
Carlos mencari cari clarisa, ke semua tempat, tapi ia tidak menemukanya, hingga tempat terakhir ia datang ke rumah, Clarisa dan arka.
Carlos menekan bel pintu rumah arka, arka Baru selesai mandi ia mendengar, bel pintu rumah nya berbunyi, ia bergegas cepat untuk membuka pintu berharap clarisa kembali ke rumah nya.
tapi saat ia membuka pintu ia terkejut, karna yang menekan bel rumah nya lelaki yang membawa, clarisa waktu itu.
" ada apa?" tanya arka heran, apa gerangan lelaki ini datang ke rumah nya pikirnya .
" apa Clarisa ada disini?" tanya Carlos pada arka.
" apa maksudmu?, bukankah clarisa pergi bersamamu, kemarin" tanya arka mulai emosi, ia khawatir kemana clarisa kalau tidak bersama lelaki ini pikirnya.
" semenjak tadi pagi ia sudah tidak ada di kamarnya aku sudah mencari cari dia kemanapun, tapi tidak kutemukan"
kata Carlos mulai lelah, dan pasrah ini harapan terakhir nya untuk mencari clarisa tapi disini juga tidak ada batinya.
arka mengambil ponselnya dan melihat GPS keberadaan Clarisa.
" apa maksudmu tidak ada brengsek, lihat Clarisa ada di kamar rumah mu" kata arka emosi, apa lelaki ini membohonginya pikirnya.
__ADS_1
" baiklah kalau begitu ayo lihat, mungkin ia sudah pulang".
arka pergi dengan Carlos menuju rumah Carlos, untuk melihat keberadaan clarisa, setelah sampai arka dan Carlos langsung ke kamar yang di tempati clarisa, dan zonk, clarisa tidak ada disana, mereka sudah memanggil manggil clarisa, tapi tidak ada juga sahutan dari Clarisa.
arka membuka GPS nya lagi, dan melihat keberadaan GPS itu, seketika itu juga ia menjadi khawatir saat melihat cincin pernikahan clarisa berada, di atas meja samping tempat tidur.
" kenapa kamu ceroboh sekali Clarisa" kata arka geram.
" Clarisa tidak ada jadi bagaimana?"
tanya Carlos pada arka, ia makin khawatir ia mengira clarisa sudah pulang tapi Clarisa masih tidak ada juga.
tuduh arka curiga pada Carlos, sambil mencengkram kerah baju, Carlos.
" aku bersumpah aku bukan pembunuh mawar berdarah itu, kalau ia kenapa aku harus repot repot datang ke rumah mu untuk mencari clarisa" kata Carlos takut saat melihat tatapan tajam arka padanya.
arka melepaskan cengkeramannya pada kerah baju Carlos. dan pergi dari situ.
" tunggu bagaimana dengan Clarisa, apa dia akan dilukai oleh pembunuh itu, seperti korban korban lainya"
tanya Carlos pada arka, sambil mengikuti arka.
__ADS_1
" dia tidak akan melakukanya" kata arka singkat
" kenapa"
" karna pembunuh itu seperti nya sangat mencintai clarisa, hingga ia terobsesi memiliki Clarisa, itu hanya dugaanku sementara"
" aku akan ikut dengan mu untuk mencari clarisa!" kata Carlos pada arka.
" kenapa? apa kau mencintai clarisa juga?" tanya arka menatap tajam Carlos.
" hehe santai bro aku menganggap Clarisa sudah seperti adiku sendiri, lagipula aku juga sudah mempunyai tunangan" kata Carlos takut takut saat melihat tatapan tajam arka.
" kau tidak usah ikut, kau akan merepotkan aku saja nanti" kata arka malas melihat Carlos, karna Carlos seperti nya tipe berisik dan ceroboh, setelah ia memperhatikan ya.
" tidak aku akan tetap ikut adik ipar!" kata Carlos bersikeras,
" siapa yang kau sebut adik ipar? aku lebih tua darimu, apa kau mau ku hajar?" kata arka tidak terima saat Carlos menganggapnya adik ipar.
" bagaimanapun juga aku akan tetap ikut".
arka menghela napas nya, dan membiarkan Carlos mengikutinya, kalau berdebat dengan nya tidak akan selesai selesai pikirnya, ia harus cepat menemukan clarisa takut terjadi sesuatu yang tidak diingin kan terjadi padanya.
maap ya semua, author tidak up date kemarin😭😭, ada yang bertanya kenapa enggak up date, sebenar nya saya sudah buat pengumuman kemarin di kolom komentar, tapi mungkin tidak dilihat😭😭,kalo kemarin saya tidak up date hehe karna ada urusan yang mendadak, trimakasih semuanya yang udah nungguin cerita **istri muda tentara tampan😍😍🤗🤗**
__ADS_1