
setelah arka pergi bekerja, dan otomatis rumah menjadi sepi karna hanya ada clarisa sendiri. ia mulai membereskan rumahnya,mencuci pakaian, dan mencuci piring bekas sarapan mereka tadi pagi.
setelah beres beres jam masih menunjukan pukul 2 siang, waktu berjalan lambat pikirnya, ia mulai merasa lapar ini sudah waktunya makan siang.
ia malas makan kalau sendiri, ia mencari cemilan yang bisa di makan di kulkas, tapi tidak menemukan apapun,
" kenapa setiap kali aku membuka kulkas ini selalu sial" pikirnya.
" oh iya motor ku kan sudah diantar tadi pagi"
Clarisa menepuk jidat nya sendiri karna lupa, pada motor nya sendiri, yang sudah di antar jasa pengantar tadi pagi.
ia berterima kasih pada arka, karna motor kesayangan nya sudah datang, ia bisa pergi membeli bahan makanan dan stok bulanan mereka juga sudah habis sekalian saja membelinya pikirnya.
ia mengambil uang belanjaan mereka dan uang jajan nya yang di berikan arka padanya.
Clarisa bersiap siap ia hanya memakai baju kaos, dan jaket kulit, berwarna hitam ia memakai celana jeans setara dengan bejunya, rambut nya di ikat ekor kuda, dan ia nampak sangat cantik sekali dengan pakaian sederhana.
__ADS_1
clarisa mengunci pintu nya, dan mengeluarkan motor nya kesayangan nya, ia memanaskan motornya terlebih dahulu, setelah itu baru berangkat dengan melajukan motornya cepat.
arka melihat di ponsel nya GPS yang dia pasang pada cincin pernikahan mereka, ia terkejut karna Gps menunjukan Clarisa keluar dari rumahnya menuju jalan raya.
"mau kemana kau kucing kecil"
arka memperhatikan ponsel nya untuk melihat keberadaan Clarisa dan ia terkejut karna Gps sangat cepat berpindah tempat, pasti motornya sudah sampai.
pantas saja ibu Clarisa melarang Clarisa untuk membawa motor nya ke rumah mereka ternyata ini penyebabnya. pikirnya
tidak lama kemudian clarisa sudah sampai di minimarket terdekat, ia masuk dan semua mata melihatnya, karna ia sangat cantik, bahkan cantik nya berada di atas rata rata, Clarisa sangat malas saat melihat tatapan orang orang padanya.
ia mengambil beberapa mie instan, kalau ada arka pasti ia sudah diceramahi pikirnya.
" jangan ini jangan itu" kata Clarisa menirukan suara arka, dan setelah itu ia terkekeh sendiri.
__ADS_1
setelah semua bahan makanan terkumpul semu, ia pergi ke kasir untuk membayar. pelayang kasir lelaki itu memerah dan gugup saat menghitung belanjaan Clarisa, karna Clarisa memperhatikannya.
Clarisa terkejut, karna semenjak ia keluar dari rumahnya menuju minimarket seperti ada seseorang yang mengikuti nya dari belakang , tapi saat ia berbalik tidak ada siapa siapa disana.
" mungkin hanya perasaanku saja" pikirnya
setelah selesai ia melajukan motornya dengan cepat untuk pulang ke rumah, ia sudah sangat lapar sekali sekarang.
ia memasukan motornya ke garasi dan membawa belanjaanya, ia terkejut karna melihat ada setangkai mawar putih yang seperti berdarah di depan pintu nya, ia . mengambil mawar putih itu dan melihat dengan seksama apa itu benar darah pikirnya, ia melirik ke kiri dan ke kanan untuk melihat apakah ada orang yang menaruh nya di pintu nya.
Clarisa tidak percaya mawar putih itu berdarah, ia membuang bunga mawar putih berdarah itu ke tong sampah, paling ada orang yang iseng tidak sengaja melemparkan bunga nya ke depan rumah nya pikirnya.
ia masuk kerumahnya dan dengan cepat memasak mie instan, karna ia sudah sangat lapar sekali, setelah selesai ia membuka televisi dan mendengar kan siaran berita.
( telah terjadi pembunuhan di sekolah xx, siswi **** dengan luka, sangat parah, pelaku nya menyiksanya dengan sangat kejam dan mengerikan, korban di temukan tewas dengan bekas luka di bagian leher, mata, dan lidah yang sudah diambil secara paksa, dan mereka juga menemukan setangkai mawar putih yang berdarah, yang berada di atas tubuh korbanya)
ia terkejut yang meninggal itu salah satu siswi di sekolah nya, dan mawar putih itu persis seperti yang di depan rumah nya tadi.
__ADS_1
" ini hanya kebetulan pikirnya" menguatkan dirinya untuk tidak takut.
komentar kalian memberikan semangat kepada author trimakasih semuanya😍😍yang sudah membaca cerita ini, 🤗🤗🤗