Istri Tengil Mas Baron

Istri Tengil Mas Baron
Bertindak Cepat


__ADS_3

"Jadi anda lurah di sini? Dan mereka adalah warga anda?"


Pria berkemeja batik awan mendung itu terlihat mengangguk, raut wajahnya begitu gusar saat melihat dia orang pria muda yang merupakan warganya tengah menunduk dalam keadaan tidak baik.


Malu! Dirinya benar benar sangat malu dengan kelakuan kedua warganya tersebut setelah mengetahui penyebab dia di panggil ke kediaman Baron tengah malam seperti ini.


"Apa yang akan anda lakukan pada mereka, Pak Lurah? Kalau Pak Lurah tidak bisa memberikan sanksi tegas, biar saya yang akan memberikannya, termasuk dengan orang yang bernama Anggoro itu. Saya akan mencarinya sampai dapat, dimana pun dia berada! Kurang ajar sekali berani melukai anak dan menantu saya!"


Davyn begitu menggebu, dia tidak terlihat main main saat ini. Wajahnya begitu dingin dan serius, ini sudah keterlaluan menurutnya. Beraninya orang itu membayar kedua pria brengsek yang hampir saja melecehkannya.


Davyn mendengus dingin, dia bergidik ngeri kala mengingat bagaimana tangan jahanam milik mereka menyentuh tubuh sucinya. Walaupun hanya sebentar dan bukan area terlarang, tapi tetap saja rasanya menggelikan.


"Biar saya yang akan memberi hukuman pada keduanya. Maaf atas ketidaknyamannya Pak Davyn. Saya mewakili segenap warga juga minta maaf karena sudah tidak percaya dengan Baron dan Delila waktu itu, kalau mereka berdua sudah menikah."


Terlihat sekali raut penyesalan di wajah Pak Lurah, begitu juga dengan beberapa warga yang hadir. Mereka sekarang tahu dan percaya kalau sepasang anak manusia itu sudah halal.

__ADS_1


"Saya mengerti, tidak apa apa dan saya menyerahkan mereka pada Pak Lurah. Tapi mungkin besok saya akan membawa mereka pulang ke Jakarta, maaf kalau selama ini mereka berdua sedikit menyusahkan anda Pak Lurah dan warga." Davyn masih berpikir waras. Dia tidak sementara merta menyalahkan Pak Lurah dan warga soal Baron dan Delila, yang mencurigai mereka sebagai pasang kumpul kebo.


Ini juga salahnya karena tidak langsung menikahkan mereka secara negara. Tolong ingatkan dia saat sampai di Jakarta nanti untuk menikahkan keduanya di KUA terdekat.


"Sama sama Pak Davyn,"


Keduanya saling berjabat tangan, menandakan kalau masalah kesalahpahaman kumpul kebo sudah berakhir damai. Dan sekarang tinggal masalah Anggoro, tentu saja Davyn tidak akan tinggal diam. Dia akan mencari siapa manusia laknat itu, dan ada hubungan apa dengan Baron.





"Papa mau kalian menikah secara negara saat sampai di Jakarta nanti. Enggak ada bantahan! Dan kamu harus menjelaskan apa alasan kamu datang ke kampung itu. Papa yakin bukan hanya mau berziarah saja kan, tapi ada hal lain juga?" tebak Davyn.

__ADS_1


Pria setengah baya itu menatap menantunya lewat kaca spion dalam mobil. Davyn melihat Baron mengangguk, dia tidak bersuara sedikit pun, mau mengelak juga percuma, Ayah mertuanya pasti tidak akan percaya dan mencari tahu apa yang sudah terjadi.


Cukup lama dan memakan waktu serta tenaga hingga akhirnya mereka sampai di kediaman Davyn Prayoga. Delila yang masih tertidur pulas terpaksa harus Baron gendong hingga ke kamar, sementara Davyn terlihat mengotak atik ponselnya untuk menghubungi seseorang.


"Cari orang yang bernama Anggoro, katanya dia punya perusahaan plastik di kota Bandung. Pokoknya bawa dia ke hadapan saya hidup hidup!"


Samar samar Baron dapat mendengar pembicaraan Ayah mertuanya dengan seseorang sebelum mereka sampai di depan pintu utama rumah. Baron menghela napas kasar, sebenarnya dirinya ingin menyelesaikan masalah ini sendiri tanpa harus melibatkan siapa pun apa lagi keluarga istrinya. Tapi ternyata sebelum dirinya bergerak, Davyn sudah beberapa langkah di depannya.


"Bawa Delila kekamar, setelah itu temuin Papa di ruang kerja!"


Tanpa menoleh Davyn mendahului anak serta menantunya. Dia masih sibuk mengotak atik ponselnya sembari berjalan menuju arah kamarnya. Sekarang masih cukup sore saat mereka sampai di rumah, jadi para penghuninya masih banyak yang terjaga termasuk Kirana yang saat ini tengah berada di kamarnya, dia belum tahu kalau Davyn suaminya sudah kembali.


Sementara Baron membawa Delila menuju kamarnya. Mungkin malam ini dia akan menginap di kediaman mertuanya, entah kalau besok Baron tidak tahu. Mungkin setelah dia menikah secara resmi dengan Delila nanti, Baron akan membawa Delila ke rumah yang sudah dia beli beberapa tahun yang lalu, hasil dari kerja kerasnya sebagai montir. Rumah yang dulu akan dia berikan pada mantan calon istri nya yang sudah berkhianat, tanpa ada satu orang pun yang tahu termasuk Renata.


__ADS_1


UHUUUIII OTW JADI NYONYA GUNADI SECARA RESMI❤❤🙈🙈🙈


__ADS_2