
" baiklah kita sudah sampai Nyonya Prasetya" ucap arka pada clarisa, setelah menepikan mobilnya.
clarisa hanya mengangguk lalu turun dari mobil, arka juga turun dari mobil dan berjalan untuk mengejar langkah kaki clarisa yang sudah jauh darinya.
clarisa tersenyum lebar saat melihat warung nasi Padang itu.
" kamu bahkan tega meninggalkan ku, setelah melihat nasi Padang ini" ucap arka sedikit kesal karena clarisa tidak mau menunggu nya.
" jangan lebay" ucap clarisa setelah mendengar perkataan arka padanya.
" pilih aku apa nasi Padang ini" ucap arka sambil terkekeh
" tentu saja nasi Padang ini" ucap clarisa santai tidak ada beban sama sekali.
__ADS_1
" kamu tega sekali sayang" ucap arka melirik clarisa.
" ah maap, bisa aku meminta nomor mu? kalau tidak bisakah aku meminta foto saja?" ucap seorang wanita dewasa itu pada arka dengan wajah menggoda.
wajah clarisa kesal dan memerah saat wanita itu tidak menganggap nya ada disitu, ia mendekati wanita itu dan Langsung menjambak rambut nya kuat, wanita itu juga marah dan mulai membalas clarisa, dan terjadi lah pertengkaran antara 2 wanita ini.
arka yang melihat itu langsung mencoba melepaskan mereka, sekarang bahkan mereka jadi pusat perhatian, dan orang orang mulai mendekat untuk melihat adegan yang dramatis itu.
" lepaskan aku, aku ingin menghajar nya, arka Prasetya lepaskan cepat tangan mu dariku, apa kamu mau membela nya hah!" ucap clarisa marah ia bahkan tidak dapat menahan emosi nya sekarang.
" oh jadi kamu menyalahkan ku? sekarang! kamu membela wanita itu! yang terang terangan menggoda mu di depan mata ku sendiri, dan menyuruh ku untuk diam!" ucap clarisa kehilangan kendali nya sangking emosinya ia bahkan tidak menyadari kalau banyak orang yang sudah mengelilingi mereka dan satu persatu orang orang mulai bergosip.
" apa kamu dengar nona, saya sudah punya istri dan ini istri saya yang sedang mengandung anak saya, lain kali jangan lakukan hal bodoh seperti itu, saya juga tidak suka anda meminta hal yang tidak sopan kepada orang yang baru dikenal, gara gara anda saya bertengkar dengan istri saya" ucap arka menatap tajam wanita itu.
__ADS_1
" maap kan saya, saya kira dia adik anda maap maap" ucap wanita itu merasa bersalah dan berlari keluar dari kerumunan itu.
clarisa hanya diam, saat arka mulai memapahnya masuk ke dalam warung nasi Padang itu, semua orang menatap mereka dengan pandangan yang berbeda beda.
ia sebenarnya tidak enak pada orang yang sedang melihat mereka karena sudah membuat kejadian heboh seperti itu, tapi ia tau clarisa dalam keadaan hamil, akan sangat mudah ia emosi apalagi hal Patal seperti tadi.
" kamu mau minum apa biar ku pesan kan" ucap arka memecah keheningan di antara mereka. clarisa hanya diam mulut nya terkunci rapat sekali, dan tidak mau menjawab pertanyaan arka.
" apa kita pulang saja?" ucap arka setelah melihat reaksi clarisa yang hanya diam, tidak merespon perkataannya.
" tidak, aku hanya malu dengan apa yang kulakukan barusan, dan itu pasti membuat mu malu pada orang orang karena kelakuan ku tadi, aku minta maap" ucap clarisa pelan sambil meneteskan air matanya. dan arka sangat terenyuh melihat clarisa yang seperti itu.
" tidak usah meminta maap, aku tidak malu pada siapapun aku bangga padamu, dengan begitu aku tau kalau kamu sangat mencintaiku, sudah ya jangan menangis, nanti calon bayi kita juga sedih nanti nya" ucap arka sambil menghapus air mata clarisa dan mengelus kepalanya.
__ADS_1
tidak lama kemudian semua orang yang berada di warung nasi Padang itu bertepuk tangan, menyoraki pasangan suami istri ini, bahkan bapak bapak yang punya warung nasi Padang itu menggratiskan mereka berdua makan disitu sepuasnya setelah melihat kejadian tadi.
clarisa malu melihat orang orang mulai berkata bahwa ia sangat hebat, dan berani melawan orang yang menggoda suaminya, dan menjambak wanita itu, ia menutupi wajah nya dengan mene lusupkan kepalanya ke dada bidang arka, dan arka hanya terkekeh melihat apa yang terjadi pada mereka, sambil mengelus kepala clarisa pelan.