ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 53 kelaparan


__ADS_3

"Hot jeletot katanya? Hot dari mana? Orang Zea aja klo lagi gitu sering pake gaya batu kok. Hehehe". Pikir Zea


Zea yang bosan menunggu Alvin di kamarnya, Zea pun memilih untuk melihat langsung, sedang apa Alvin di dapur.


"Duh, Zea laper banget. Sabar yah anak-anak ku, induk mu ini mau cari makanan dulu". Ucap nya sambil mengelus perutnya


Saat Zea sudah sampai di dapur, tapi dia tak menemukan Keberadaan Alvin di sana


"Kok gak ada yah?" Gumam Zea


"Jadi Om suami kemana? Apa jangan-jangan di culik? Tapi siapa juga yang mau nyulik orang nyebelin gitu? Biarkan saja lah"


Saat Zea hendak membalikkan badan, ia menabrak seseorang


Bruk!!!


"Aduh! Jalan pake mata dong, Om!" Omel Zea


"Idih, udah dia yang salah, malah ngotot!" Kesel Alvin


"Jangan sampai ada perang di antara kita yah, Om!"


"Biarin! Gak open!" Sahut Alvin


"Idih! Kaya cewe aja ngomongnya begituan. Dasar papanya gajah!" Cibir Zea


"Enak aja! Kamu itu induknya semut!" Balas Alvin lagi


"Heh, bapaknya dino!"


"Heh, dugong!"


"Ih! Om itu dugong!"


"Kamu kaya kotoran sapi!"


"Ihh! Muka Om kaya sapi! Apa?" Tantang Zea


"Ck! Ngalah kek lu, bocil!" Ucap Alvin mulai jengah


"Ogah! Om lah yang ngalah sama, Zea".


"Sudahlah! Gak cape apa debat mulu?"


"Om yang mancing! Om yang salah! Zea mah, maha benar!" Sahutnya


"Siapa yang mancing? Orang saya mau makan kok malah di bilang mancing". Ucap Alvin sok bego


"Udahlah, Om! Cape tau".


"Yey. Berarti pemenangnya adalah saya". Ucap Alvin sambil tertawa


"Kamu mau ngapain ke sini?"


"Laper!" Lirih Zea dengan muka melasnya


"Makanya masak, bocil! "


Mata Zea beralih menatap bungkusan yang sedang di pegang Alvin." Itu apaan, Om?"

__ADS_1


"Kepo!"


"Celit amat sih, nanya doang aja gak boleh".


"Om!!" Lirih Zea lagi


"Apaan?"


"Zea laper banget! Cacing nya juga udah pada demo nih". Ucap Zea sambil memegang perutnya


"Om tega liat Zea begini? Iya tega? Huh, bener-bener tega!" Cicitnya lagi


"Saya gak masak!" Sahut Alvin


"Apa? Gak masak? Mati lah Zea nih!" Ucap nya sambil memegangi kepalanya. drama sih, sok-sok sedih. namanya juga, Zea.


"Nah!" Alvin pun memberikan kantong plastik yang di pegangnya tadi


"Apa ini?"


" Katanya mau makan, buka lah".


"Nanti bom, gimana? Om kan emang dengki orangnya". Tuduh Zea


"Di kasi makan salah, gak di kasih lebih salah. Kamu mau nya apa?" Kesal Alvin namun dengan nada yang lembut


"Hehehe, becanda!" Sahutnya sambil cengengesan


"Wah, nasi padang". Seru Zea bersemangat


"Kenapa? Suka gak?"


"Suka banget malah". Sahut Zea lalu langsung melahap nasi yang ada di hadapannya


"Aman!"


Huk!..uhuk...uhuk...


"Tuh kan, ngeyel kalo di bilangin". Alvin langsung memberikan segelas air pada Zea


"Keselek gajah ah!" Sahut nya sambil meneguk air di tangannya hingga habis


"Dasar dugong gak tau diri! Udah di tolongin, malah lupa daratan!" Cibir Alvin


"Lagi makan pun ngajak gelut, Om?"


"Kamu duluan yang mulai!"


"Om!"


"Kamu!"


"Om!"


"Kamu!"


"Om! Om! Om! Selalu Om yang salah!"


"Diem kan? Baru di gituin doang langsung kalah, dasar cemen!" Cibir Zea lagi

__ADS_1


"Udah, makan atau saya ambil lagi?" Ancam Alvin


"Oke, Oke! Ini kan Zea makan sih, ngomel terus!"


Selesai makan, Zea memilih ke kamar sedangkan Alvin lebih memilih menonton tv di ruang keluarga di rumah mereka


"Hp Zea mana yah? Perasaan tadi di sini, kok sekarang gak ada?" Pikirnya sambil terus mengingat sesuatu


Semua isi kamar habis di berantakin oleh, Zea. Mulai dari pakaian, rak buku, semua habis berantakan.


Udah kebayang belum, berantakan nya gimana? Udahlah gak usah di bayangin, bikin kesel aja.


"Apa di bawah kolong yah?" Zea pun melihat ke arah kolong tempat tidur, namun masih belum menemukannya


"Ini pasti di suruin sama, Om gajah nih. Ya, pasti Om suami yang nyuruin". Tuduh Zea dan langsung bergegas turun ke bawah


"Oo.....om!" Teriak Zea


"Astaga! Gempa bumii!" Teriak Alvin


"Jawab jujur! Om yang udah ngambil Hp Zea kan?" Jawab! Bentak Zea


"Nggak! Saya gak ada ngambil Hp kamu, kurang kerjaan tau gak sih!"


"Is! Kembaliin Hp Zea, sekarang!"


"Coba angkat tangan". Pinta Alvin


Zea menurut, dan mengangkat kedua tangannya


"Masukkan ke kantong baju kamu". Perintah Alvin lagi, dan Zea pun menurut


"Ada?"


"Loh? Hehehe... Zea lupa! "Sahutnya sambil cengengesan


"Klo gak mikir anak orang, udah betumbok kita sekarang". Kesal Alvin


"Gitu aja pun marah!" Ucap Zea sambil melirih gawai milik Alvin


Alvin yang menyadari akan hal itu pun langsung mematikan Hp-nya


"Eh, ngapain liat-liat?"


"Nggk kok, cuman ngintip! "Sahut Zea


"Sama aja, bego!"


"Beda dong! Liat sama ngintip, beda kan?"


"Terserah! "Sahut Alvin mengalah


"Kaya cewe aja sih Om, ngomong seterah."


"Biarin!"


"Besok kita belanja pakain wanita yang banyak yah, Om?"


"Buat apa?"

__ADS_1


"Buat Om, biar keren gitu. Hahahaha". Sahut Zea sambil tertawa terbahak-bahak


Bersambung...


__ADS_2