Istri Muda Tentara Tampan

Istri Muda Tentara Tampan
season 2 (10)


__ADS_3

arka menggendong Clarisa menuju dapur, Clarisa memeluk arka manja, ia bahkan menciumi leher arka.


"apa enak?" tanya arka pada Clarisa


" apanya?" tanya Clarisa balik pada arka karena dia tidak mengerti apa pertanyaan arka padanya.


" menciumiku" ucap arka terkekeh, dan membuat wajah Clarisa seketika memerah


" tidak enak, kamu bau sekali, kamu belum mandi ya?" ucap Clarisa mengejek arka.


" benar aku belum mandi, maap kan aku" ucap arka


arka memang belum mandi dari pagi karena sibuk mengurusi Clarisa yang mual dan muntah, jadi tidak sempat mengurus dirinya sendiri.


Clarisa merasa bersalah, dengan ucapan nya yang mengejek arka, arka tidak mandi juga karena sibuk mengurusi dirinya.


" kamu tidak perlu minta maaf, aku tetap suka hehehe" ucap Clarisa pada arka memecah keheningan di antara mereka.


" kamu sangat mencintai ku ya nyonya Prasetya , hingga bau keringat ku saja kamu suka" ucap arka terkekeh pelan


" benar aku sangat mencintaimu! apa kamu tidak suka?" ucap Clarisa tegas


" aku sangat suka sayang" ucap arka mengecup pucuk kepala Clarisa pelan.

__ADS_1


arka mendudukan Clarisa di kursi, dan menyuruh nya untuk menunggu nya disitu, ia mengambil teh jahe yang barusan di buatnya.


" minumlah ini, untuk meredakan mual mu" ucap arka pada Clarisa sambil menyodorkan gelas yang berisi teh jahe di dalamnya.


"tau darimana?" ucap Clarisa heran, darimana arka tau hal hal beginian pikirnya.


" aku menelpon ibu" ucap arka dengan wajah yang dihiasi semburat merah, dan Clarisa melihatnya.


" trimakasih" ucap Clarisa ia tersentuh dengan apa yang dilakukan arka untuk nya.


" hn"


Clarisa meminum teh jahe itu pelan dan arka masih setia menatap nya.


" ini sedikit mendingan dari pada tadi, dan aku sangat lapar" ucap Clarisa pada arka ia sangat lapar karena seharian tidak ada makanan apapun yang masuk ke perutnya.


" baiklah tunggu sebentar aku akan mengambil makanan untuk mu" arka sangat senang dengan perkataan Clarisa, ia bersedia untuk makan setelah beberapa hari ini sangat sulit untuk membuat nya makan sesuatu.


Clarisa menatap punggung arka yang sibuk menyiapkan sepiring makanan untuknya.


" arka apa kamu sudah makan" tanya Clarisa pada arka.


arka menghentikan kegiatan nya, ia baru ingat ia juga tidak pernah menyentuh makanan apapun hari ini, karena menghawatirkan Clarisa ia jadi lupa untuk memakan sesuatu untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


" kamu belum makan kan?" ucap Clarisa pada arka lagi


" ia, sebentar lagi aku akan makan" ucap arka pelan sambil melanjutkan kegiatan nya


" ayo makan sama sama, aku tidak mau makan sendirian" ucap Clarisa lagi mengajak arka untuk makan bersama.


" kamu kan tidak makan sendirian, ada calon bayi kita makan juga bersamamu" ucap arka terkekeh.


" tapi aku juga mau makan bersama mu" ucap Clarisa lagi tidak mau kalah dengan arka.


" baiklah ayo makan bersama"


arka menyerahkan sepiring penuh makanan pada Clarisa, dan mengambil sepiring makanan untuk dirinya sendiri.


" ko punyaku lebih banyak?" ucap Clarisa pada arka setelah membandingkan isi piringnya dengan isi piring arka.


" tentu saja piring mu lebih banyak, kan kamu sedang berbadan 2, tentu saja porsi nya lebih banyak" ucap arka bersabar menghadapi Clarisa yang banyak sekali pertanyaan nya seperti anak kecil.


" hn" ucap Clarisa bergumam. ia mencoba memakan makanan nya, ia sebenarnya agak takut apa dia akan mual lagi atau tidak, tapi ia sudah sangat lapar tidak bisa menahan nya lagi.


Clarisa menyuapkan makanan nya ke dalam mulutnya, ia sebenarnya tidak suka dengan sayur dan ikan yang ada di dalam piringnya tapi ia tidak mau membuat arka semakin khawatir pada dirinya.


" apa mual lagi?" tanya arka pada Clarisa setelah melihat Clarisa hanya diam setelah menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Clarisa menggeleng pelan, dan memakan makanan nya lagi dengan lahap


__ADS_2