ISTRI TENGIL TUAN AGAM (Musuh jadi Menantu)

ISTRI TENGIL TUAN AGAM (Musuh jadi Menantu)
Bab 31


__ADS_3

Hari ini marsha pun tidak pergi bekerja, ia malah sengaja mendatangi kantor Daniel dalam keadaan yang masih acak-acakan, mungkin anak beruang itu ingin mengadu karena sudah diserang oleh titisan teh celup dan titisan ulat sutra.


Brakkk....


Marsha langsung masuk ke ruangan Daniel tanpa mengetuk pintu dulu. Daniel yang melihat kedatangan Marsha tiba-tiba merasa terkejut. Belum lagi keadaannya yang sangat kacau, karena ada beberapa luka di wajahnya dan juga pakaiannya yang acak-acakan. Karena Marsha tidak mau repot-repot untuk memperbaiki keadaannya, karena ia ingin terlihat lemah oleh Daniel.


"Marsha kau kenapa ?" Tanya Daniel dan menghampiri Marsha, anak beruang cengeng itu langsung memeluk Daniel dan menangis dipelukan Daniel.


"Daniel hikss......"


"Kau kenapa ? Kataka padaku, apa yang terjadi ?" Tanya Daniel khawatir.


"Ini perbuatan Alyra, aku tidak tahu kenapa dia menyerangku secara brutal seperti ini " ucapnya sambil menangis dipelukan Daniel.


"Apa....!!!" Daniel terkejut bukan main saat mendengar nama Alyra yang disebut, bagaimana gadis polos itu bisa berbuat kasar seperti ini.


"Aku akan membuat Daniel membencimu Alyra ...." gumam Marsha dalam hati dan tersenyum jahat.


"Alyra...."


*


*

__ADS_1


*


Agam merasa sangat bahagia karena pada akhirnya ia bisa merasakan apa itu menjebol gawang, dan sepertinya ia akan ketagihan. Setelah ritual aye-aye itu terjadi, Agam benar-benar tidak bisa memejamkan matanya. Bibirnya pun terus melengkung tersenyum karena merasa sangat bahagia . Demam dan sakit kepalanya seolah menghilang begitu saja . Pelepasan yang ia lakukan seolah mengeluarkan segala beban yang mengganggunya akhir - akhir ini.


Di sampingnya Alyra masih tertidur dengan lelap, gadis kecil itu sepertinya sangat kelelahan karena sudah di ajak main oleh Agam. Melihat Alyra Agam tersenyum lagi, sepertinya untuk hari ini Agam terlihat sangat bodoh. Andai sekarang ia melihat cermin untuk melihat pantulan wajahnya, sudah dipastikan ia tidak akan mau bercermin untuk beberapa hari ke depan. Karena kini wajah Agam penuh dengan senyum bodoh, yang dari tadi ia lakukan setelah selesai menjebol gawang Alyra.


Alyra mulai menggerakkan tubuhnya, rupanya gadis Goblin ini mulai bangun. Agam pura-pura memasang wajah sok keren lagi , ia tidak mau jika ketampanannya terlihat luntur di mata Alyra. Karena jika itu sampai terjadi Agam takut jika lira tidak mau main lagi dengannya. Karena permainan Agam bukanlah permainan sembarangan, karena Agam akan bermain kuda-kudaan spesial dengan Alyra.


Agam mendengar Alyra merintih, melihat itu Agam menjadi tidak tega. "Shinbi.... apa itu masih sakit ?" Tanya Agam.


"Tentu saja.... gagang sapu milikmu itu sangat nakal, sudah tahu aku sakit tapi masih saja suka menyeruduk " jawab Alyra.


"Dia tidak nakal, tapi katanya dia suka sekali bermain denganmu...." ucap Agam santai.


"Maaf...." ucap Agam merasa tidak enak sudah membuat Goblin rasa teh manis ini kesakitan..


"Tidak apa-apa, mungkin nanti jika sudah terbiasa tidak akan merasa sakit lagi" jawaban yang membuat Agam sangat semangat, terbiasa katanya itu artinya ia dan Alyra akan sering melakukannya." Yesss......" Agam bersorak dalam hati merasa senang bukan main, karena ternyata Alyra juga merasa ketagihan pikirnya.


Alyra terlihat kesusahan saat bangun dan menggerakkan tubuhnya. " Kau mau kemana ?" Tanya Agam.


"Aku mau ke kamar mandi, aku ingin mandi dah berendam air hangat. Tubuhku pegal semua" jawab Alyra, Agam pun langsung bangun dan menggendong Alyra ala bridal dan membawanya ke kamar mandi, dan ternyata Agam masih belum menggunakan apa pun sedari tadi hingga tidak sengaja Alyra melihat pisang gantung milik Agam yang sedang tidur tampan karena kelelahan.


"Aarkkhh....Kak Agam apa kau tidak malu tidak memakai celan*...?" Alyra terkejut, karena ia belum terbiasa melihat pisang gantung itu.

__ADS_1


"Kenapa kau terkejut bukankah kau sudah melihatnya tadi" jawab Agam sambil menggendong Alyra.


"Aku masih belum terbiasa jadi aku merasa kaget saat melihatnya, jangan memperlihatkannya dengan sembarangan lagi aku kaget tahu....!" ucap Alyra.


"Justru aku akan sering memperlihatkannya padamu, agar kau menjadi terbiasa bukankah begitu lebih baik. Karena aku juga ingin melakukan hal yang sama padamu. Aku akan sering melihatnya agar aku juga terbiasa dengan semua yang ada pada dirimu" jawab Agam tidak tahu malu. Alyra hanya mencebikkan bibirnya mendengar ucapan suaminya yang menurutnya sangat aneh. Itu lebih terdengar seperti modus bagi Alyra.


"Ternyata Es Batu ini mata keranjang juga .." gumam Alyra dalam hati.


Agam pun menyiapkan air hangat untuk Alyra dan juga memasukan aroma terapi agar terasa lebih nyaman saat berada di sana. Setelah selesai Agam pun memasukan Alyra masuk ke dalam bath up, terasa sangat nyaman sekali saat Alyra merasakan air hangat itu menyentuh kulitnya. Ia berendam sambil memejamkan matanya, namun Aira dibuat kaget lagi karena ada yang menyentuh buah mangganya.


"Oh tidak, ternyata Agam juga masuk ke dalam sana, Aira menghela nafas kasar karena tangan Agam tidak mau diam dan terus bermain di sana sambil memeluk Alyra dari belakang.


"Kak ...." ucap Alyra


"Diamlah aku sedang memijatmu, agar kau merasa nyaman" jawab Agam.


"Memijat apa....memijat kepalamu !!!" kesal Alyra, niatnya ingin bersantai namun Agam malah mengganggunya.


*


*


*

__ADS_1


Isshh kan babang Agam nackal 😆😆😆 likenya dooonnggg 💃💃


__ADS_2