Istri Muda Tentara Tampan

Istri Muda Tentara Tampan
(39)


__ADS_3

clarisa turun ke bawah ia harus mempunyai rencana untuk keluar dari sini, ia tidak mau terus terusan menangis dan meratapi nasib, kalau ingin berubah mulailah dari dirimu sendiri batin clarisa menguatkan dirinya sendiri.



Clarisa melihat lihat rumah Alvaro yang sangat besar bak istana, tapi ia tidak tau ini di daerah mana, kalau ia minta tolong arka ia harus tau ini di daerah mana, baru bisa ia mengabarkan keberadaan anya,.


dan cara terakhir nya adalah memperbaiki hubungan nya dengan Alvaro, walau ini terdengar sangat licik yaitu menghianati Alvaro, tapi ia tidak mempunyai pilihan lain, ia harus bisa.


clarisa sampai di meja makan, disitu ada Alvaro, ia sangat canggung melihat Alvaro.


" duduklah dan makan, kau kelihatan sangat kurus" kata Alvaro dingin tanpa menatap Clarisa.


clarisa terkejut karena Alvaro tau ia datang padahal Alvaro sama sekali tidak melihatnya, ia mendudukan dirinya, Alvaro memberikan ia sepiring penuh makanan.


" ini terlalu banya" kata clarisa saat melihat isi piring nya terlalu banyak.


" tidak apa apa kalau tidak habis juga tidak apa apa"


clarisa memperhatikan wajah Alvaro yang mulai dewasa padahal umur nya baru jalan 18 tahun, tapi tubuh nya sudah seperti orang dewasa, dan dia juga sangat tampan.


" kenapa kau memperhatikan ku, habiskan makanan mu cepat" kata Alvaro saat ia melihat clarisa memperhatikannya intens

__ADS_1


clarisa malu sendiri dibuatnya


" kau hanya terlihat berbeda, seperti lebih dewasa" kata clarisa jujur


" semua orang kalau tumbuh akan berbeda dari biasanya, kau juga tambah cantik" kata Alvaro sambil menatap wajah clarisa.


" haha benarkah" kata clarisa canggung saat melihat tatapan Alvaro padanya.


Clarisa memakan makananya, ia memang sangat lapar setelah ia pergi ke rumah orang tuanya ia tidak memakan sesendok nasipun, kemarin.


" setelah ini apa yang kau mau? aku akan memberikan apapun untukmu" kata Alvaro pada clarisa.




" apa kau mau menghubungi polisi?" tanya Alvaro dingin



" tidak!, mana mungkin aku tidak mempunyai siapa siapa lagi, aku mau memberikan kabar pada teman perempuan ku kalau aku tidak akan datang kesekolah beberapa hari ini" kata clarisa berbohong pada Alvaro

__ADS_1



" baiklah setelah aku pergi ke perusahaan, kita akan pergi membelinya"


" kita?" tanya clarisa terkejut


" ya kau akan ikut ke perusahaan ku, akan ku perkenalkan kau dengan semua, pegawai ku disana"


" tidak usah aku disini saja menunggumu, aku malu"


" tidak usah malu, ada aku, setelah ke perusahaan sebentar kita akan membeli ponselmu" kata Alvaro yang tidak mau di bantah


" baiklah" kata clarisa menyerah pada akhirnya, ia tidak mau membuat Alvaro marah


setelah bersiap siap, kini clarisa sudah berada di mobil bersama Alvaro, Alvaro sedari tadi memegangi tangan nya, ia menolak tapi Alvaro bersikeras, memegangi tangannya, ia akhirnya diam saja dengan perlakuan Alvaro yang seperti itu


" aku sangat merindukanmu clarisa" kata Alvaro, sambil menyenderkan kepalanya, pada bahu clarisa, clarisa jadi tidak tega untuk menghianati Alvaro.


ia memang merasa bersalah karna tidak menepati janjinya 10 tahun lalu pada arka, ia dulu berjanji karna masih tidak mengerti apa itu pernikahan yang sesungguhnya hingga ia meng ia kan saja apa yang di minta Alvaro padanya.


ia memandangi wajah Alvaro, ia juga rindu sebenarnya pada sahabat kecilnya, ini ia tidak tau kenapa melihat wajah Alvaro yang tertidur lelap, sangat polos seperti anak bayi yang tidak berdosa, ia jadi tidak tega jika benar ia menghianati Alvaro, dengan berpura pura baik kepadanya untuk meninggalkan dirinya.

__ADS_1


tapi di satu sisi ia sangat merindukan suaminya arka, ia juga masih merasa bersalah pada arka, ia ingin segera meminta maaf pada arka, dan menjalin kembali rumah tangga nya seperti dulu yang harmonis, tidak mempunyai masalah yang serius, ia jadi dilema Sekarang harus memilih siapa, berada di sisi Alvaro atau kembali kepelukan arka?.


__ADS_2