Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek
11.Dasar Cowok Aneh


__ADS_3

Pagi harinya.kediaman Alya.


Dikamar Alya.terlihat sepasang suami istri yang masih sibuk di alam mimpi masing-masing pun sudah terbangun karena merasakan pancaran sinar matahari yang menembus dari ventilasi kamar pengantin itu.


"Hooamm".suara seseorang yang menguap yang tak lain adalah Alya.dia pun meregangkan otot-otot tubuhnya .kemudian berjalan menuju kamar mandi tanpa memperdulikan seseorang yang sedang tidur pulas di sofa.selesai dengan mandinya Alya pun berjalan menuju sofa untuk membangunkan suaminya.


"Bangun..."kata Alya seraya menggoyangkan tubuh Fandy .


"Bangun...ini udah siang!!".kata Alya lagi tapi dengan suara yang sedikit keras agar Fandy bangun.dan benar saja Fandy pun mengerjap matanya .dan kemudian duduk berselonjor di sofa tersebut.


"Apa kau tidak bisa bicara lembut Alya..telingaku bisa tuli gara-gara suaramu itu!!".kata Fandy kesal pada Alya.


"Aku udah bangunin kamu tadi dengan cara yang lembut,,ehh ternyata kamu yang tidur macam kebo ,yah Ngak ada cara lain lagi".jawab Alya .


"Cepet mandi sana Habis itu turun ke bawah untuk sarapan" .Tambah Alya lagi ,kemudian berjalan keluar dari kamar menuruni tangga menuju meja makan.sedangkan Fandy pun hanya menurut saja.


Dan tak berapa lama setelah membersihkan dirinya dikamar mandi ,Fandy pun keluar dari kamar menuju meja makan .sampainya disana diapun langsung mengambil kursi ,duduk di samping Alya.


"Pagi Bun,,".sapa Fandy pada mertuanya.


"Pagi juga nak . ayo kita sarapan dulu" .


kata Bunda Wilda.sedangkan Hendra sudah pergi duluan ke kantor karena ada meeting pagi ini.


Mereka pun makan tanpa ada suara.hanya suara dentingan sendok yang terdengar.


Setelah selesai sarapan .mereka pun pamit kepada Bunda Wilda pagi ini untuk pulang ke rumah Fandy karena Fandy juga harus ke kantor.Setelah selesai berkemas mereka pun turun menuju ruang tamu menghampiri Bunda Wilda yang tengah asik menonton tv.


"Bunda ,, kami pamit pulang dulu ,karena Fandy masih banyak kerjaan yang harus Fandy kerjakan di kantor".kata Fandy berpamitan dengan sopan pada mertuanya.sedangkan Alya hanya diam ,dia sedih akan berpisah dengan Bundanya .


"Iya Nak ngak papa , Bunda ngerti" .jawab Bunda Wilda.


"Ohh iya nak Fandy . Bunda minta sama kamu tolong jaga Putri Bunda yah nak ,Kalau Alya nakal jangan dihukum pake kekerasan ya nak.kasih dia nasehat .Alya Putri Bunda satu-satunya" .Tambah Bunda Wilda lagi dengan mata yang sudah berkaca-kaca menatap Fandy kemudian menatap Alya.


"Iya Bunda ,Fandy akan berusaha ngejaga Alya dan buat dia bahagia".Jawab Fandy dengan senyumnya.


"Dan kamu Alya .Jangan nakal .nurut sama suami kamu ya nak" .Kata Bunda Wilda pada Alya .lalu memeluk Putrinya dengan erat seakan tidak mau melepaskannya.


"Iya Bunda,,,".Jawab Alya dengan Isak tangisnya yang masih berada dalam pelukan Sang Bunda.Kemudian Bunda Wilda pun melepas pelukannya .

__ADS_1


"Kalau gitu kami pamit Bunda".Kata Fandy sembari meraih mencium punggung tangan Bunda Wilda dan diikuti Alya setelahnya.


***


Kini mereka berdua tengah berada dalam mobil yang dikendarai oleh Fandy. Hening, itulah kata yang tepat untuk mereka saat ini.


Setelah berapa lama membelah jalanan menuju kediaman nya.Kini mereka pun sudah sampai dirumah mewah itu .


tok tok tok


Suara ketukan dari Luar Pintu rumah yang tak lain adalah Fandy.


"Assalamualaikum".Ucapnya kemudian.


Tak berapa lama pintu pun dibuka seorang pembantu.


