Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek
IPK BAB XXXVII -Pernikahan Carene -


__ADS_3

Rumah kediaman Darwin di penuhi banyak sekali orang, mulai dari orang tua sampai anak-anak. Mereka kelihatan sangat bahagia, merayakan momen sakral pernikahan putri tunggal sang Milyuner.


Carene tampak sangat cantik dalam balutan gaun putih nya, begitu juga dengan calon suaminya itu. Laki-laki itu kelihatan sangat gagah mengenakan jas hitam miliknya. Keduanya sangat bahagia.


Rachel dan Albert datang bersama. Mereka menaiki mobil sport yang kelihatan sangat mewah. Rachel tampak sangat manis dalam balutan gaun selutut nya begitu pula Albert. Keduanya terlihat sangat serasi.


Darwin menyalami para tamunya itu dengan ramah. Di tengah keramaian itu, pandangan matanya tertuju pada Rachel dan Albert. Ia agak sedikit kaget mendapati wanita itu tidak bersama dengan Ayud, suaminya.


Albert menghampiri Darwin, disusul Rachel. Jeny menatap wanita itu dengan tatapan muak, namun Rachel mengalihkan pandangannya. Memilih untuk tak peduli.


"Selamat ya pak Darwin, atas pernikahan putri anda".


Albert menyalami Darwin dengan hormat dan melemparkan senyuman termanis miliknya.


"Terimakasih sudah datang pak Albert, pemilik Mayora Enterprise. Suatu kehormatan bagi saya anda dapat hadir di sini".


Albert tersenyum dan melambaikan tangan nya kepada Rachel, memberi isyarat agar gadis itu mendekat.


"Perkenalkan pak, ini Rachel pacar saya".


Darwin melihat gadis itu dengan rasa kaget yang sangat ketara. Bagaimana mungkin gadis itu bisa bersama dengan salah satu orang paling berpengaruh di Negara ini, batinnya.


"Wah, selamat ya pak Albert. Anda telah menemukan tambatan hati. Tapi omong-omong bukankah wanita ini sudah bersuami pak?. Ah maaf kalau pertanyaan saya mengganggu anda".


Albert tersenyum, ia menggandeng tangan gadis itu dengan mesra.


"Semua bisa berubah pak, hanya tergantung waktu saja. Dia sekarang bukan istri siapa-siapa lagi, dia pacar saya".


Albert berpamitan dengan hormat kepada sepasang suami istri itu. Sekilas terlihat amarah yang siap meledak di wajah keduanya. Rachel meremas jari-jari nya dengan kikuk. Tatapan Jeny benar-benar terasa ingin membunuhnya.


"Ra, kamu baik-baik saja kan?".


Tanya Albert sesaat setelah mereka duduk.


"Iya Al, aku baik-baik saja. Tapi sedih rasanya kedua orang tuaku seolah sengaja tak mengenal ku. Mereka mengganggap ku orang asing".


Albert menggenggam tangan gadis itu dan meremas nya lembut,


"Sabar ya Ra, kamu pasti akan menemukan kebahagiaan mu tidak lama lagi. Kita disini sedang berjuang mewujudkan nya. Jangan menyerah ya".


Rachel mengangguk. Meski hatinya terasa sangat pedih, namun dia harus tetap kuat. Tak ada yang boleh melihat nya dalam keadaan tidak berdaya.


Sementara itu, beberapa tamu wanita berkerumun menyambut kedatangan Ayud, pemimpin Liam's Group. Laki-laki muda itu tampak sangat gagah dalam busana serba hitam nya.


Ia memegang buket bunga di tangan nya dan berjalan masuk dengan tegap. Pesona nya benar-benar mematikan. Laki-laki itu menghampiri Darwin,

__ADS_1


"Selamat atas pernikahan putri Anda".


Ia memberikan buket bunga yang tadi di pegang nya. Jeny mengambil buket itu dan meletakkannya di samping mereka. Ia menatap laki-laki itu dengan kesal,


"Bagaimana bisa kamu setenang ini?".


Ayud membuka kacamata nya dan menatap Jeny. Ia menyunggingkan senyum mengejek,


"Memangnya aku harus bersikap bagaimana?".


Darwin yang menyadari gelagat tak baik itu akhirnya segera mengambil tindakan. Ia mengulurkan tangan kepada laki-laki itu dan tersenyum.


"Terimakasih anda sudah datang pak, silahkan nikmati makanan yang telah kami sediakan".


Ayud memasang tampang mengejek dan bergumam,


"Wanita b*kas ku saja malah banyak tingkah".


Darwin terkesiap, ingin sekali ia menghajar laki-laki kurang ajar itu. Namun ia segera menahan diri, tak mau membuat keributan di tengah pesta yang meriah ini.


Beberapa saat kemudian, setelah semua tamu berkumpul. Darwin naik ke atas panggung,


"Selamat malam para tamu saya yang terhormat. Saya sangat berterimakasih sekali atas kedatangan anda semua. Disini saya mau mengumumkan beberapa hal".


