
"Mandi sana!" perintah Alvin
"Malas!"
"Zea!" teriak Alvin
"Klo Zea gak mau, ya gak mau! "ucap Zea lagi
"Jadi mau kamu apa?" tanya Alvin mulai menahan emosinya
"Di mandiin!" jawab Zea sambil senyum-senyum
Apa kamu bilang?"
"Mandiin!" Ucap Zea sambil sedikit berteriak
"Ogah! Mandi sendiri!" Sahut Alvin
"Celit amat!"
"Biarain! Udah sana mandi. Atau kamu mau saya ceburkan ke sumur?" Ancam Alvin
"Ih, waw! Serem bener!" Jawab Zea sambil terkekeh
"Kamu kira saya bercanda? Saya hitung sampai tiga, kalo kamu gak mandi juga, saya ceburkan kamu ke sumur sana". Peringat Alvin
"Satu...dua...ti..tiga...!" Alvin mulai menghitung, namun Zea sama sekali tak bangkit dari ranjang nya
"Harus pakai bahasa apa lagi sih saya Zea, supaya kamu nurut gitu? Atau gak saya pelet aja kamu ya?" Keluh Alvin
"Pelet itu kan makanan ayam, ikan, gitu kan, Om?" Tanya Zea
"Udah! Gak usah bahas yang lain! Sekarang kamu mandi cepat!" Ucap Alvin tegas
"Kenapa harus mandi?" Tanya Zea
"Itu pertanyaan konyol, Zea! Anak kecil pun paham!" Sahut Alvin
"Sekarang gini ya, Om! kambing, sapi, kerbau, yang gak mandi aja laku. Di bayar mahal lagi". Ucap Zea
"Itu kan binatang. Ya, klo kamu mau disamain kaya mereka, silahkan!" Sahut Alvin
"Enak aja mau nyamain Zea sama binatang. Zea itu manusia tercantik yang pernah ada di muka bumi ini". Sahut Zea dengan percaya diri
"Oh,ya? Muka seperti pantat ayam gini kamu bilang cantik?" Alvin tertawa puas
Zea mulai kesal dengan ucapan Alvin barusan. Seperti biasa, bila sedang ngambek, maka bibirnya akan naik satu meter hihihi
"Enak aja! Muka Om itu udah kaya kotoran sapi!" Sahut Zea sambil berlari masuk kedalam kamar mandi
"Astaga! Bahkan hanya membangunkan nya saja, ubun-ubun ku ingin pecah". Gumam Alvin
Alvin mulai memainkan gawainya
"Astaga! Lupa bawa handuk lagi!" Gumam Zea
__ADS_1
Zea pikir,Alvin sudah tak ada di kamar lagi. Dengan tubuh yang tak terbungkus oleh sehelai benang pun, Zea keluar dari dalam kamar mandi
Saat sudah berdiri di depan lemari, tak sengaja mata Alvin melihat tubuh polos Zea
"Astaga,Zea! Kamu apa-apaan sih!" Omel Alvin
"Loh? Kok Om bisa disini?" Zea mulai menutupi tubuh nya bagian bawah dengan tangannya.
"Emang gak ada handuk apa?" Tanya Alvin
"Om! Merem,Om! Merem! Awas aja ngintip ya?" Teriak Zea
"Buat apa? Orang saya sudah tau bentuk tubuh kamu". Sahut Alvin sambil kembali memainkan gawainya
"Kapan Om suami liat tubuh Zea? Kan Zea baru sekarang lupa bawa handuknya?" Batin Zea
"Pakai baju mu cepat! Pakai handuk dulu, jangan lupa! "Ucap Alvin sambil fokus pada gawai nya
"Is, iya lo! Bawel banget!"
