
Sampainya di mall tempat yang Alya tuju adalah rak yang berisi cemilan ringan yang sudah tersusun berjejer dihadapannya ,ia sibuk mengambil beberapa cemilan dan Fandy sebagai pendorong troli belanjaan mengikuti Alya .
Setelah selesai belanja cemilan , Alya dan Fandy pun pergi menuju meja kasir untuk membayar belanjaan . Setelah itu mereka langsung menuju mobil yang sudah terparkir disana untuk pulang , Karena tidak terasa kini sudah sore .
Saat dalam perjalanan menuju pulang keduanya hanya diam .Karena tidak ada yang memulai pembicaraan, Alya pun berinisiatif membuka percakapan.
"Mas ". Panggil Alya seraya menoleh ke arah Fandy yang sedang pokus menyetir .
"Hem ".Jawab Fandy masih pokus menatap jalanan.
"Mas Fandy !!".Panggil Alya lagi ,ia tidak puas dengan jawaban Fandy .
"Apa sih Alya ,Kamu ngak lihat Mas lagi nyetir ini!!".Jawab Fandy sekilas menoleh ke arah Alya kemudian kembali menatap jalanan .
Alya tidak mengindahkan ucapan Fandy yang sedang menyetir kemudian berucap.
"Mas kenapa dari tadi saat dipantai diam Mulu di Mall juga tadi ,Aku jadi heran ".Kata Alya panjang lebar ia heran sedari sejak mereka saat dipantai tidak ada satupun kata yang keluar dari mulut Fandy ,Hanya anggukan atau pun gelengan kepala yang ia lakukan saat Alya hendak meminta pendapat Fandy .
"Ngak kenapa-napa , Mas hanya sedang letih karena mengikuti mu berbelanja tadi".Kata Fandy datar , Ia enggan mengatakan Alasan kenapa dia tiba-tiba diam , yang tak lain adalah Karena dirinya cemburu dan tidak suka cara Tara menyapa dan berbicara pada istrinya .Meskipun ia tau Tara hanya sebatas teman Alya ,Tapi menurut Fandy Tara terlihat mempunyai rasa suka terhadap istrinya .
"Oh".Kata Alya berohria.Dan kembali hening sampai kini mereka sudah sampai di gerbang rumah Fandy .Setelah memarkirkan mobilnya ,Fandy dan Alya bergegas menuju kamar mereka yang terletak di lantai 2 . Tapi saat sedang berjalan menaiki tangga Fandy dan Alya berhenti karena mendengar suara Mama Wina memanggil mereka .
"Alya , Fandy ,Kalian dari mana ??".Tanya Mama Wina menghampiri mereka. ,Alya dan Fandy pun lantas turun dari tangga mendengar pertanyaan Mama Wina.
"Kita tadi dari Pantai Ma ,Terus Alya mampir sebentar ke Mall untuk membeli cemilan".Ucap Fandy panjang lebar .
"Oh gitu ya" , Yaudah kalian istirahat sana , nanti makan malam kalian turun yah!".Suruh Mama Wina yang diangguki oleh pasutri muda itu .
Setelah itu mereka langsung menuju kamar mereka ,sampainya disana mereka langsung bergantian membersihkan diri lalu sholat Ashar bersama-sama seperti sebelumnya .Setelah selesai sholat .Sembari menunggu adzan magrib mereka kini sedang menonton Drakor(Drama Korea) di sofa yang ada dikamar mereka .
Terlihat Alya kini sudah berada dalam dekapan sang suami yang tangan Fandy meraih pinggang Alya ,seperti sebelum-sebelumnya. Bagitulah mereka ,Harmonis dalam hal kenyamanan meski belum ada satupun dari mereka yang menyatakan perasaan cinta masing-masing.Saat sedang asik menonton Drakor Alya tiba-tiba berucap sesuatu yang sedari tadi mengganjal di hatinya .
"Mas ,Aku mau nanya sesuatu boleh??".Tanya Alya seraya menengadah dan mengangkat kepalanya yang sedari tadi menempel di bahu sang suami .
__ADS_1
"Mau nanya apa , cepetan , tuh drakor seru banget ".Jawab Fandy tanpa memalingkan wajahnya dari layar terang dihadapannya .
"Ihh ,sejak kapan Mas suka nonton drakor ,ikut -ikutan aja".Kata Alya kesal merasa diacuhkan Fandy .sedangkan Fandy hanya nyengir menanggapi ucapan Alya .
