Istri Muda Tentara Tampan

Istri Muda Tentara Tampan
(8)


__ADS_3

 


" Apa kau sudah puas memperhatikan suami mu yang tampan ini nyonya Prasetya?, Kalau tidak aku bisa memberikan servis lebih untuk mu, ini penawaran terbatas dan eksklusif hanya untuk mu nyonya Prasetya"


 


Clarisa terkejut karna arka bangun tiba tiba.


" Siapa yang memperhatikan mu jangan geer, muka kaya gitu dibilang tampan, kau pasti rabun, kau sangat narsis tuan arka, dan kau juga mesum"


" Kau bilang mataku rabun nyonya Prasetya? Berarti banyak wanita yang rabun didunia ini karna melihat ke tampananku "


" Sudah lah aku malas mendengar ketika kau menjadi narsis begitu tuan arka"


 


Clarisa sebenar nya malu karna ketahuan arka saat ia melihat arka waktu arka tertidur, jadi dia membuat banyak alasan untuk menutupi kegugupannya. 


" Apa kau sudah siap beres beres?"


" Sudah"


" Kita tidak bisa lama disini, karna rumah baru kita tempat nya lumayan jauh juga"


" Hn"


" Mana barang mu biar ku angkat ke bawah"


" Tidak perlu aku saja!"


" Jangan lupa aku suamimu, jangan sungkan sungkan meminta tolong padaku istriku"


Jantung Clarisa berdetak sangat cepat, setiap kali arka menyebutnya istriku.

__ADS_1


" Baiklah itu barang barang ku"


Clarisa menunjukan barang barang yang akan dibawanya. Pada arka.


" Kenapa tidak sekalian saja angkat rumah nya untuk dibawa pergi"


Kata arka saat melihat barang bawaan Clarisa sangat banyak. Clarisa menginjak kaki arka keras, membuat si empu nya mengaduh aduh.


" Entah siapa yang barusan bicara( aku ini suamimu dan jangan sungkan sungkan meminta tolong padaku), aku jadi meragukan jabatan ke tentaraan mu" kata Clarisa meremehkan arka.


" Aku tentu tentara asli sayang, perlu aku menunjukan ya, padamu supaya kau percaya, atau mau aku tunjukan saat ini saja di ranjang?"


" Kau, kau sangat mesum"


" aku sangat kecewa sayang" kata arka pura pura sedih


" jangan banyak cerita cepat angkat kan barang barang itu "


 


Clarisa juga ikut membantu membawa barang barang nya, ia tidak sejahat itu membiarkan arka mengangkat nya sendirian.


Setelah selesai mengangkat barang clarisa, ia mengistirahatkan badanya di sofa ruang tengah rumah Clarisa, ibu Clarisa memberikan minuman pada menantunya.


 


" Bibir mu kenapa nak arka?"


Tanya ibu Clarisa heran melihat bibir arka yang membengkak, wajah Clarisa memerah sat ibu nya menanyai arka tentang itu,


 


Clarisa memelototi arka agar tidak menjawab dengan jujur pada ibu nya.

__ADS_1


 


" Oh ini tadi Bu, ada kucing nakal yang barusan menggigit nya."


Ibu Clarisa tertawa, dan melihat clarisa. Wajah Clarisa memerah karna ibu nya mengira ia sangat agresif pada arka hingga membuat bibir arka bengkak.


Arka sial*n, mesum awas saja kau nanti aku akan membalasmu maki Clarisa dalam hati.


 


clarisa bertanya pada ibu nya kenapa ayah nya belum pulang, ibu nya menjawab ayah nya masih banyak pekerjaan jadi mungkin pulang nya agak malam.


 


kini Clarisa mau berangkat, ia memeluk ibu nya erat, seakan tidak mau melepaskannya, ibu nya juga menangis karna putri semata wayangnya sudah tidak tinggal bersama mereka lagi, kini ia harus mengikuti kemanapun suaminya pergi.


ibu Clarisa berpesan agar menjaga putri nya sebaik baiknya, seperti mereka menjaga putrinya dari kecil. arka mengangguk dan menyanggupi permintaan ibu mertuanya.


didalam mobil Clarisa hanya diam, arka berfikir Clarisa masih sedih karna jauh dari orang tuanya, ia tidak mau mengganggu Clarisa di saat seperti ini karna Clarisa akan marah padanya.


 


Clarisa tertidur pulas di mobil, arka melihat istri mudanya tertidur ia hanya tersenyum tipis perjodohan ini tidak buruk juga batinya.


 


kini mereka sudah sampai di rumah baru , sebenarnya ini bukan rumah baru baginya ia sudah sering tinggal sendiri disini, dan berpisah dari orang tuanya.,


alasanya hanya hal sepele ia malas di Ditanyai kapan nikah, oleh ibu nya, kalau di rumah.


arka menggendong Clarisa menuju kamar nya, karna Clarisa masih tertidur, ia tidak mau membangunkan Clarisa.


ia agak kesusahan saat membuka pintu, karna ia harus menahan berat badan Clarisa yang ada di gendonganya.

__ADS_1


ia menidurkan Clarisa di ranjang nya dan menyelimutinya. lalu turun lagi ke bawah untuk membereskan barang barang Clarisa yang ada di mobil nya.


__ADS_2