ISTRI TENGIL TUAN AGAM (Musuh jadi Menantu)

ISTRI TENGIL TUAN AGAM (Musuh jadi Menantu)
Bab 48


__ADS_3

Alana tetap memaksa ingin menikah dengan Daniel, dan semua orang beranggapan jika Daniel telah melakukan sesuatu pada Alana. Hingga mau tidak mau Akhirnya Daniel pun setuju menikah dan mempertanggung jawabkan semuanya. Entah apa sebenarnya yang harus Daniel pertanggung jawabkan. Karena ia merasa tidak menyentuh Alana selain melihat mangga ranumnya yang membuat Daniel ingin menggigitnya ehh.


Acara pernikahan dilangsungkan secara agama dulu dan selanjutnya Alan yang akan mengurusnya. Alan dan Keysa merasa dejavu dengan semua ini. Belum lama ini putra sulung mereka yang menikah karena tidur bersama dengan anak teh celup dan sekarang anak bungsu mereka yang harus dinikahkan secara terpaksa karena sudah menghabiskan waktu dengan pria yang berstatus mantan sahabat anaknya.


"Jadi Alana mulai sekarang kau sudah menjadi istri Daniel, jadilah istri yang baik jangan nakal dan jangan membuat ulah" ucap Alan karena saat ini mereka sedang berkumpul di ruang tamu apartement Daniel.


"Iya Dad, " jawabnya dengan lesu dan tidak bersemangat, sungguh Alana merasa hidupnya berubah jungkir balik. Bagaimana tidak, jika hanya dalam semalam statusnya berubah menjadi seorang istri dari beruang yang selalu ia aniaya. Sudah pasti beruang kebun ini akan balas dendam padanya.


"Dan kau Daniel, aku menyerahkan tanggung jawab putriku padamu, aku tahu kau tidak mencintainya tapi aku mohon jangan sakiti putriku. Jika suatu saat nanti kau memang benar-benar tidak menginginkannya, maka kembalikanlah lagi putriku secara baik-baik. Aku membesarkannya dengan penuh kasih sayang, jadi berharap kau jangan pernah menyakitinya" ucap Alan. Mendengar Alan berkata seperti itu, Daniel seolah merasa diberi tanggung jawab baru yaitu menjaga anak perempuan milik seorang ayah yang sangat mencintainya.


' Apakah aku bisa menjaga ulat nakal ini, 'batin Daniel, ia menghela napas kasar.


"Jangan pernah sakiti adik-ku, atau kau akan mendapatkan akibatnya!" Tegas Agam sambil menatap tajam pada Daniel.


"Baiklah, Kakak...." ucap Daniel dengan nada mengejek.


"Jangan memanggilku dengan Kakak, aku tidak punya adik setua dirimu " jawab Agam, jika saja tidak ada Alan dan juga Keysa, Daniel ingin sekali menyumpal mulut kakak iparnya itu dengan pot bunga yang ada disampingnya dan Daniel akan pastikan kakak iparnya itu akan menelan semuanya.


"Baiklah, kami permisi dulu " ucap Alan dengan sangat sedih, begitu pun dengan Keysa yang menangis karena harus meninggalkan putrinya bersama dengan pria yang kini sudah menjadi suaminya.


"Mom, Dad Kakak, " Alana merasa sangat sedih hingga ia pun menangis dan memeluk mereka bertiga satu per satu.

__ADS_1


"Apa aku boleh pulang kesana setiap hari ?" Tanya Alana


"Tentu saja sayang, hanya kau tidak boleh menginap " jawab Alan.


"Jaga dirimu baik-baik sayang, dan kau Daniel berani sedikit saja kau membuat putriku lecet aku sendiri yang akan membalas mu" ketus Keysa. Daniel menganggukan kepalanya dan menghela napas kasar.


' Sekarang aku tahu Kenapa ulat piranha ini sangat galak, ternyata memang sudah keturunan sang Mommy ' gumam Daniel dalam hati.


"Jaga adik-ku, dan jangan menyakitinya " ucap Agam.


"Tenang saja, aku bukan dirimu " ejek Daniel yang tahu awal mula pernikahannya dengan Alyra yang akan menyakiti hati Alyra.


"Kau...!!!" Tunjuk Agam yang geram pada Daniel


"Agam sudahlah, ".Alan menghentikan putranya itu.


Mereka semua pun kini pulang dan pergi meninggalkan Alana berdua dengan Daniel, jantung Alana mulai berdegup kencang karena kini ia hanya tinggal berdua dengan Daniel.


' Habislah kini kau Alana, ' batinnya menjerit.


"Ada yang ingin kau katakan padaku ?" Tanya Daniel menatap gadis kecil yang tampak ketakutan itu.

__ADS_1


"Kenapa gadis nakal ini terlihat seperti kucing imut biasanya dia selalu memasang wajah singa padaku" gumamnya.


"A-aku, memangnya aku mau mengatakan apa padamu." Alana memberanikan dirinya pada Daniel.


"Kenapa kau ingin menikahi ku ? Bukankah kau sangat membenciku ?" Tanya Daniel,di tanya seperti itu tentu saja Alana ingin sekali mengatakan jika ia sangat membencinya. Membencinya dari atas sampai bawah, dan dari luar sampai dalam. Tapi ia tahan karena ia tidak mau menjadi istri dan janda dalam satu hari.


"Tidak juga, setelah aku pikir-pikir ternyata kau itu tampan juga dan kau juga sangat seksiiiihhh " ucap Alana dengan nada menggoda Daniel. Namun bukannya Daniel tergoda ia malah ingin menjitak gadis nakal di hadapannya ini.


"Astaga, baiklah jika kau belum ingin mengatakan yang sebenarnya tidak masalah untuk-ku. Anggap saja aku mendapat bonus seorang istri karena sudah menolong seseorang . Dan sebagai suami yang baik mulai sekarang aku akan mendidikmu menjadi istri yang baik dan juga penurut" ucap Daniel.


"Oh ya ampun, mimpi buruk akan dimulai " gumam Alana.


*


*


*


Mulai sekarang Alana harus belajar jadi anak baik, babang Daniel jangan galak-galak ya 😌 kasihan ulat nakal ya entar nangis ngadu sama ulat sutra bisa berabe 🙄


Hari senin waktunya vote nihh 💃💃💃

__ADS_1


__ADS_2