
"Kalo malam, ntar di intip hantu dong?" Tanya Zea lagi
"Itu lah yang enak".
Malam hari
"Yakin, mau sekarang? "Tanya Alvin
Zea mengangguk
"Beneran?"
Zea mengangguk lagi
"Jangan kabur lagi ya?"
Ini ke tiga kalinya Zea mengangguk lagi
"Kira-kira sakit gak? "Tanya Zea
"Hm, lumayan lah! "Sahut Alvin
"Kok diam? Takut?"
"Enggak! Siapa yang takut?" Jawab Zea
"Pelan-pelan ya, Om!" Ucap Zea
"Pasti! "Sahut Alvin
Udah tau lah ya gimana kelanjutannya? Jadi kita lewatkan saja lah y, biar gak ikutan greget😅
Pagi hari
*******
"Hiks...hiks...hiks..."
Zea menangis sambil sesegukan
"Loh? Kamu kenapa? "Tanya Alvin bingung
"Sakit lah Om! Pake nanya". Omel Zea sambil menangis
"Sakit banget?" Tanya Alvin lagi
"Om,lah! Buat nya gak pake perasaan!" Sahut Zea sambil mengomel
"Jadi bagaimana?" Tanya Alvin
"Bagaimana,bagaimana? Jadi Zea gimana?" omel Zea
"Om nipuin Zea ih!"
"Kok nipuin sih?"
__ADS_1
"Iya lah! Om bilang gak sakit, ini buktinya?" Omel Zea di sela tangis nya
"Ya udah ayo mandi dulu sana". Ucap Alvin
"Gak bisa jalan!" Sahut Zea
"Ck! Manja banget! Ya udah biar saya gendong". Lalu Alvin menggendong Zea masuk kedalam kamar mandi
Saat Alvin hendak keluar, tangannya di tarik oleh Zea
"Mandi bareng aja Om! "Ucap Zea
Zea udah mulai nakal ya hihihihi
Setelah selesai mandi, lalu mereka pun berpakaian
"Jalannya kok gitu?" Tanya Alvin yang merasa heran dengan jalan Zea
"Namanya sakit!" Sahut Zea
"Emang harus gitu?" Tanya Alvin lagi
"Udah, Om diem aja! Om mah enak, lah Zea? Udah badan Om kaya gajah, untung Zea gak gepeng". Sahut Zea sambil ber make up-an
"Hm, terserah! Lagiannya, bukan saya yang kaya gajah, tapi kamu aja yang kekecilan kaya semut."
"Zea ikut ke rumah sakit lagi ya?" Tanya Zea
"Mau ngapain? " Tanya Alvin balik
"Ya ikut aja". Sahut Zea
"Iya juga ya, nanti pasti Zea di ketawain sama dokter ganjen itu". Pikir Zea
"Hm, ya udah lah Zea gak ikut. Tapi awas aja ya, kalo Om selingkuh sama tante genit itu? "Peringat Alvin
"Kalo selingkuh, memangnya kenapa?"
"Gak boleh pokoknya! Awas aja klo Om selingkuh, Zea potong itunya Om suami". Ancam Zea
Alvin merasa ngilu mendengar ucapan Zea. Sudah bisa ia bayangkan bagaimana nantinya.
"Masih berani buat selingkuh? "
"Gak! Saya bukan tipe-tipe selingkuh". Sahut Alvin
"Awas bohong ya?"
"Iya, bocil! "
"Ayo kita sarapan dulu". Ajak Alvin
Zea hanya diam
"Kok diam, kenapa? Gak mau sarapan ya? "Tanya Alvin
__ADS_1
"Gendong dong, Om! Gak bisa jalan nih". Ucap Zea sambil mengulurkan tangannya
"Ayo naik!" ucap Alvin sambil berjongkok
"Is! Mana bisa gendong belakang! Aneh banget lah Om ini?" Omel Zea
"Astaga! Ya sudah". Lalu Alvin menggendong tubuh mungil Zea turun ke bawah
"Gini kan enak!" Ucap Zea
"Kamu yang enak! Saya bengek klo gini tiap hari". Sahut Alvin
"Yang iklas gitu loh, Om". Ucap Zea
Saat sudah sampai di bawah, ternyata mama sudah berada di meja makan.
"Loh, Zea kok di gendong?" Tanya mama
"Gak bisa jalan katanya". Sahut Alvin
Mama senyum-senyum mendengar ucapan Alvin
Setelah selesai sarapan, Alvin berpamitan untuk pergi ke rumah sakit.
"Gimana, udah buat yang semalam mama bilang?" Tanya mama kepo
"Udah sih, mah! Tapi kan mah.. "Zea memotong ucapan nya
"Tapi kenapa? "Tanya mama semakin penasaran
"Sakit!" Ucap Zea sambil kembali menangis
"Oh! Tenang aja, bentar lagi ilang kok". Jawab mama
"Beneran, mah!"
"Iya". Sahut mama
"Tapi Zea gak mau gitu lagi lah mah". Ucap Zea
"Lah, kenapa?" Tanya mama
"Sakit! Zea gak mau". Ucap Zea
"Nanti juga klo udah terbiasa, gak sakit lagi". Ucap mama
Zea diam
"Nanti malam, mau lagi gak?" Tanya mama
Zea menggeleng cepat
"Yakin?"
Zea mengangguk
__ADS_1
"Walah bocah, bocah! Nanti klo udah terbiasa, ketagihan kamu pasti Hihihi". Batin mama sambil cekikikan
Bersambung....