ISTRI KECIL TUAN DOKTER

ISTRI KECIL TUAN DOKTER
bab : 38 nikah lagi boleh?


__ADS_3

"Om!" Panggil Zea pada Alvin


"Hem! Ada apa?"


"Klo Zea mau nikah lagi, boleh?" Tanya Zea


Alvin diam seribu bahasa


"Kamu emangnya mau nikah sama siapa?" Tanya Alvin


"Pengennya sih banyak!" Sahut nya lagi


"Banyak? Apanya yang banyak?" Tanya Alvin bingung


"Iss! Yang mau Zea nikahin loh yang banyak".


"Emangnya siapa-siapa aja?"


"Brian Domani, Kenny Austin, Akash, Tengku Rian, banyak lagi deh!" Jawab Zea


"Ngaco kamu! Emangnya mereka mau sama kamu?"


"Pasti dong! Secara, Zea ini kan kece badai tiada tanding". Sahutnya lagi


"Tadi kamu bilang apa? Akash? Akash siapa?" Tanya Alvin bingung


"Itu loh, yang bule pakistan! Yang itunya panjang banget!" Sahut Zea sambil senyum-senyum


"Apa nya nih yang panjang? Klo yang itu, bisa lah! Bisa di coba maksudnya, hehehe". Sahut Alvin sambil cengengesan


Zea pun langsung memukul keras lengan Alvin


"Aww! Sakit banget, bocil!" Teriak alvin sambil meringis kesakitan


"Makanya jangan mesum aja tuh otak!" Cibir Zea sambil menoyor kepala Alvin


Posisi mereka sedang duduk ya, klo berdiri mah Zea gak bakal nyampe, wkwkwk


"Siapa yang mesum? Lagian, makanya klo ngomong jangan setengah-setengah! "


"Maksud Zea, yang panjang itu hidung nya loh, Om! Zea suka deh sama orang yang hidung nya panjang gitu". Ucap Zea

__ADS_1


"Yaelah! Tinggal bilang mancung aja udah! Ga usah pake panjang- panjang segala". Omel Alvin


"Klo itu mah Zea gak tau! Kan bukan Zea bini nya.mana lah keliatan!" Sahut Zea sambil tertawa


Alvin sontak langsung menoyor kepala Zea


"Kenapa sih, Om?"


"Liar juga ya otak kamu?" Ucap Alvin


"Liar? Liar gimana? Orang dia gak kemana-mana kok?"


"Itu barusan! Berarti kau ini polos-polos bo'ongan nih? "Tuduh Alvin


"Enak aja!" Zea emang polos beneran kok.


"Jadi, kok ngerti gituan?"


"Emang salah ya, ngomong gitu?"


"Udahlah gak usah di bahas! Sekarang Om izinin ga, klo Zea nikah lagi?"


"Terserah! Masalahnya, mereka mau gak sama kamu?"


"Pede banget kamu?"


"Jelas dong!"


"Terserah! Saya ngantuk, mau tidur!"


"Om! Maksud roti sobek itu gimana ya?" Tanya Zea.


"Pikir sendiri! "Ketus Alvin


"Udahlah gak usah di jawab! Tidur aja sana! Kok bisa jangan bangun-bangun lagi".


\*\*\*\*\*\*


"Ayo lah, yang! " Pinta Kelvin sambil merengek bak anak kecil


"Alay banget sih, Vin!"

__ADS_1


"Mau berapa kali? Rakus banget sih kamu!" Omel Yuna


"Baru juga sekali, Yang!"


"Itu udah cukup kali, Kelvin! Emang nya kamu mau yang tiap hari gitu?" Kelvin mengangguk


"Sana! Cari robot!" Celetuk Kelvin


"Pake robot pula?"


I"ya lah! Cuman robot yang bisa menjawab semua ke inginan mu." Sahut Yuna


"Tapi..Yu..n "


"Sudahlah! Aku mengantuk, pingin tidur"


"Huh! Gagal lagi, gagal lagi!" Ucap nya sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang tak gatal


"Tidur, Kelvin! Udah malam". Peringat Yuna


"Peluk tapi ya? "Ucap Kelvin sambil tersenyum


"Nah!" Yuna melempar bantal guling pada Kelvin


"Peluk ini aja!"


"Punya bini gini amat? Ngenes-ngenes!"


"Makanya, kalo cari bini itu untuk teman hidup. Bukan teman ranjang!" Cibir Yuna


"Sekalian apa salahnya coba?" Udah sepaket itu semua.


"Kenapa? Pingin banget ya?" Kelvin mengangguk senang


"Sana, di pinggir jalan banyak!"


"Malas ah!"


"Kenapa?"


"Gak napsu!" Ketusnya

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2