
Daniel yang bingung harus membawa Alyra kemana, akhirnya membawa Alyra pulang ke apartementnya saja. Tadinya ia akan membawa Alyra pulang ke rumahnya tapi ia masih takut dan enggan bertemu dengan Alan, ia takut memulangkan anaknya dalam keadaan kacau dan di tuduh yang tidak-tidak. Jadi ia berniat menghubungi Agam saja, tapi sayangnya Agam tidak mengangkat teleponnya. Tentu saja Agam tidak akan mengangkatnya, karena di cuaca dingin seperti ini ia sedang menghangatkan diri dengan Alyra. Dasar kakak durjana memang es krim itu.
"Oh astaga kenapa aku harus berurusan dengan ulat kecil ini, tapi jika tidak di tolong kasihan. Tapi aku takut jika bangun nanti bangun, ulat nakal ini pasti akan menggigitku nanti. Ulat ini kan sangat galak, apa dia semacam ulat piranha ya.." ucap Daniel sambil menggendong tubuh Alana yang basah kuyup dan membawa ke apartementnya.
Daniel membawa Alana ke kamarnya dan menidurkannya di kasur king sizenya, hingga kasur itu menjadi basah. Ia pun kemudian menyuruh orang untuk mengganti pakaian Alana yang basah dan memanggil dokter untuk memeriksanya karena takut terjadi sesuatu kepada Alana.
Daniel pun kemudian mandi dengan air hangat, dan memikirkan Alana harus ia apakan nanti. Astaga, memangnya Alana harus di apakan oleh Daniel. Pikiran Daniel menjadi kacau untuk saat ini.
Sedangkan supir Alana, kini ia baru sampai di toko buku tapi di sana ia sudah tidak menemukan siapa pun. Ia pun mencoba untuk mencarinya. Karena ia takut terjadi sesuatu kepada anak majikannya itu.
***
Alana kini sudah berganti pakaian menggunakan pakaian Daniel, karena Daniel memang tidak punya pakaian perempuan jadi ia memberikan pinjam kemeja saja pada Alana. Dan setelah di periksa oleh dokter Alana tidak apa-apa ia hanya shock dan juga kelelahan saja. Daniel pun merasa agak tenang setelah itu.
Karena ia merasa lelah akhirnya ia pun tidur di sofa karena kamarnya dipakai oleh Alana. " Seharusnya malam ini aku tidur di kamarku yang nyaman dan hangat, bukan tidur di sofa yang sempit seperti ini, " ucap Daniel menghela napas kasar.
"Untung saja aku ini pria sejati, jadi malam ini kau bisa tidur dengan nyaman di kasurku ulat nakal, " ucap Daniel lagi. Kemudian karena ia lelah akhirnya Daniel pun tertidur dengan sangat nyenyak.
***
Di tempat lain supir Alana sangat panik karena tidak menemukannya. Dengan perasaan takut ia pun menghubungi Alan dari pada terjadi hal yang lebih buruk lebih baik ia menghubungi majikannya. Karena kini ia merasa sangat ketakutan, setelah menemukan ponsel Alana yang di temukan tak jauh dari toko buku itu. Ia sangat takut jika anak majikannya itu di culik oleh orang jahat.
Mendengar kabar tentang putrinya yang hilang membuat Alan terkejut, begitu pun dengan Keysa. Alan dan Keysa memutuskan untuk pulang malam itu juga, Alan juga mencoba menghubungi Agam tapi nomor Agam masih belum bisa di hubungi.
"Astaga kemana anak itu, !!!" umpat Alan, ia semakin panik melihat istrinya menangis karena mengkhawatirkan putrinya.
"Key, kita kau sudah siap kita langsung pulang sekarang " ajak Alan, Keysa hanya mengangguk saja ia sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi selain menangis.
__ADS_1
Alan meyakinkan Keysa jika ia akan menemukan putrinya kurang ari 12 jam, " Tenanglah Key, aku akan menemukan anak kita secepatnya " ucap Alan.
***
Saat terbangun dari tidurnya Agam mengecek ponselnya dan di sana sudah ada puluhan panggilan dari Alan. Agam tahu jika ini bukanlah hal yang baik. Jantungnya berdebar tidak karuan, ia langsung menghubungi Alan saat itu juga.
