
"Astaga, Zea! Apa -Apaan kamu?" Pekik Alvin
"Wes! Udahlah, perang dunia ke tiga nih". Gumam mama, lalu mulai melanjutkan makanannya lagi
"Zea!" Teriak Alvin
"Stop! Klo mau berantem jangan di sini. Noh, di luar sono". Usir mama
"Udah, mama jangan ikut campur dulu. Ini pertarungan antara hidup dan mati". Ucap Alvin
"Yaelah gaya amat! Pake acara hidup mati segala". Sahut mama
"Ya udah, mama jadi wasit ya. Yang kalah, kita tanam". Usul mama
"Ide bagus tuh, mah".
"Yang profesional yah mah. Jangan curang, ingat!" Ucap Alvin menimpali
"Aman!" Sahut mama sambil mengacungkan jempol
"Tunggu, mama hitung dulu. Satu....dua...tiga.... mulai!" Teriak mama
Di saat Zea dan Alvin sedang adu mulut, di situ mamanya Alvin melanjutkan makannya sambil sesekali berteriak
"Hajar! Lanjut! Gas poll!" Teriak mama sambil terus mengunyah
"Udah ah, Om! Zea capek tau". Ucap Zea dengan nafas tersenggal-senggal
"Wasitnya makan gaji buta ih!" Dumel Alvin
"Siapa yang makan gaji buta, Om?" Tanya Zea
"Itu lah tu, si mama". Sahut Alvin dengan menunjukkan bibirnya ke arah Mama
"Tapi mama lagi makan nasi nya? Kok Om bilang makan gaji buta? Gila nih si Om!" Celetuk Zea
"Kamu yang gila, induk dugong!"
"Dasar OGB!" Celetuk Zea
__ADS_1
"Apaan tuh, OGB?" Tanya Alvin
"OGB gak tai? Eh maksud nya tau, hehehe". Kekeh Zea
Alvin menggeleng. "Emang itu apaan? "Tanya Alvin lagi
"Orang gila baru hahaha". Sahut Zea sambil tertawa
"Wah, makin menjadi-jadi nih si dugong!"
"Wah, ngajak perang?" Kesel Zea
"Apa? "
"Apa?"
"Ya apa?"
"Ya apa?"
"Tunggu-tunggu! Perasaan dari tadi apa, apa mulu deh. Gak ada kata lain kah?" Potong Zea
"Lanjutkan!" Ucap mama sambil menyantap makanannya.
"Udahlah Om, Zea laper". Ucap Zea dan langsung duduk dan mengambil nasi
"Saya juga ah, laper banget". Ucap Alvin dan ikutan duduk di samping mama
"Lah? Jadi, siapa yang menang nih?" Tanya mama bingung
"Mama!" Sahut ke duanya serempak
"Oh, bagus deh".
Zea sedari tadi terus memperhatikan Alvin yang sedang menguyah
"Kenapa?" Tanya Alvin yang merasa risih oleh tatapan Zea
Zea menggeleng. "Nggak kok". Elak Zea
__ADS_1
"Jujur!" Desak Alvin
"Itu loh, Om jakunnya itu loh bikin meleleh. Hati adek jadi meleot ih!" Ucap Zea
"Astaga! Biasa aja sih". Sombong Alvin
"Idih! Nyesel banget Zea puji barusan". Dumel Zea
"Hahaha, namanya kamu kan bego! Wajar aja sih".
Saat tangan Zea melayang ingin memukul tangan Alvin, langsung di hentikan oleh mama
"Stop! Makan aja pun sambil perang. Kalo mau perang di kamar sana, jangan di meja makan". Omel mama
"Kalo di tempat tidur gak enak mah klo perang, enak nya?.." ucap Alvin terpotong
"Kuda-kudaan!" Sahut Zea semangat
"Astaga! Sudah, sudah! Kamu yah, Zea. Udah pande ya sekarang? Siapa yang ngajarin?"
"Om Suami, mah! "
"Enak aja! Fitnes tuh, mah". Elak Alvin
" Fitnah kali! Apan tuh fitnes?"
"Sudah, sudah! Jadi makan gak nih?"
"Gak selera!" Sahut ke duanya serempak sambil berdiri dan mulai pergi
"Lah? Mau kemana?"
"Ke kamar!" Sahut ke duanya serempak lagi
"Mau ngapain?"
"Kuda-kudaan!" Sahut ke duanya lagi
"Oh, baguslah. Jangan kasi kendor ya?"
__ADS_1
"Aman mah!"
Bersambung....