Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek
12.Jadi Sekretaris Pribadi


__ADS_3

Sedangkan Fandy masih sibuk dengan kerjaan nya,setelah beberapa menit ia pun masuk kedalam kamarnya,ketika membuka pintu kamar seketika ia kaget melihat Alya yang sedang tidur pulas di ranjang tempat tidur king size nya dengan Black card yang masih digenggam olehnya.Fandy pun menghampiri Alya ,memandang wajah Alya yang sangat sempurna menurutnya apalagi saat sedang tidur.


"Dia terlihat lebih cantik saat sedang tidur" kata Fandy tak sadar dengan ucapannya.Sedangkan Alya sebenarnya sudah bangun sejak Fandy masuk ke dalam kamar .tapi ia enggan bangun karna tiba- tiba Fandy mendekat kearahnya.dan lebih memilih pura-pura tertidur.Alya pun tersenyum senang dalam hatinya atas perkataan Fandy.


"Dasar bodoh!! dia baru menyadari kalau aku memang cantik".kata Alya dalam hatinya.


Fandy pun bergegas ke kamar mandi membersihkan diri.setelah selesai dengan ritual mandinya ,Fandy pun berjalan menuju sofa dan berbaring sambari menutup mata sejenak ,karena lelah sudah menghampiri nya. tak berapa lama Fandy pun sudah tertidur.


Alya masih sangat senang atas perkataan Fandy.diapun bergegas mandi ,setelah selesai mandi dia pun kembali melanjutkan tidur nya tadi.


Selang Beberapa jam ,Kini matahari sudah mulai tenggelam menandakan akan ada Sanga Malam yang menggantikan Matahari.


Kini Pasutri baru itu tengah makan malam bersama dengan Orangtua sekaligus mertua . setelah melaksanakan sholat magrib berjamaah.mereka makan dengan lahap tanpa ada suara sedikit pun karena memang begitu peraturan yang telah ditetapkan .


Setelah selesai makan malam mereka pun berkumpul di ruang tamu .


"Fandy ! ,Besok kita akan ada meeting penting dengan klien dari Perusahaan Tara Group .Papa gak bisa ikut karna Papa juga ada meeting penting dengan klien dari Singapura.Papa percayakan sama kamu" .


ucap Papa Bayu memulai pembicaraan.


"Iya Pah ..Fandy bakal hadir di meeting penting itu".Jawab Fandy.


"Ekhem" .deheman seseorang yang tak lain adalah Mama Wina.


"Kita nggak dianggap ada sayang!!".Ucap Mama Wina pada Alya .


"Iya Kayak nya Mah!! mending kita ke kamar Mah terus Bobo" .Jawab Alya yang sudah mulai Akrab dengan Mama Wina beberapa jam yang lalu saat memasak makan malam.


"Eh jangan dong ! baru ngumpul gini udah pada mau bobo.lagian kalian ngak bakal ngerti sama yang kami bicarakan . Iya Ngak Fan.."?.kata Papa Bayu pada Fandy.

__ADS_1


"Iya Pah,,Mama sih main nimbrung aja" .kata Fandy menatap Mama Wina.


"Ya kali Wanita Cantik ini bisa ngerti . Iya kan Sayang".Kata Mama Wina pada Alya mencari pembelaan


"Iya Mah ,Alya ngerti kok ,kan Alya kuliah jurusan manajemen".jawab Alya .


"Yang Bener Nak ?".Tanya Papa Bayu pada Alya.


"Iya Pah" .jawab Alya seadanya.


"Kalau gitu Papa akan buat kamu jadi sekretaris Pribadinya Fandy nanti kalau kamu sudah selesai Kuliah".kata Papa Bayu dengan semangat.yang dapat anggukan kepala dari Alya.


"Tapi Pah..Fandy kan Udah punya sekretaris" .Bantah Fandy dengan wajah memelasnya.


"Ya bedalah Fan ,Itu kan cowok ini kan cewek .istri kamu juga ,kan nggak masalah".


Kata Papa Bayu .sedangkan Fandy hanya diam ,memutar bola matanya jengah.


"Gimana apanya Mah??".tanya Fandy balik kepada Mama Wina.


"Ituloh!! bikin cucu Mama" ..Kata Mama Wina.Sedangkan Wajah Alya sudah merah merona .


"Mah....".desah Alya pada sang Mama karena menahan malu.sedangkan yang Mama Wina hanya nyengir.


"Mama Apaan sih !!.Fandy belum kepikiran kesitu".Jawab Fandy.


"Iya , Mama aneh banget ,orang mereka lagi menikmati jadi pengantin baru" .jawab Papa Bayu.sedangkan Mama Wina langsung terbahak-bahak melihat ekspresi mereka .


"Ya Kali Fandy langsung ngebut punya anak . Ya ngak Fan??".kata Mama Wina kemudian melangkah menuju kamarnya sambil tertawa terbahak-bahak setelah menggoda Anak dan Menantunya.

__ADS_1


"Mama!!!" . seru mereka Bertiga.kemudian beranjak ke kamar masing-masing.


Kini Fandy telah duluan masuk kamar dan berbaring disana .sambil memainkan ponselnya.sedangkan Alya baru saja masuk ke dalam kamar mereka karena tadi Alya pergi ke dapur mengambil air minum dan memakan beberapa buah disana.suatu kebiasaan Alya yang tak pernah berubah sejak ia kecil.


"Mas ..,".kata Alya.


"Hmm".jawab Fandy tanpa menoleh.


"Mas tidur di sofa ya malam ini .besok aku bakal beli tempat tidur satu lagi.biar kita pisah tidurnya".kata Alya .


"Enak aja .ngak mau ,ini tempat tidur aku .aku ngak mau tidur di sofa".jawab Fandy membantah.


"Tapi Mas...."kata Alya tapi belum selesai bicara Fandy sudah memotongnya.


"Ngak ada Tapi-tapian.Kalau enggak Kamu aja yang tidur disofa". kata Fandy lalu menaruh ponselnya di nakas .kemudian tidur membelakangi Alya.


Alya pun hanya bisa menarik napas berat .ia hanya menurut saja,lalu ia pun berbaring disebelah Fandy dan membelakanginya .


Pukul 05.30 .Alya sudah bangun dan bergegas Mandi dan sholat subuh.kemudian menghampiri Fandy yang masih tertidur pulas.


"Mas.. Bangun sholat subuh" .Kata Alya seraya menggoyangkan tubuh Fandy agar terbangun.Fandy pun mengerjap matanya,lalu berjalan menuju kamar mandi untuk mandi dan berwudhu.dan kemudian memakai baju kokoh yang sudah disiapkan oleh Alya. Fandy pun langsung sholat subuh.setelah selesai sholat Fandy berjalan menuju ruang kerja .


Sedangkan Alya sudah berada di dapur bersama para bibi untuk membantu memasak sarapan .sebenarnya Alya juga sangat pandai memasak jadi kalau urusan dapur tidak terlalu rumit bagi Alya.Beberapa menit kemudian sarapan sudah siap ditata oleh Alya di meja makan.


Alya pun bergegas menuju kamarnya memanggil sang suami untuk sarapan.


.................................................................................


Jangan lupa like atau love in.

__ADS_1


Masih butuh cinta kalian para Readers buat ngelupain si dia .😂❤️💕💞💓


Selamat membaca.


__ADS_2