Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 78


__ADS_3

Delon, Nabila, dan bodyguard sampai di penginapan awalnya kakanya Anton mau jemput di bandara tapi ditolak Delon dengan alasan sudah malam memang sengaja Delon sampai Makassar malam supaya bisa pasang cctv disuruh penginapan yang sudah disiapkan


Nabila melihat suaminya dan bodyguard nya memasang cctv dari pintu depan, ruang tamu, dapur, pintu belakang, dan depan kamar Nabila dan Delon kwatir ada yang diam diam masuk, Delon memasang monitor pengawas cctv di laptopnya dan di laptop polisi.


pengaman dibagi dua kelompok yang dua orang menjaga khusus di rumah dan tiga orang termasuk polisi yang selalu temani Nabila pergi dan seorang koki yang membantu Nabila masak


" bagaimana sayang apa kamu puas" ucap Delon melihat istrinya


" puas sekali sayang terimakasih yah kamu berusaha melindungi aku" ucap Nabila menyandarkan kepalanya di bahu Delon


" sama sama sayang, sekarang kita tidur karena besok aku mulai kerja" ucap Delon mematikan laptop nya


" baiklah sayang" lanjut Nabila berdiri diikuti sama Delon meninggalkan ruang tamu


didalam kamar Delon panjat pinang sebentar sama Nabila selama tiga puluh menit mengingat sudah malam jadi enggak tega berlama lama panjat pinang dan memberikan sabun dibagian sensitif Nabila

__ADS_1


Nabila dan Delon akhirnya tidur sambil berpelukan dengan mesra Delon masih sempet sempet nya mencium bibir Nabila dengan panas membuat Nabila kehabisan oksigen membuatnya melepaskan pautan mereka


" sudah sayang, selamat tidur sayang mimpi indah yah" ucap Nabila memejamkan matanya


" i love Yoo beby" ucap Delon mencium kening Nabila


Delon dan Nabila akhirnya memejamkan mata, tiba tiba Nabila melepaskan pelukannya dan duduk dikasur pegang perutnya terasa lapar Nabila melihat jam dinding masih jam satu malam


Nabila jalan perlahan menuju meja beruntung sekali tadi menyempatkan beli banyak cemilan dan buah kwatir tengah malam merasa lapar, Nabila membuka roti dan langsung memakan nya dengan nikmat


" nak untung ayah kamu membelikan makanan sebanyak ini jadi kamu tengah malam enggak kelaparan sayang" ucap Nabila mengelus perutnya sambil makan roti


Nabila kembali ke kasur dan memeluk suaminya dengan mesra dan mencium bibir Delon beruntung Delon tidurnya pules enggak tahu apa yang dilakukan Nabila saat ini


" terimakasih sayang aku jadi kenyang karena kamu beliin banyak makanan" bisik Nabila langsung memejamkan matanya

__ADS_1


keesokan harinya kakaknya Anton merasa kaget melihat Delon ke kantornya ajak bodyguard khusus buat Nabila ditambah ada polisi yang lengkap dengan senjata dan borgol


kakaknya Anton jadi frustasi sama rencana nya menjebak Nabila saat melihat yang melindungi Nabila bukan orang sembarangan selain polisi bodyguard Nabila juga dilengkapi sama senjata dan borgol, kakaknya Anton merasa yakin Delon curiga sama kerjasama ini karena membawa penjaga sekaligus senjata dan borgol lengkap


" senang bertemu sama kalian lagi" ucap kakanya Anton basa basi


" senang bisa bekerjasama dengan perusahaan kaka semoga kerjasama ini bisa berkembang" ucap Delon


" Nabila ikut kerja apa enggak kasihan kalo Nabila kecapean" lanjut kakaknya Anton melirik Nabila


" kalo cape saya bisa pulang bareng mereka kok ka" ucap Nabila santai


" baiklah kalo begitu mari kita mulai kerja" ajak kakaknya Anton jalan duluan


di lain sisi diam diam polisi memasang cctv dibagian ruangan khusus barang jualan yang dibawa Delon, polisi dan Alex mengecek cctv berfungsi atau enggaknya

__ADS_1


" semuanya aman dan beres yuk keluar" ajak Alex langsung mematikan laptopnya


" hayo" ucap polisi santai


__ADS_2