
rahang Delon mengeras menahan amarahnya yang sudah diubun ubun, tanpa pikir panjang Delon menendang dengan keras badannya Anton sampai terpental saking keras nya
" kamu fikir istri saya perempuan murahan dengan mudah melayani nafsu kamu" bentak Delon yang mau jalan mendekati Anton tapi tangannya di tahan ayahnya dengan keras
" halah kamu saja menjadikan dia temen ranjang dengan mengancam dia kalo bukan karena hamil kamu juga enggak akan melanjutkan pernikahan sirih kalian kan, hayolah Delon jangan egois saya juga mau panjat pinang tiga hari enggak masalah kalo harus nikah sirih" ucap Anton yang semakin parah memancing amarah Delon semakin memuncak, Anton menahan sakit di bagian dada karena tendangan Delon tadi
" kalian borgol dan bawa otak binatang ini ke dalam penjara usahakan jangan sampai kabur lagi lebih perketat penjagaan dan bikin laporan tambahan kejahatan dia supaya semakin membusuk dia di dalam penjara" perintah ayahnya Delon dengan amarah enggak menyangka sahabat anaknya bisa setega ini karena nafsu sesaat
" mending dia Delon bunuh ayah soalnya jadi ancaman terbesar buat Nabila Delon jadi takut ninggalin Nabila sendiri di rumah" bentak Delon penuh amarah dan kedua tangannya dikepal saking bencinya
__ADS_1
dilain sisi, anak buahnya Delon bawa Anton ke kantor polisi, tangan Anton di borgol dan di tangannya sudah ada senjata persiapan kalo Anton memaksa kabur
" karena nafsu anda jadi rugi waktu dan membuang sia sia nama baik anda, anda apa enggak ada rasa penyesalan dalam hidup anda dengan melakukan kejahatan seperti ini" ucap anak buahnya Delon
" anda fikir baik baik apa anda enggak rugi dipenjara karena nafsu saja sedangkan sudah ada tiga kesalahan anda dan dipastikan masa hukuman anda semakin berat" ucap anak buahnya Delon yang lain
Anton hanya terdiam mendengarkan ucapan anak buahnya Delon bener semua, sekarang hidupnya sangat membosankan tanpa melakukan apapun, jangan kan liar mencari uang saja enggak bisa obsesi ke Nabila menghancurkan kehidupan nya sekarang
dilain sisi, Delon memeluk Nabila yang lagi masak di dapur, Nabila yang mendadak dipeluk jadi penasaran kenapa suaminya mendadak manja seperti ini
__ADS_1
" sayangnya aku manja manjanya nanti saja yah aku mau masak dulu" protes Nabila melihat Delon yang enggan melepaskan pelukannya
" aku enggak mau meninggalkan kamu sendiri sayang, biarkan koki yang lanjut masak sekarang kita ke ruang keluarga membahas pernikahan kita" ucap Delon mencium baju istrinya dengan lembut
" kamu bener sih yah sudah hayo" lanjut Nabila melepaskan pelukannya Delon dan melepaskan celemek nya
Delon dan Nabila meninggalkan dapur begitu saja, koki yang melihat majikannya pergi langsung melanjutkan masakan yang ditunda
setelah sampai ruang keluarga Delon dan Nabila duduk bareng orang tuanya Delon dan kaka sepupu nya Delon dengan wajah sedih atas musibah yang mereka hadapi
__ADS_1
" ijab kabul tetap dilanjutkan dan dilakukan di aula KUA saja, karena beberapa saudara dan teman kerja ayah sudah sampai Indonesia tadi jadi acara kalian enggak bisa dibatalkan" ucap ayahnya Delon dengan sedih
" soal makanan ayah sudah suruh orang memesan dari berbagai restoran dan kita makan di kantin KUA maafkan ayah pernikahan kalian justru jadi sederhana seperti ini" sambung ayahnya Delon sedih