Istri Muda Tentara Tampan

Istri Muda Tentara Tampan
(36)


__ADS_3

sejak hari itu clarisa bertemu dengan Alvaro, Clarisa selalu bertanya tanya kenapa Alvaro selalu mempunyai luka di wajahnya, dan Alvaro berbohong bahwa ia jatuh, Clarisa memarahi Alvaro kecil. kalau jalan itu harus hati hati kamu ini sangat ceroboh.begitulah repetan Clarisa pada Alvaro.



Alvaro hanya tersenyum saat Clarisa mulai memarahinya, bahkan setiap hari rutin Clarisa marah padanya karna melihat luka di wajah Alvaro.


ia bahkan dengan sengaja membawa hansaplast untuk alvaro. dan sekarang mereka sudah berumur 10 tahun.


" luka lagi!" kata Clarisa saat melihat Alvaro wajah nya membiru dan luka lagi, ia heran bagaimana Alvaro bisa jatuh setiap hari dan memiliki luka yang seperti ini?


" maap" kata Alvaro lirih, ia tidak mau menceritakan ke adaanya pada Clarisa karna ia tidak mau memperlihatkan ayah dan ibu nya yang seperti itu padanya.


Clarisa hanya diam, dan mengobati luka Alvaro lagi, entah Sudak kesekian kalinya Alvaro seperti ini ia bahkan sudah tidak bisa, menghitungnya.


" Alvaro kalau ada orang melukaimu jangan diam saja, lawan mereka jangan biarkan ia menindasmu, seperti ini, karna kita juga punya hak untuk hidup bahagia dan jangan biarkan orang semena mena pada kita." kata clarisa pada alvaro ia curiga Alvaro ini di bully oleh temanya.

__ADS_1


tapi Clarisa tidak tau yang melakukan perbuatan itu adalah ke dua orang tua Alvaro sendiri.


Alvaro diam saat Clarisa mulai menceramahi nya, tapi Clarisa benar batinya, ia pun sebenarnya sudah tidak sanggup menahan semua perlakuan kasar ayah dan ibu nya.


hingga suatu malam ia, membunuh ke dua orang tuanya, ia memasukan racun ke dalam air minum mereka, dan malamnya ibu dan ayah nya meninggal, ia menyeret tubuh ke dua orang tuanya setelah ia memutilasi nya, satu persatu dan membakar jasadnya, ia bahkan tidak menangis saat melihat jasad orang tuanya terbakar oleh api.



tatapan nya dingin tanpa ekspresi, ia malah merasa senang dan puas telah membunuh orang tuanya, ia merasa terbebaskan, dan seakan ada sensasi aneh tersendiri saat ia melakukan hal keji itu.



tidak berapa lama polisi datang, dan menyelidiki kasus itu, dan ia menetapkan selingkuhan ibu nya sebagai tersangka atas pembunuhan ibu dan ayahnya.


karna tidak mungkin kan ketahuan bahwa anak berumur 10 tahun membunuh orang tuanya sendiri dengan sekeji dan semengerikan itu?.

__ADS_1


Clarisa datang ke pemakaman orang tua Alvaro, ia menangis karna merasa kasihan saat melihat temanya sudah kehilangan ayah dan ibunya, tapi Alvaro hanya diam tatapan nya dingin saat melihat nisan ke dua orang tuanya.


ia malah merasa sedih saat melihat clarisa menangis hanya untuk orang tua yang seperti itu.


hari hari mereka jalani bersama, kini mereka sudah masuk SMP, dan disitu pertemuan mereka dengan Dila, pada hari itu Alvaro menyatakan cintanya pada Clarisa, tapi Clarisa menolaknya.


Alvaro sakit hati mengurung dirinya di rumah, berhari hari, clarisa menggedor gedor pintu rumah nya tapi ia tidak mau membuka nya seakan ia sudah tuli.


sekarang ia merasa aneh ia senang menyiksa hewan hewan, dan membunuh binatang yang tidak bersalah, dan ini ketiga kalinya, ia membunuh seorang lelaki yang hendak melukai Clarisa, dan ingin memperkosanya.


di tengah malam ia membunuh lelaki itu ketika semua orang sudah tidur, ia menyeret laki laki itu dan memasangkan bajunya sendiri dengan bed namanya, ia membuang mayad lelaki itu ke sungai, sebelum ia membuangnya ia merusak wajah lelaki itu dengan air keras, sehingga wajahnya sudah tidak dikenali lagi.


dari hari itu ia pergi keluar negri, untuk melanjutkan bisnis ayah nya, dan untuk mengobati penyakitnya , dan mengawasi clarisa diam diam dari jauh.


Setelah sekian lama, ia mengobati penyakitnya, ia hampir saja sembuh tapi saat mendengar Clarisa di bully dan menikah dengan orang lain, penyakit yang dulu sudah mulai dikuburnya, kini menguap kembali.

__ADS_1


Padahal clarisa sudah berjanji akan menikah dengan nya setelah dewasa, tapi ia melupakan janjinya sendiri, dan membuat Alvaro marah dan murka.


__ADS_2