Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek
23.Perubahan Sikap Alya


__ADS_3

Pagi hari terlihat kini pasutri muda itu tengah makan bersama kedua orang tua Fandy . mereka makan dengan diam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun kecuali dentingan sendok yang saling beradu.setelah selesai makan merekapun berangkat menuju tempat kerja masing-masing .


Tidak terasa hubungan Alya dengan Fandy sudah menginjak 3 bulan ,Alya sudah selesai kuliah dan bekerja sebagai sekretaris suaminya .Tidak ada perubahan pada hubungan mereka semenjak beberapa Minggu saat Fandy mengenang mantan kekasihnya Alya yang saat itu disuruh oleh Fandy mengambil berkas dilaci ruangannya tidak sengaja menemukan bingkai foto seorang wanita yang cukup cantik kemudian Alya pun mengamati foto tersebut


Siapa wanita ini ,kenapa Mas Fandy menyimpan Fotonya ,Apa mungkin Kekasihnya?,Tapi dari yang Mama Wina ceritakan Mas Fandy Enggak punya Pacar selama ini.Batin Alya Bingung.


Alya kemudian mangambil gambarnya lalu dia dengan segera menaruh kembali bingkai tersebut dan mengambil berkas yang diminta oleh sang suami .dengan perasaan campur aduk Alya pun keluar dari ruangan tersebut .


Dari saat itu Sikap Alya dingin terhadap suaminya ,berbicara dan menjawab seperlunya saja , tapi ia tidak pernah absen melayani keperluan sang suami kecuali diatas ranjang .


Kini mereka sedang diperjalanan menuju kantor .tidak ada yang memulai pembicaraan , keduanya sibuk dengan kegiatan masing-masing ,Alya sibuk dengan ponsel nya sedangkan Fandy sedang fokus mengendarai mobilnya.Karena tidak ada yang memulai pembicaraan akhirnya Fandy pun berinisiatif memulai percakapan.


Ekhemm, Fandy berdehem mencairkan suasana ,sontak Alya pun menoleh ,mengernyit heran menatap Fandy yang juga menoleh kearahnya , beberapa detik pandangan mereka terkunci kemudian Alya pun memalingkan wajahnya dan fokus kembali ke ponsel nya .


Melihat tidak ada respon dari sang istri Fandy pun menepikan mobilnya ,Membuat Alya menatap kearahnya .


Fandy heran dengan sikap istrinya beberapa bulan ini ,istrinya menjadi dingin ,irit berbicara dan berinteraksi.


Sayang..Kamu kenapa ?,Kok Sikap kamu berubah akhir-Akhir ini,


Ucapnya menoleh kearah istrinya yang kini menatapnya bingung .


Aku Gakpapa Mas ,Kenapa Memangnya?? . Balas Alya balik bertanya.


Kamu jadi dingin banget sama Mas ,Apa Mas punya salah sama kamu?? ,Kalau emang ada Mas minta maaf ,mas enggak bisa kamu diemin terus gini ,kamu cuekin .kalau emang ada kamu bilang sayang???


Ucap Fandy frustasi sembari menatap intens kedua bola mata indah sang istri .


Alya yang melihat suaminya terlihat frustasi kemudian menghela napas sejenak lalu berucap .


Aku mau nanya sesuatu sama Mas ,tapi mas harus jawab jujur!!...


Iya Sayang ,Kamu mau nanya Apa??. Jawab Fandy


Apa Mas pernah punya Pacar??. Tanya Alya


Mendengar pertanyaan istrinya Fandy menelan salivanya ,kenapa tiba-tiba istrinya bertanya demikian ,batinnya.


Kalau Mas jujur kamu jangan marah ya sayang , jawabnya masih mengucapkan kata sayang terhadap istrinya meski beberapa bulan ini sikap Alya berubah terhadap nya. Alya pun mengangguk mengiyakan.


Mas pernah punya pacar sebelum menikah sama kamu ,Namanya Mira ,Mas masih sangat mencintainya sampai saat ini ,tapi dia telah pergi ,ia lebih memilih impiannya dan pergi keluar negeri dari pada bersama Mas .


Mas sudah berusaha untuk melupakan dia tapi sangat sulit,tidak sebentar kami menjalani hubungan Alya nyatanya sangat sulit untuk melupakan dia


Ucapnya lesu setelah bercerita pada sang istrinya.

__ADS_1


Alya yang mendengar itupun hatinya terasa sakit mendengar pernyataan sang suami ,ternyata benar yang diucapkan Vani sahabat nya ,bahwa semua yang dikatakan oleh Fandy itu cuma sekedar pengungkapan tanpa didasari adanya perasaan di dalamnya . mana mungkin baru saja menikah sudah ada cinta diantara mereka .


Alya menetralisir perasaannya kemudian berkata .


Jadi cinta yang mas ucapkan beberapa bulan lalu itu disebut apa Mas ?? ,atau hanya pelampiasan mas saja karena tidak bisa melupakan masa lalu mas itu . ucapnya lantang disertai pelupuk matanya yang sudah berair .


Fandy yang mendengar itu pun menggeleng ,tidak ada sedikit pun dihatinya untuk menjadikan sang istri pelampiasan ,tapi ia juga tidak mengerti dengan perasaannya sendiri .


Enggak Sayang ,mas sama sekali gak berpikir menjadikan kamu pelampiasan,Mas gak tau rasa mas ke kamu ini disebut cinta atau enggak tapi yang pasti mas gak suka kamu dekat dengan laki-laki lain ,karena kamu itu istri mas.. ucapnya panjang lebar sembari beranjak ingin memeluk sang istri tapi ditepis olehnya.


