
clarisa dan ibu mertuanya, serta Kaka iparnya, lagi sibuk sibuknya untuk mempersiapkan makan malam untuk keluarga besar mereka, sedangkan arka, Daniel dan ayah nya berbincang bincang di ruangan tengah mereka.
" oh ya clarisa, apa sekarang lagi libur sekolah?" tanya Nayla, Kaka ipar nya, istri dari Daniel prasetya.
"emh sekarang lagi Minggu tenang sebelum kami, melakukan ujian semester akhir sekolah" kata clarisa sopan pada Kaka iparnya.
" wah putri kecilku sudah mau lulus sekolah" kata ibu arka senang, saat melihat clarisa sudah mau tamat dari sekolah nya, itu artinya menantu nya sudah bisa memberikan cucu untuk nya.
" benar ibu" kata clarisa lagi.
" wah berarti tidak lama lagi, mau masuk ke perguruan tinggi ya! apa ada niat untuk kuliah?" tanya Nayla pada adik ipar nya
" hehe masih belum di pikirkan ka" kata clarisa tertawa, canggung karna ia masih belum memikirkan nya.
arka datang dan langsung membuka kulkas dan mengambil jeruk kesayangan nya.
" ibu apa ibu sengaja membeli jeruk untuk arka?" tanya clarisa heran karna di rumah ibu mertuanya juga kulkas nya penuh dengan jeruk.
__ADS_1
" iya Karna arka mau datang jadi ibu membeli stok jeruk untuk nya" kata ibu arka tertawa, melihat tatapan heran clarisa.
" ibu memang yang terbaik" kata arka pada ibu nya, ia memeluk ibu nya dan mencium pipi ibunya, di depan clarisa tanpa malu malu.
clarisa melihat arka, seperti itu pada ibunya, seketika menjadi sedih karna mengingat orang tuanya yang sudah tiada, ia membayang kan saat saat ibu dan ayah nya masih hidup, pasti seperti arka juga.
ibu arka melepaskan pelukan arka, saat melihat tatapan sedih clarisa pada arka dan dirinya, arka juga langsung tersadar apa yang di lakukan nya.
" haha tentu saja istri ku juga, yang terbaik, ibu clarisa sudah pandai memasak sekarang, aku sangat bangga" kata arka cepat mengalihkan pembicaraan, karena takut clarisa menjadi sedih.
" hehe tidak juga ibu, clarisa masih tidak terlalu pandai" kata clarisa sudah tidak memikirkan ibu nya lagi, ia malu di puji ibu mertuanya.
" tidak apa apa pelan pelan saja, nanti terbiasa, ibu dan Kaka ipar mu akan mengajarimu nanti bagaimana?" kata ibu arka menawarkan
" trimakasih ibu, clarisa akan berusaha" kata clarisa semangat
" istri ku memang hebat" kata arka lalu mencium dahi clarisa di depan ibu dan Kaka ipar nya.
__ADS_1
clarisa menjadi malu di perlakukan seperti itu di depan Kaka iparnya dan ibu mertuanya.
" sudah pergi sana kamu mengganggu saja" kata clarisa mengusir arka, arka tidak terima di usir tapi ia menurut juga akhirnya.
kini tinggal ibu arka dan clarisa karna Kaka iparnya pergi ke kamar putranya, karna putranya menangis, baru bangun tidur dan mencari nya.
" kamu tau clarisa arka itu paling manja pada kami, dikeluarga ini" kata ibu arka mulai membuka aib masa kecil arka.
" benarkah ibu" kata clarisa mulai tertarik dengan pembicaraan ibu mertuanya.
" benar! dulu saat umur 10 tahun saja, ia masih tidak berani tidur sendiri di kamar nya, dan yang paling lucunya, saat ia masih kecil, ia malam malam pasti akan ke dapur untuk mencuri jeruk di kulkas.
waktu itu ia masih sakit perut kami melarang nya untuk memakan banyak jeruk, dan ia sembunyi sembunyi mengambil nya pada saat malam, dan membawa nya ke gudang belakang, dan esok nya ia memakanya, sendirian.
waktu itu kami kira ia menghilang karna seharian tidak ada di rumah, kami sibuk mencari carinya, ayah Daniel dan ibu sudah keliling keliling mencari nya, dan terakhir Daniel yang menemukanya di gudang tertidur pulas seharian dengan setumpuk kulit jeruk di sekeliling nya, kami mau marah padanya, tapi melihatnya seperti itu kemarahan kami hilang seketika,
karna ia sangat lucu saat itu, kami tertawa dan memotret nya, hahahha kalau ia tau foto itu masih ada, ia pasti akan marah Sekarang" kata ibu arka menceritakan aib arka dulu dengan semangat
" hahahah, dia sangat maniak jeruk ternyata dari kecil, bolehkah aku melihat foto nya nanti ibu?" kata clarisa penasaran seperti apa wajah arka saat itu
"tentu ibu akan memperlihatkan foto masa kecil arka nanti padamu" kata ibu arka sangat semangat, dan memperlihatkan senyum nya yang misterius.
disisi lain arka terbatuk saat meminum teh nya, pasti ada yang membicarakan aku yang tidak tidak pikirnya.
__ADS_1