"Waalaikum salam" .jawab Bi Asih pembantu rumah tangga mereka.


"Ehh Tuan sudah pulang".tambah Bi asih lagi .


"Iya Bi. Papa sama Mama ada ??".tanya Fandy .


kemudian Fandy pun berjalan menuju ruang tamu menemui Orangtuanya .sedangkan Alya hanya mengekor dibelakang nya.


"Mah.. Pah.." Seru Fandy pada kedua orang tuanya.yang sedang asik menonton siaran di tv .


"Ehh menantu Mama udah dateng . sini sayang duduk bareng Mama sama Papa ".Kata Mama Wina pada Alya tak menghiraukan panggilan Fandy.Sedangkan Fandy hanya merungut kesal. lalu duduk bersama Papa Bayu.


"Iya Mah".jawab Alya lalu duduk bersama Mama Wina.


"Gimana kabar kamu sayang??" .tanya Mama Wina pada Alya.


"Baik Mah" .jawab Alya dengan senyum malu - malu .karena ini pertama kalinya mengobrol dengan Mertuanya.


Sedangkan Mama Wina yang melihat Alya yang tengah mau-malu itu pun hanya tersenyum.


"Yaudah kalian istirahat dulu ,nanti Mama bilang ke Bi asih anter sarapannya ke kamar kalian".Kata Mama Wina.


"Ngak usah Mah , Kami udah sarapan tadi dirumah.Kalau gitu kami kekamar dulu ya Mah ".Jawab Fandy kemudian menarik tangan Alya untuk ia genggam.

__ADS_1


"Ohh , Yaudah istirahatlah" .jawab Mama Wina lagi.Kemudian Fandy pun Membawa Alya menuju kamarnya .sampainya dikamar Fandy pun melepaskan genggaman nya pada Alya.Kemudian pergi berjalan menuju ruang kerjanya yang satu ruangan dengan kamarnya untuk menyelesaikan pekerjaan nya .ia memilih tidak ke kantor hari ini karena terlalu lelah.


Sedangkan Alya sudah duduk di sofa yang berada dalam kamar Fandy . ia menunggu Fandy keluar dari ruang kerjanya karena ada yang ingin ia sampaikan pada Fandy . karena bosan menunggu lama .Alya pun menghampiri Fandy di ruang kerja .


"Mas.. Aku mau ngomong sesuatu".Kata Alya yang sudah berada di hadapan Fandy .


"Apa ??".tanya Fandy tanpa menoleh ke arah Alya.


"Aku masih boleh kuliah kan Mas .sesuai kesepakatan kemarin" .Kata Alya memulai pembicaraan.


" Yaa ".jawab Fandy lagi.


"Apa besok aku boleh kuliah Mas ??".tanya Alya.


"Terserah , tidak ada urusannya denganku.kau boleh kemanapun kau pergi" .Jawab Fandy ketus menoleh ke arah Alya.


"Ya Tuhan ,aku kan cuma mau nanya" .kata Alya dalam hati.


"Ohh iya Mas" .jawab Alya kemudian berjalan meninggalkan Fandy.tapi belum sampai Alya melangkah keluar ruangan,Fandy memanggil nya.


"Kamu..,Ambil ini ,pergunakan dengan baik ".Kata Fandy sembari menyodorkan satu kartu Black card pada Alya.


"Tapi aku masih punya uang ,ngak perlu ,simpen aja".kata Alya .


"Jangan membantahku ,kamu sekarang udah tanggung jawabku, Ambil ini" .Kata Fandy menyodorkan kembali Black card itu.Kemudian Alya pun menerima Black Card itu Lalu berjalan menuju kamar Fandy untuk beristirahat.


"Tadi dia bilang tidak ada urusannya dengannya,dan sekarang dia memberiku ini ".Kata Alya berbicara sendiri sambil menatap Black card yang diberikan Fandy tadi.setelah dia berbaring di tempat tidur.


"Dasar Cowok Aneh " ,Tambahnya lagi .


Kemudian memejamkan matanya . Karena lelah ,tak berapa lama Alya pun terlelap dengan tubuh telentang dengan Black card yang masih di genggamnya.


***


***


.................................................................................


Jangan lupa tinggalkan cinta kalian guys ,aku masih butuh cinta ,seenggaknya gk dapet cinta dari si dia ,dari para Readers pun jadi😅💞💕❤️💓💖

__ADS_1


__ADS_2