
Alex memberikan uang ke Asih lima lembar uang merah, Asih yang melihat Alex memberikan uang setelah puas bermesraan merasa dirinya teman kencan yang wajib dibayar dan betapa rendahnya dirinya
" saya ke ruangan pak Delon dulu yah nanti malam kita tidur bareng" ucap Alex tersenyum licik
" tapi jangan panjat pinang yah pak cuman seperti ini saja kan" ucap Asih merasa geli lehernya dicium Alex
" kamu tenang saja yang penting siapkan diri kamu yah" lanjut Alex
dilain sisi, Delon masih setia memberikan sabun keseluruhan badan Nabila dengan lembut membuat Nabila mendesah kegelian menikmati sentuhan yang diberikan Delon
" sayang aku laper cepet yuk mandinya" ucap Nabila melepaskan tangannya Delon dari punggung belakang
" baiklah sayang aku bilas" ucap Delon lemes padahal masih belum puas
setelah mandi Nabila dan Delon ke ruang kerja Delon meminta Asih mengambilkan cemilan, buah,dan jus bawa ke ruang kerja Delon. Alex tiduran di sofa saat melihat Delon dan Nabila basah rambutnya langsung duduk
" sudah seger nih" ledek Alex melihat Delon dan Nabila
" biasa lah jatah vitamin lelah" ucap Delon terkekeh
" bagaimana kalo kita jalan jalan pak Alex mau ikut sendiri atau ajak temen kencan" ucap Nabila melihat Alex
__ADS_1
" memangnya mau kemana" lanjut Alex penasaran
" ke Bogor Nabila mau makan di daerah puncak" ucap Delon
" enggak ah mau di sini saja memantau perusahaan" lanjut Alex berbohong
setelah membawa pesanan Delon dan Nabila Asih masuk keruang kerja Delon, Asih yang melihat Alex menjadi malu karena adegan panas mereka tadi, Asih menyimpan makanan dan minuman ke meja tangannya Alex memainkan pantat Asih membuat Asih menahan geli
" Asih kami mau ke Bogor jaga rumah yah mau makan malam berdua" ucap Nabila sambil makan jeruk
" baik Bu" ucap Asih langsung pergi
" yah pergi" batin Alex melihat Asih keluar
" ada email masuk pak dari beberapa perusahaan" ucap Alex fokus
" sudah kamu buka" tanya Delon melihat Alex
" belum nanti saja lah gampang hahaha" lanjut Alex terkekeh
" oh yah jangan lama liarnya pak Alex cari lah istri serius supaya enggak sembarangan celup celup terus, sudah tua loh" ledek Nabila
__ADS_1
" belum ada yang cocok Nabila masih mau bebas dulu kalo apes baru nikah ha-ha-ha" lanjut Alex tertawa
" dasar mesum" gerutu Nabila
setelah puas ngobrol Alex ijin ke supermarket di temani Asih untungnya Delon dan Nabila enggak curiga, saat di dalam mobil Alex melancarkan aksinya memainkan pahanya Asih semakin naik memainkan area sensitif Asih dengan lembut membuat Asih semakin pasrah badannya selalu diginiin sama Alex sejujurnya Nabila semakin menikmati sentuhan yang diberikan Alex
" kita mau kemana pak aaahhh pelan pelan pak" ucap Asih mendesah menikmati tangannya Alex memainkan area sensitifnya
" beliin kamu baju transparan jadi setiap saya menginap dan kamu tidur sama saya pakai baju itu yah sama memilihkan kamu parfum biar saya semakin tergoda sama kamu" ucap Alex melihat Asih menikmati sentuhan yang diberikan
" terserah anda saja pak sekarang badan ini milik anda" lanjut Asih kesal
" asik uhuy" sorak Alex bahagia sambil meremas gunung kembarnya Asih dengan lembut
dilain sisi, Delon melihat lihat main anak di aplikasi belanja online, Nabila yang melihat suaminya sibuk sendiri jadi kesal
" aku di kacangin" protes Nabila cemberut
" maaf sayang aku lagi liat liat mainan sayang sini" ucap Delon menepuk pahanya ingin Nabila duduk di pahanya
" memangnya mau apa liat liat sayang" lanjut Nabila yang duduk di pahanya Delon dan membiarkan Delon memainkan area sensitifnya
__ADS_1
" aku pengen membuat taman bermain sayang buat anak kita bisa main sama masyakarat umum aku buka gratis bagaimana" ide Delon
" bagus juga minta Alex dan Asih ngurus nya yah sebelum aku melahirkan" lanjut Nabila manja manjaan