"Saya dengan sangat bangga mengumumkan bahwa putri saya telah lulus dari Universitas Tohoku dengan nilai yang sangat baik. Saya sangat bangga dengan hasil yang di capai Carene. Dia luar biasa".


Kata-kata Darwin di sambut dengan tepuk tangan yang sangat meriah dari para tamunya. Semua orang merasa bangga dengan sang putri milyuner tersebut. Carene tersenyum penuh kegembiraan.


Darwin melanjutkan kata-katanya,


"Putri saya ini saya nikah kan dengan Natan, seorang dokter muda yang sangat sukses di bidang nya. Semoga kedepannya pernikahan mereka akan membawa dampak positif bagi Negara ini".


Para tamu kembali memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. Pesta kembali di lanjutkan dan semua orang terlihat gembira. Para wartawan tampak sibuk mengambil foto Carene dan suaminya.


Di sudut pojok yang jauh dari pantauan orang-orang, Rachel berdiri mematung. Ia menyesap minuman nya dalam diam. Hatinya terasa sangat pedih, Darwin bahkan sedikitpun tak menceritakan tentang keberadaan nya.


Albert menghampiri gadis itu dan memegang pundaknya,


"Ra, kalau kamu merasa tak nyaman berada di sini kita pulang saja. Saya tak mau kamu bersedih karena ini semua".


Rachel mendesah dan meletakkan gelas yang di pegang nya,


"Aku baik-baik saja Al. Lanjutkan saja acaranya, nanti kalau sudah selesai baru kita pulang. Pergi saja, aku hanya perlu menenangkan diriku sebentar".


Albert mengangguk dan meninggalkan gadis itu. Rachel memijit kepala nya yang terasa agak sakit. Ia segera pergi ke taman belakang untuk mencari angin segar. Bau alkohol di ruangan ini benar-benar membuat nya merasa pusing.

__ADS_1


Setibanya ia disana, gadis itu menangis dengan sangat. Ia ingin meluapkan emosi dan rasa kesal yang mendera hatinya. Begitu kejam nya perlakuan yang harus ia rasakan dari keluarga angkat nya, Darwin dan Jeny.


Sementara itu di dalam, Ayud tampak tak menikmati suasana pesta malam itu. Berkali-kali ia melirik arloji nya, lalu memutuskan untuk pergi menghirup udara malam yang sejuk. Tak jauh dari situ, ia melihat Rachel.


"Selamat malam. Kita ketemu lagi ya sekertaris ku. Apa yang membawa mu kesini?, kau tak menikmati pestanya?".


Rachel terkesiap kaget. Cepat di seka nya air mata yang membasahi pipinya yang merah.


"Ah, selamat malam pak. Mengapa anda bisa datang kesini?. Anda seharusnya menikmati pesta nya kan?".


Ayud mendesah dan menjatuhkan dirinya ke atas kursi. Ia menatap langit malam yang penuh dengan bintang. Wajah tampannya tak terbaca,


"Aku benar-benar merasa kesal, boleh kah aku teriak sekarang?".


Rachel menatap laki-laki itu,


"Ada apa pak?".


"Mengapa kamu bisa pacaran dengan Albert Ra? Aku pikir beberapa hari yang lalu, hubungan kita sudah sedikit membaik?".


Rachel tersenyum masam,


"Maaf pak, ternyata saya menyukai pak Albert. Dan saya baru menyadari itu. Dia menyatakan kepada saya bagaimana perasaan nya, bukan seperti anda".


Ayud tersenyum dan menatap gadis itu,


"Kamu serius dengan dia?".


"Mengapa anda menanyakan hal yang memang sudah sangat jelas?".


Laki-laki itu tertawa,


"Beri aku waktu sedikit lagi Ra untuk memahami bagaimana perasaan ku yang sebenarnya. Tidak ada kata tidak, aku tak menerima penolakan. Ingat, perusahaan Albert masih berdiri, semua karena kemurahan hati ku".


Rachel terdiam, dalam hatinya ia membenarkan apa yang dikatakan oleh laki-laki itu. Namun, ia tak boleh menyerah sekarang. Ia harus bertahan sampai akhir sesuai kesepakatan yang telah ia buat bersama Albert.


Laki-laki itu tertawa, tak peduli apa yang di pikir kan oleh gadis itu. Sesaat kemudian, Ayud mendesah lagi,


"Kamu yakin kalau Carene lulus dengan nilai yang bagus? Benar-benar tak masuk akal. Dia baru kuliah di sana dan mendadak lulus? Permainan orang kaya benar-benar kotor".


Laki-laki itu mendengus kesal dan segera pergi dari tempat itu. Rachel bengong, tak tahu harus bereaksi bagaimana. Langit malam ini tampak sangat indah, dipenuhi bintang-bintang yang sangat terang.


❤️❤️❤️❤️


Hy guys, tolong koreksi ya kalau ada kata-kata yang salah. Author dengan senang hati akan memperbaikinya 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2