ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 35 malam pertama yuna dan kelvin


__ADS_3

Setelah selesai makan, Zea dan Alvin menghampiri Yuna dan Kelvin di pelaminan seraya ingin berpamit pulang


"Semangat malam pertamanya ya". Bisik Zea di telinga Yuna


Yuna hanya tersenyum


"Kami pamit pulang dulu ya, semoga langgeng sampe tua". Ucap Alvin sambil menjabat tangan kedua pasangan halal itu


"Terima kasih". Sahut Kelvin


Lalu Zea pun kembali pulang ke rumah mereka


*********


Saat acara resepsi pernikahan itu telah selesai, Yuna pun langsung di bawa Kelvin ke rumahnya


"Huft! Aku lelah sekali, Vin!" Ucap Yuna sambil membuang nafasnya kasar


"Aku juga! "Sahut Kelvin


"Haruskah kita melakukannya sekarang?"


"Melakukan apa?"


"Ah, seperti biasa! " Sahut nya


"Seperti biasa? Emang nya kita sering melakukannya?"


"Astaga, kau ini?"


"Emang nya ada yang salah? Kan aku bertanya."


"Jatah, bego! " Kesal Kelvin


"Jatah? Jatah apa an sih, Vin? Tak bisa kah kau tak usah bertele-tele?"


Alvin menepuk jidatnya


"Bagaimana lagi aku mau jelasinnya ya?" Gumam kelvin


"Itu loh, es campur". Ucap Kelvin


"Es campur? Mana ada Kelvin es campur malam-malam".


"Buat anak tau? Buat anak! "Ucap Kelvin kesal


"Oh! Bilang dong!" Alvin menggeleng tak mengerti dengan wanita di depannya

__ADS_1


"Apa kah kau tau caranya?" Tanya Yuna


"Kenapa?"


"Aku tak tahu? " Sahutnya


"Begituan aja pun kau tak tahu! "Cibir Kelvin


"Masih polos, maklum lah!"


"Ayo sekarang, ntar kemaleman". Ucap Kelvin lagi


"Harus sekarang?"


"Iya dong sayang!"


"Ngapain dulu nih? "Tanya Yuna lagi


"Buka baju dong!"


"Emang harus? Ntar kamu liat lagi badan aku".


"Kan suami istri, boleh dong!" Sahut Kelvin lagi


Dengan keterpaksaan ia membuka pakaiannya satu persatu


Kita skip aja lah ya, biarkan lah mereka buat es campur dulu, hehehe


Pagi hari


"Ternyata kata Zea memarin benar, Kelvin sungguh Hot! Hihihi". Batinnya


"Gimana? Hot kan?" Tanya Kelvin sambil mengedipkan mata nya sebelah


"Itu masih belum seberapa, masih setengah-setengah, tapi kau sudah terkapar". Ledek Kelvin


"Aku bukan gak kuat ya, Kelvin!" Marah Yuna tak terima di anggap lemah


"Lantas?"


"Aku kecapean aja! kalo gak, kau pun bisa ku telan". Ucap Yuna


"Waw! Seram!" Ucap Kelvin sambil tertawa


"Gak percaya sudah!"


"Cie.. ngambek nih ye.... " ucap Kelvin sambil mencolek hidung Yuna

__ADS_1


"Dih! Siapa yang ngambek?"


"Ya kamu lah. Oh iya, besok lagi yah". Ucap Kelvin sambil mengedipkan matanya sebelah


"Ogah!" Tolak Yuna


"Kalau kau menolak, berarti kau takut."


"Siapa yang takut? Aku tak takut".


"Oh ya? ku tunggu besok! Nanti malam juga bisa". Ucap Kelvin


"Siapa takut?" Sahut Yuna mantap


"Ku tunggu pokoknya! Ya sudah,sana mandi dulu". Perintah Kelvin


"Jangan liat! Klo liat, mata kamu timbilan ya?" Peringat Yuna


"Hem!"


Dengan tanpa busana, Yuna lari langsung masuk ke dalam kamar mandi


"Astaga! Gadis itu memang ya, kan bisa sih di balut pake selimut atau apa lah". Gumam Kelvin


"Jangan nyeritain aku! Aku denger ya!" Teriak Yuna dari dalam kamar mandi


"Astaga! Kupingnya tajam sekali? Padahal aku kan ngomongnya pelan". Gumam Kelvin lagi


"Astaga! Kebiasaan, selalu tak pernah bawa handuk!" Gerutu Yuna


"Kelvin!!" Teriak Yuna


"Hem, ada apa?"


"Ambilin handuk dong!"


Kelvin pun datang dengan membawa handuk. Namun bukan handuk saja yang masuk, ia malah ikutan masuk juga


"Aaaaaa!!! Kelvin!!! Ngapain kamu masuk!!! "Teriak Yuna


"Diam lah! ini hanya sebentar". Ucap Alvin


"Gitu lagi? di kamar mandi?"


"mengapa rupanya?"


biasalah, pengantin baru. di kamar mandi pun di gas hehehe

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2