"Yah ,sejak istri ku ini suka menonton drakor dikamar ini ".Kata Fandy seraya mempererat dekapannya pada Alya dan menatap lekat manik mata Alya .Sedangkan yang ditatap langsung memalingkan wajahnya ke arah lain ,karena wajahnya sudah terasa hangat yang menampakkan semburan merah di pipinya.
"Yaudah ,tadi mau nanya apa ??".Tanya Fandy yang kini sudah dalam mode serius .Alya langsung duduk tegak menghadap sang suami setelah wajahnya kembali ke warna awal yaitu putih .
"Mas sebelumnya udah punya pacar ??".Tanya Alya .
"Iya , Emang kenapa ,kok tiba-tiba nanya itu ".Kata Fandy .
"Mau tau aja ,emang ngak boleh ya Mas??".Kata Alya
"Boleh ".Kata Fandy singkat ,padat dan jelas .
"Terus ,sekarang Mas masih pacaran sama pacar Mas itu ??".Tanya Alya dengan polosnya ,yang mendapat hadiah sentilan di kening oleh Fandy .
"Auwh ,sakit Mas ".Kata Aly seraya mengelus kening nya yang sudah memerah .
"Ya mana tau Mas lebih sayang pacar Mas daripada keluarga Mas ".Kata Alya lagi.Dan lagi mendapat sentilan dikening yang sudah memerah tadi oleh Fandy .
"Mas ihh ,Sakit tau ,Ngak ada perasaan banget ".Kata Alya hendak berdiri ,tapi tangannya lebih dulu ditarik oleh Fandy ,dan jadilah Alya kembali duduk disebelah Fandy .ia pun kembali melingkarkan tangannya di pinggang Alya .
"Abis ,kamu bodohnya kelewatan ".Kata Fandy tertawa pelan .
"Walaupun Mas sayang sama dia ,Tapi Mas lebih sayang sama keluarga Mas ".Terang Fandy ke Alya .
"Ohh" .Kata Alya berohria .
"Terus Mas pacaran sama dia berapa lama ,Namanya siapa ?".Tanya Alya beruntun .
"Apa Mas harus jawab semua pertanyaan kamu ".Kata Fandy mengernyit heran .
__ADS_1
"Mas ngak mau jawab juga ngak apa-apa".Kata Alya lalu memalingkan wajahnya ke arah tv .
"Iya iya ,Mas jawab ini ".Kata Fandy yang menyadari raut wajah Alya yang kesal .
"Cepetan ".Kata Alya .
"Mas pacaran sama dia kurang lebih satu tahun lamanya ,sebelum mas menikah sama kamu Mas udah mutusin dia karena perjodohan ini .Dan Mama sama Papa Ngak pernah tau kalo Mas pernah Pacaran".Kata Fandy panjang kali lebar .
"Terus ,dia bilang Apa ".Tanya Alya .
"Ya ,dia ngak mau katanya putus sama Mas,tapi karena desakan dari orangtuanya untuk pergi mengurus perusahaan keluarganya diluar negeri makanya dia mau putus sama Mas ".Kata Fandy .
"Hem,Jadi aku sekarang seperti benalu dalam hubungan Mas sama dia Ya".Kata Alya menundukkan kepalanya .
"Enggak lah ,mungkin seperti inilah takdir Mas sama dia ".Kata Fandy .
"Kalo gitu Sekarang Mau ngak memulai semua dari awal sama Mas , dan bantu Mas buat lupain dia".Kata Fandy lagi seraya menggenggam erat jari jemari Alya .dan menatap manik mata Alya .
"Iya Mas ,Aku Mau ".Kata Alya melemparkan senyum terindahnya pada Fandy .
Setelah percakapan panjang itu terdengar suara adzan magrib ,mereka pun langsung sholat magrib bersama .
............................................................................
Jangan lupa tinggalkan jejak Readers,
othor minta maaf karena jarang update ,
Tapi othor janji insha Allah kalau udah selesai masalah ujiannya ,Othor bakal up sesering mungkin .
Jadi jangan lupa like yah readers ,terus ikuti cerita gadungan othor ini .
Semoga sehat selalu semuanyaβ€οΈπβ€οΈππππππππππππππππππ
__ADS_1
Selamat Membaca .