
flashback Alvaro
Alvaro adalah anak yang baik dan sangat pendiam, waktu umur lima tahun keluarga nya, masih harmonis dan baik baik saja, tapi setelah ia berumur 6 tahun, wanita itu!, wanita itu datang dan merusak rumah tangga ibu dan ayah nya.
setiap hari ayah nya, pulang dengan wanita yang berbeda, dan ibu nya selalu bertengkar dengan ayah nya, akibat pertengkaran itu Alvaro jadi korban, ibu nya selalu melampiaskan kamarahanya pada Alvaro, ia memukul, dan menyiksa Alvaro.
ibu nya setiap meluapkan kekesalannya pada ayah nya, akan me lampiaskan kemarahan nya pada nya, karna ia mirip dengan ayah nya, setiap hari ia pasti dipukuli, dan di tampar oleh ibu nya.
hingga tubuh Alvaro kecil sudah tidak sanggup lagi menahannya.
" kau anak sialan, kau sama saja dengan ayah mu, aku muak melihatmu pergi dari sini"
begitulah setiap hari ibu nya berkata sambil memukulinya, ia mengadu dengan ayah nya berharap ayah nya tidak memperlakukan ya sama seperti ibu nya, tapi nasib tidak sebaik itu. Alvaro kecil malah di lecehkan oleh ayah kandung nya sendiri.
waktu umur 7 tahun ia bahkan takut bertemu dengan orang tuanya sendiri, ia mengunci dirinya sendiri dikamar. hari itu ibu nya datang dengan seorang pria yang bukan ayah nya.
__ADS_1
Alvaro kecil bahkan mendengar suara bejat ibu nya dengan lelaki itu, ia menutup telinga nya sendiri, dan mengunci kamar nya kuat kuat berharap ibu nya tidak masuk dan menemui nya.
" ALVARO BUKA PINTUNYA SEKARANG" teriak ibu Alvaro murka.
Alvaro kecil takut pada ibu nya, tapi kalau ia tidak membuka pintu itu ibunya akan mengancam nya, hingga ia terpaksa membuka pintu kamarnya.
sesaat setelah ia membuka pintu kamar nya, ibu nya mencekik lehernya kuat, dan menghempaskan tubuh kecil Alvaro kecil ke lantai, hingga dahinya mengeluarkan darah.
" sakit hiks ibu maap kan Alvaro hiks hiks ibu" kata Alvaro sesenggukan menangis menahan sakit pada leher dan dahinya.
" JANGAN MENANGIS DI HADAPANKU ANAK SIALAN, KELUAR DARI SINI JANGAN KEMBALI SEBELUM WAKTU MALAM, AKU MUAK MELIHATMU ANAK SIALAN"
ia hanya mengikuti langkah kaki kecil nya, dan berhenti di taman, ia mendudukan dirinya di bawah pohon, dan melihat anak anak yang seumuran dengan nya, sedang bermain, dan gembira bersama orang tuanya, ia menangis mengeluarkan air mata, tapi sama sekali tidak bersuara, ia hanya tidak tau kenapa dirinya berbeda.
" waduh kau pasti jatuh, saat berlari kan, makanya hati hati!, lihat ini sampai berdarah"
kata gadis kecil yang tiba tiba, berbicara pada nya. Alvaro hanya diam memperhatikan gadis kecil ini.
__ADS_1
" oh ya ibuku memberikan ini padaku, aku akan memasangkan nya untuk mu, boleh kan?".
" hn"
gadis kecil itu menganggap gumaman Alvaro sebagai tanda persetujuan, ia membersihkan darah di dahi Alvaro dengan sapu tangannya, dan memasangkan hansaplast, itu pada dahinya.
" cepat sembuh anak baik"
gadis kecil itu menepuk nepuk kepala Alvaro pelan, dan meniup luka nya, ia menganggap Alvaro seperti anak kecil dan dirinya sebagai orang dewasa.
" namaku Clarisa firnanda! siapa namamu?" tanya Clarisa kecil pada alvaro.
" Alvaro Widjaya" kata Alvaro singkat pada Clarisa.
__ADS_1
Clarisa kecil memberikan, bunga mawar putih pada Alvaro kecil sebagai tanda persahabatan mereka. Alvaro, menerima bunga itu,. dan melihat wajah cantik Clarisa yang berbinar melihat nya, ia tersenyum tipis, karna baru kali ini ada orang yang baik padanya.