Istri Muda Tentara Tampan

Istri Muda Tentara Tampan
(48)


__ADS_3

 


setelah beberapa jam dalam perjalanan, kini mereka sampai di rumah orang tua arka, mereka turun dari mobil dan disambut oleh ibu arka.


ibu arka memeluk clarisa erat,


 


" maap kan ibu Clarisa kalau ibu ada salah dengan mu, dan juga tidak cukup memperhatikan mu" kata ibu clarisa merasa bersalah, ia merasa bersalah karna merasa tidak cukup memperhatikan, dan menyayangi clarisa di saat saat clarisa seperti ini.


" tidak ibu, clarisa yang seharus nya minta maap, karna membuat ibu dan ayah khawatir pada clarisa, maap Clarisa merepotkan." kata clarisa sudah hampir menangis, saat mendengar ibu arka berbicara seperti itu.


" kami orang tuamu tidak ada yang merepotkan di dalam keluarga , kamu bisa mencurahkan kesedihan mu padaku, anggap saja aku seperti ibu mu, walau mungkin aku tidak bisa menggantikan ibu mu, tapi aku akan berusaha semampuku, putriku"


 


kata ibu arka sambil memeluk clarisa erat, arka diam memperhatikan clarisa dan ibu nya ia tidak mau mengganggu saat ini.


 


" trimakasih hiks ibu hiks hiks" Clarisa akhir nya menumpahkan air matanya yang sedari tadi di tahan nya, ia memeluk ibu arka erat, menumpahkan kesedihannya selama ini, ia masih muda dan juga masih menginginkan kasih sayang seorang ibu, di usianya sakarang ini.


ibu arka juga menangis melihat menantunya seperti itu, ia mencium kening Clarisa pelan.


 

__ADS_1


arka mengerti sekarang apa yang di ucapkan ibu nya, bahwa clarisa masih ingin orang lain yang ada di sisinya contoh nya ibu dan ayah nya, clarisa masih butuh banyak kasih sayang dari orang orang sekeliling nya.


 


" sayang kenapa kau membuat menantu kecil ku menangis" kata ayah arka tiba tiba datang.


ibu arka, dan clarisa melepaskan pelukanya saat ayah arka datang.


" menantu kecil ku, apa yang di lakukan ibu mu padamu, hingga kamu di buat nya menangis" kata ayah arka bertanya pada Clarisa.


" ti tidak ayah, aku hanya bersyukur mempunyai ibu mertua seperti ibu Miko hehehe" clarisa tertawa saat ayah arka, menuduh istrinya yang tidak tidak.


 


"aku sangat bersyukur bisa menjadi menantu ayah dan ibu" kata clarisa kembali ceria.


" sini menantu kecil ku, beri ayah pelukan"


ayah arka sudah melebarkan tangan nya, clarisa juga sudah mau memeluk ayah mertua nya, tapi tiba tiba, arka menarik kerah baju clarisa dari belakang, dan memeluk clarisa erat.


" ayah tidak boleh memeluk clarisa, ia hanya miliku" kata arka serius dan melihat ayah nya tajam.


" hah dasar anak kecil, sama ayah saja bisa cemburu, ayo istri ku kita masuk" kata ayah arka menghela napas saat melihat tingkah arka yang sangat posesif pada menantunya.


" kamu lupa suamiku, seperti nya ada seseorang tadi yang menuduh ku melakukan hal yang tidak tidak" kata ibu arka menatap ayah arka tajam.

__ADS_1


" hehe jangan marah istri ku, aku minta maap istriku yang paling cantik" kata ayah arka yang mulai takut istri nya ngambek.


 


" tidur diluar" kata ibu arka bercanda pada ayah nya, dan berlalu meninggalkan ayah nya, setelah menyuruh arka dan clarisa masuk.


ayah arka langsung sok mendengar dua kata, yang mengerikan menurutnya.


arka dan clarisa tertawa, melihat ayah nya mengejar ibu nya, untuk meminta maap.


 


" apa semengerikan itu, tidur diluar?" gumam arka saat melihat ayah nya seperti itu.


 


" kau mau mencoba nya, baiklah kau tidur diluar malam ini, aku ingin tidur sendirian" kata clarisa mencoba mengancam arka.


 


" haha, tidak sayang aku bercanda, aku akan tidur dengan mu" kata arka kelabakan karna clarisa menyuruh nya tidur di luar


 


pantas saja ayah ku menjadi seperti itu, ternyata itu mengerikan batinya ngeri, saat mendengar ancaman clarisa.

__ADS_1


__ADS_2