
Sejak kejadian saat itu hubungan Marsha dengan Agam maupun Daniel menjadi renggang, ingin sekali Marsha menyapa Agam atau pun Daniel seperti dulu. Dulu saat sebelum tidur ponselnya selalu di penuhi chat dari Daniel dan juga Agam. Ia selalu merasa menjadi perempuan yang paling bahagia, tapi sekarang ia kehilangan kedua pria itu. Kedua pria yang sangat berarti dalam hidupnya.
Marsha ingin sekali menghubungi Agam, tapi Marsha yakin jika Agam tidak akan mau membalas pesannya. Maka dari itu ia ingin menghubungi Daniel saja. Ia ingin memperbaiki hubungannya dengan Daniel, semoga saja hubungannya bisa seperti dulu lagi.
Marsha pun mulai mengambil ponselnya dan mulai mencari nama Daniel di sana. Setelah ketemu terlihatlah foto profil Daniel yang terlihat sangat tampan. Ia kemudian menekan icon berwarna hijau untuk menghubungi Daniel. Tak lama panggilan pun tersambung.
Tuttt
Tutt
Tuutt
Daniel sedang berada di kamar mandi saat ponselnya berbunyi, dan kebetulan ponselnya ia simpan di meja ruang tengah tempat dimana Alana juga sedang memainkan ponselnya dan melihat aplikasi tok-tok kesukaannya. Mendengar suara ponsel Daniel yang berisik membuat Alana merasa terganggu dan akhirnya ia pun melihat siapa yang menghubungi Daniel.
Alana tersenyum saat melihat wajah Marsha yang terpampang di sana. " Ya ampun ada anak beruang, " ucapnya sambil tersenyum jahil.
"Aihh ya ampun sudah tahu tidak diangkat, tapi masih cerewet menghubungi pengasuhnya. Baiklah aku angkat saja" ucap Alana sambil mengambil ponsel Daniel dan menggeser icon berwarna hijau itu sambil cekikikan.
(Hallo Daniel, apa kabar maaf aku mengganggumu tapi aku menghubungimu karena aku ingin....)
"Kau ingin apa ?" Tanya Alana setelah itu ia menutup kembali bibirnya agar tidak terbahak. Mendengar suara perempuan yang memanggilnya, Marsha pun merasa terkejut dan bertanya -tanya siapa yang sedang memegang ponsel Daniel. Tidak mungkin jika Daniel sudah mempunyai kekasih kan. Daniel bukan pria yang mudah tersentuh hatinya oleh perempuan, tapi siapa perempuan yang mengangkat panggilannya barusan.
(Hallo, ini dengan siapa ? kenapa ponsel Daniel ada padamu) Tanya Marsha dengan nada tidak suka. 'Pemarah sekali anak beruang ini, lihat saja kau akan ku buat kau menjadi beruang panggang ' batin Alana.
"Aku, aku adalah istrinya Kak Daniel " jawab Alana,
"Apa...!!!" Mendengar kata istri sontak saja Marsha terkejut mendengarnya. Bagaimana tiba-tiba Daniel mempunyai istri, itu tidak mungkin itu pasti seorang wanita penggoda pikir Marsha.
__ADS_1
"Kau jangan berbohong, Daniel tidak mungkin sudah menikah. Siapa kau sebenarnya?" Tanya Marsha dengan marah.
"Aiihh, sudah aku bilang aku ini istrinya kau malah tidak percaya" Alana berdecak sebal mendengarnya. Sedetik kemudian panggilan pun berganti menjadi panggilan video. Dengan senang hati Alana pun langsung menggeser icon berwarna biru itu hingga terpampanglah wajah cantiknya di hadapan Marsha.
"Hallo anak beruang, ya ampun wajahmu jelek sekali saat sedang marah ya " ucap Alana sambil terbahak.
"Kau...!!! Sedang apa kau di sana bocah nakal...!!! Tanya Marsha dengan sangat marah pada Alana. Namun yang di marahi malah tertawa terpingkal-pingkal, karena tidak kuat menahan tawanya saat melihat anak beruang yang berubah menjadi siluman kerbau.
"Hei lihatlah wajahmu itu, hidungmu sampai kembang kempis seperti itu jelek sekali tahu " ejek Alana.
"Diam kau...!!! panggilkan Daniel sekarang juga !!!" Teriaknya.
"Tidak mau, !!!"
"Dasar bocah nakal, kenapa kau suka sekali mencari masalah !!!"
"Panggilkan Daniel sekarang juga...!!!"
"Aku bilang tidak mau, dasar cerewet!!!" jawab Alana.
"Astaga, kau benar-benar membuatku geram !!!" Daniel yang baru keluar dari kamar mendengar ada suara ribut. Ia pun kemudian melihat Alana sedang melakukan panggilan video, apa Alana sedang melakukan panggilan dengan Alyra. Karena terdengar sangat ribut di sana.
"Alana, " panggil Daniel, mendengar suara Daniel Alana senyumnya semakin mengembang.
"Ada apa Kak Daniel sayang " jawab Alana dengan sengaja memancing kemarahan Marsha.
"Kenapa bocah itu, apa dia keracunan rumput" gumam Daniel. Marsha pun dengan kencang memanggil nama Daniel karena barusan ia mendengar suara Daniel. Ia ingin bertanya apa benar dengan apa yang diucapkan oleh Alana, jika mereka sudah menikah.
__ADS_1
"Daniel....!!!" Mendengar seseorang memanggil namanya di ponsel, Daniel pun kemudian menghampiri Alana dan melihat siapa yang memanggilnya dan Daniel terkejut saat ia melihat tampilan Marsha yang sedang menangis.
"Marsha...."panggil Daniel.
"Daniel, hikss...." Anak beruang melancarkan aksinya untuk mengadu pada Daniel.
"Marsha kau kenapa ?" Tanya Daniel.
"Alana, " ucapnya lagi sambil menagis tersedu-sedu.
'Aiihh, anak beruang ini pintar sekali berakting dihadapan ku ia terlihat seperti singa betina. Tapi di depan beruang ini ia terlihat seperti anak kucing imut. Astaga lihat saja kau ' gumam Alana dalam hati.
"Kenapa dengan Alana, apa ia mengatakan sesuatu yang menyakitimu ?" Tanya Daniel. Dan dengan gaya sok imutnya Alana pun mengangguk.
Daniel pun melihat ke arah Alana, "kenapa kau melihatku apa kau mau kena tipu lagi dengan air mata palsunya" ucap Alana ketus. Daniel terlihat berpikir, benar juga dengan apa yang dikatakan oleh Alana mungkin saja jika Marsha berbohong lagi seperti waktu itu.
"Memangnya dia mengatakan apa hingga kau menangis ?" Tanya Daniel.
"Aku hanya bilang jika aku sudah menikah denganmu Kak " ucap Alana sambil mencium pipi Daniel sengaja untuk membuat Marsha semakin cemburu.
Daniel merasa shock karena pipinya telah tersentuh benda kenyal indah milik Alana hingga tubuhnya menegang. Sedangkan Marsha hatinya terasa sangat panas saat ini, melihat pria yang sangat ia cintai di cium gadis yang sangat ia benci.
"Rasakan kau anak beruang gatal, sekarang hatimu pasti sedang terbakar sampai gosong ' gumam Alana dalam hati.
****
Jangan main-main sama anak titisan ulat sutra, dia mah gak bakal mudah di kalahin 😌😌😌😆😆
__ADS_1