Saat dering pertama Alan langsung mengangkat panggilan itu. "Ada apa Dad, ?" Tanya Alan dengan jantung berdegup kencang . Alan pun langsung mengatakan apa yang terjadi dan Agam sangat terkejut mendengarnya.
"Aku kesana sekarang Dad, " ucap Agam langsung bersiap pergi tanpa membangunkan Alyra yang masih terlelap dalam mimpinya.
***
Pagi ini menjadi pagi yang berbeda untuk Alana, karena saat ia membuka matanya ia menemukan jika dirinya bukan di kamarnya.
"Dimana ini,?" Gumamnya.
Namun ia sadar saat melihat pakaian yang ia pakai, karena Alana hanya memakai kemeja putih milik Daniel, tubuhnya yang kecil tenggelam dalam balutan kemeja itu. Alana takut dan bertanya pada Daniel.
"Hei beruang kebun, dimana pakaianku dan.... dan siapa yang mengganti pakaianku ?" Tanya Alana dengan perasaan yang sangat takut.
Daniel tersenyum jahil, "Sepertinya menakutinya sedikit tidak apa-apa " ucap Daniel perlahan.
"Tentu saja aku yang menggantinya, memangnya siapa lagi " jawab Daniel menahan tawanya.
"Jangan bohong, ?" Tanya Alana takut.
"Untuk apa aku berbohong, kau ada di sini dan itu sudah bukti kuat " jawab Daniel menghampiri Alana dan hendak mengerjainya lagi. Sialnya kenapa Alana terlihat sangat cantik dan lucu memakai kemejanya. Namun itu tidak menghentikan Daniel untuk mengerjai ulat nakal yang selalu membuatnya susah itu.
__ADS_1
Daniel berbisik di telinga Alana, "kau lihat bahkan kau memakai pakaianku dan juga kau memakai celanaku" ucap Daniel terbahak-bahak. Karena ia memang berkata benar. Karena ia tidak punya pakaian perempuan maka ia memberikan pakaiannya pada Alana, daripada adik mantan sahabatnya itu sakit.
Alana yang menyadarinya pun merasa marah sekaligus malu karena ia sudah memakai pakaian Daniel berikut dengan segitiga pengamannya. Karena tidak mungkin bagian itu di biarkan terbuka bukan. Astaga 💆
Alana yang merasa marah pun hendak m e m u k u l Daniel, namun Daniel menghelanya hingga mereka tarik menarik di sana.
"Dasar beruang mesum ! Alana marah dan berusaha untuk menyerang Daniel, namun tentu saja tubuhnya yang kecil kalah jauh tenaganya, hingga Alana terjatuh ke kasur dan Daniel berada di atas Alana.
Posisi mereka kini sangat dekat, Daniel bisa dengan jelas melihat wajah cantik Alana begitu pun sebaliknya Alana bisa dengan jelas melihat wajah tampan Daniel. Namun ada satu yang mengganggu penglihatan Daniel, itu karena Daniel harus melihat pah* mulus Alana yang tersingkap dan juga buah mangga Alana yang terlihat jelas di balik kemeja Daniel, karena Alana tidak memakai kacamata pelindung itu karena Daniel memang tidak punya jadi ia tidak bisa meminjamkannya.
Oh tidak pemandangan yang sangat indah di depannya terpampang nyata dan sangat jelas. Alana yang menyadari pandangan Daniel mengarah kesana langsung menjerit .
"Aarrrrggghhh...."
Brukk
"Alana....!!!" panggil Agam dan Alan yang masuk ke apartement milik Daniel.
"Astaga...." Daniel sangat terkejut dengan kedatangan Alan dan Agam, masalahnya posisinya dengan Alana sangat tidak menguntungkan dan itu akan membuat Daniel terlihat seperti pria jahat dan mesum.
"Apa yang kau lakukan pada adik-ku sialan..!!!"
"Oh tidak..."
****
Kok Mimin jadi kasian sama abang kudaniel ya 😆🤣🤣🤣
__ADS_1