Kalau gitu mas renungkan dulu perasaan mas itu ,dan nanti aku mau pulang ke rumah Orangtuaku . Aku pengen sendiri dulu Mas.


Ucapnya lalu menghapus air matanya.


Mendengar ucapan sang istri Fandy pun hanya bisa pasrah .


mungkin istrinya memang butuh menenangkan diri .


Kemudian ia pun kembali melajukan mobilnya menuju kantor .


Sampainya dikantor Alya pun langsung mengambil tangan sang suami untuk ia cium kemudian berlalu begitu saja tanpa menunggu suaminya.


Fandy hanya menghela nafas melihat perubahan istrinya yang mungkin sudah beberapa bulan seperti itu .


Setibanya di ruangan mereka pun terlihat profesional mengerjakan pekerjaan masing-masing .


silahkan masuk ,jawab Fandy tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop didepannya.


Hari ini ada jadwal meeting dengan diamond grup di cafe dekat kantor setelah makan siang nanti pak lalu dilanjutkan rapat kerjasama dengan perusahaan pertambangan .Ucap Alya memberitahukan jadwal kegiatan Atasannya atau suaminya hari ini.


Malam harinya setelah makan malam mereka semua berkumpul diruang tamu sambil berbincang masalah pekerjaan masing-masing.


Fan gimana kerjaan dikantor , masih terkendali kan??? . tanya papa Bayu .


Aman kok Pa . jawab Fandy atas pertanyaan papanya tapi matanya mengarah pada sang istri yang tengah sibuk berbincang dengan Mamanya.


Kamu kenapa kok lihatin istri kamu terus ,papa tau dia cantik Fan gak usah gitu juga kali natap nya , kata Papa Bayu yang heran dengan putranya.


Gakpapa kok pa ,lagi pengen aja hehe. jawab Fandy sekenanya lalu matanya masih fokus melihat istrinya yang asik bercerita pada Mamanya.


Perasaan sama aku udah enggak pernah mau ketawa kaya gitu giliran sama Mama aja kayak orang gila ketawanya.Batin Fandy lesu dengan sikap sang istri berbanding terbalik saat bersama nya.ia tersenyum melihat istrinya dan terus menatapnya tanpa kedip seolah tidak ada hari esok untuk melihat nya .


Pengen cium bibirnya tapi takut digeprek .Kekeh Fandy sendiri dalam batin menatap istrinya


Ma ,,Pa,, ucap Alya tiba-tiba setelah Papa Bayu dan Fandy bergabung bersama mereka disofa ,Fandy duduk disebelah istrinya dan Papa Bayu juga disebelah Mama Wina .

__ADS_1


Kenapa sayang, jawab Mama Wina dan Papa Bayu barengan, mereka sudah menganggap Alya sebagai putri mereka.


Alya Mau izin nginep di rumah Bunda seminggu boleh ???.


tanya Alya dengan perasaan was-was,ia takut tidak diperbolehkan oleh mertuanya.


Boleh sayang tapi suami kamu juga ikut ,jawab Mama Wina sembari menoleh pada Anak semata wayangnya .


Fandy pun langsung mengangguk mengiyakan ,didalam hatinya ia bersorak karena istrinya tidak jadi pergi sendiri ke rumah mertuanya dan ini kesempatan untuknya untuk membujuk istrinya yang kini merajuk manjauhinya setelah beberapa bulan terakhir.


Alya yang mendengar penuturan Mama Wina pun hanya bisa mengangguk pasrah dan menoleh pada suaminya yang kini menebar senyum indah kepadanya .ia pun kemudian berpamitan pada mertuanya untuk tidur duluan .


Ma,,Pa,,. kalau gitu Alya ke kamar duluan ya .Pamit Alya dengan sopan pada keduanya.


Fandy yang melihat istrinya kekamar pun mengikutinya sambil meraih pinggang sang istri didepan Orang tuanya .


Fandy juga duluan ya ma,,Pa,,.ucap Fandy


Semangat ya bikin cucunya buat Mama Sama Papa .


ucap Mama Wina menggoda keduanya sambil tertawa cengengesan


Siap Ma,, .jawab Fandy sedangkan Alya malu , wajahnya memerah mendengar ucapan sang mertua.


Mas Apaan sih , Alya berucap dengan wajah kesal menatap sang suami yang masih memeluk erat pinggangnya.


Mas pengen Al ,kita coba yuk mana tau langsung dapet bayinya


,kata Fandy lalu menggendong istri nya ala bride style setelah sampai di pintu kamar mereka kemudian mengunci pintu dari dalam .


Aku gak mau mas ihhh turunin aku ,Alya berucap sambil memukul dada bidang suaminya .


Aku udah lama nunggu kamu siap loh sayang ,dosa tau nolak suami.


Ucap Fandy sembari meletakkan istrinya perlahan diatas ranjang kemudian menindihnya .Sedangkan Alya menelan Saliva mendengar penuturan suaminya , iapun hanya pasrah ketika sang suami mencium bibirnya .


Toh mereka juga sudah halal jadi sudah sewajarnya ia melayani suaminya.


................................................................................


Hai readers aku balik lagi hehheh


Maaf ya baru bisa update sekarang


Intinya selamat membaca readers,jangan lupa like sama komen ya

__ADS_1


Supaya author semangat up


jangan lupa follow@SakinahPutri❤️


__ADS_2