Zea dari tadi memperhatikan Alvin yang sangat fokus pada gawainya
Zea sungguh penasaran akan hal itu. Pelan-pelan ia melangkah, ber niat ingin mengintip getiatan Alvin dengan gawainya
"Wayo, ngapain tu?" Tanya Zea sambil merampas gawai milik Alvin
"Ih! Liat vidio uh...ah...uh....ah... rupanya!" Ucap Zea lagi sambil ikutan menonton vidio itu juga
Alvin langsung merampas gawai yang ada di tangan Zea
"Anak kecil gak boleh liat ini!" Ucap Alvin
"Siapa bilang?"
"Mami! Kata mami gak boleh! Ntar dosa". Ucap Zea
"Kalo kamu memang gak boleh, kan masih bocil! "Alvin tertawa lagi
"Buat apa sih,Om nonton vidio gituan?" Tanya Zea kepo
"Buat belajar! "Sahut Alvin asal
"Belajar? Apa yang bisa di ambil dari vidio es cmpur gitu?"
"Udah, bocil mana paham!"
"Kemarok bocil! Jijik banget ! "Ucap Zea sambil menuju meja rias nya
"Mau ngapain?" Tanya Alvin
"Dandan lah! Mungkin Zea mau masak?"
"Sejak kapan kamu pande dandan?" Tanya Alvin lagi
"Sejak hari ini!"
__ADS_1
Alvin dengan otak licil nya, menawari Zea agar ia saja yang mendandani Zea
"Hm, gimana klo saya saja yang dandani kamu?" Tawar Alvin
"Emang bisa?"
"Jelas bisa dong! "Sahut Alvin mantap
Zea pun menyetujui penawaran Alvin
"Mampus kamu Zea! Cantik banget!" Batin Alvin
Dengan bedan yang sangat tebal, pipi sangat merah, alis yang berwarna biru, kelopak mata bewarna ungu, bibir merah bak cenil dan melewati garis, hingga terlihat sangat tebal. Atau seperti di sengat lebah.
Ada yang bisa tebak gimana keadaan dengan wajah,Zea?
udah ketebak kali ya, gimana hasilnya hihihi
"Sudah jadi! "Ucap Alvin
Saat Zea membuka matanya, ia terkejut melihat wajah nya sendiri
"Aaa! Setan! Ada setan!" Teriak Zea
"Itu muka kamu, woi!" Teriak Alvin
Zea diam, dan mulai mengamati wajah yang ada di cermin itu
"Allah hu akbar! Ini Zea?" Ucap Zea kaget
Alvin mengangguk
"Sabar, saya foto dulu kamu ya". Alvin mengeluarkan gawainya dan mulai memfotokan wajah Zea dengan make up karya dari Alvin
"Om! Kok muka Zea gini?" Teriak Zea emosi
Di raihnya kemeja Alvin, dan menghapus make up di wajahnya
"Eh! Oh, astaga! Kemejaku!" Teriak Alvin
"Kenapa? Gak seneng? Makanya jangan ngerjain orang!" Zea terus menghapus make up nya dengan kemeja Alvin
"Tapi kamu tadi cantik lo, Zea! Saya suka". Puji Alvin
"Klo disamain sama badut, ya jelas cantik lah". Sahut Zea geram
"Lumayan! Tinggal di post aja nanti di instagram". Ucap Alvin sambil melihat beberapa hasil jepretannya
"Zea juga punya loh, Om!"
"Punya apa?"
"Vidio Om, di saat Om lagi sakit gigi. Klo Zea sih gak masalah. Toh, mereka gak bakal tanda juga sama Zea. Sedangkan, Om! Pasti semua orang akan mengenali wajah Om bukan?"
"Jadi sih terserah! Mau di sebar atau tidak".
__ADS_1
Wayo, gimana tuh? Laki bini sebar-sebar aib guys! Tapi kayanya Alvin selalu di bawah Zea ya? Kalh mulu! Klo ngelawan Zea, jangan kan menang, seri pun payah! Ada yang mau mencoba?
Bersambung....