, Zea jadi suaminya, Om suami jadi istrinya gimana?" Usul Zea


"Gak, gak! Ide macam apa itu?" Protes Alvin


"Klo begitu, enakan kamu dong? "Tanya Alvin


"Kenapa?"


"Iya lah. Kamu dirumah gak ngapa-ngapain, cuma makan tidur doang. Terus dapat uang". Ucap Alvin


"Jelas dong! Nikmat mana lagi yang Zea dustakan". Ucap nya


"Udah ayo Om, buruan! "Rengek Zea sambil terus menarik tangan Alvin


"Ya sudah!" Jawab Alvin pasrah


"Tapi ingat, pake uang Om ya? "Tanya Zea


"Uang kamu mau di kemanakan?" Tanya Alvin


"Zea simpan dong. Buat apa punya suami klo gak bisa di andalkan?"


"Terserah! Ingat jangan banyak-banyak! Ntar uang saya habis!" Peringat Alvin


"Tenang aja, Om! Palingan sekitar sepuluh jutaan gitu lah. Itu paling dikit". Sahut Zea enteng tanpa merasa bersalah


"Sepuluh juta?"


Zea mengangguk


Klo gitu, gak jadi pigi!"


"Is, kok gak jadi sih?"


"Masih di tafsirkan aja sepuluh juta, gimana udah sampe sana? Kamu mau buat saya mati muda? Atau kena serangan jantung gitu?"


"Om yang bilang sendiri! Zea gak ada ngomong"


"Ayo,Om! Atau Zea lapor mama, biar Om di marahin?" Ancam Zea


"Astaga!" Ucap Alvin sok panik


"Ada apa Om?"


"Saya baru ingat. Klo hari ini tuh ada razia". Ucap Alvin berdusta


"Ha? Razia? "


"Iya. Jadi semua toko-toko, mall, tutup semua". Sahut Alvin


"Benarnya nih, Om? Kok Zea rada ragu ya".


"Bener! Kan sekarang lagi banyak virus. Jadi gak boleh ramai-ramai gitu". Ucap Alvin


"Gimana? masih mau pergi?"

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2