Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 21


__ADS_3

Alex membawa belanjaan mereka, ternyata jarak warung ke parkiran motor jauh juga. pengalaman pertama yang menyebalkan buat Alex yang dibikin repot seperti ini.


Nabila yang melihat Alex kelelahan langsung ajak Alex minum di warung melepas dahaga yang lumayan kering


" nona kok berhenti jalannya ada apa" tanya Alex penasaran


" kamu enggak haus apa, saya mau beli es dulu dari tadi kan enggak minum" ucap Nabila langsung jalan santai masuk kedalam warung


" anda enggak salah minum es dipinggir jalan seperti ini nona, apa higienis mending beli di minimarket saja nona" lanjut Alex yang ragu sama kebersihan minuman yang dibeli majikannya


" aman kok pak saya sering beli selama di kampung popice dan minuman segar lainnya" lanjut Nabila cuek


" mang beli dua yah popice rasa coklat" ucap Nabila ke penjual es


" baik" ucap pedagang es


" banyak sekali nona awas sakit" ucap Alex meresa aneh


" buat pak Alex satu bukan saya semuanya" lanjut Nabila terkekeh memberikan es ke Alex


" saya maunya di minimarket saja nona" tolak Alex bohong sebenernya dirinya sudah kehausan

__ADS_1


" coba dulu saja ini perintah" lanjut Nabila yang langsung bayar ke penjual es


" anda curang nona" lanjut Alex pasrah langsung meminum es yang dipesan Nabila


" hemm enak nona esnya" puji Alex pertama kali beli es dipinggir jalan


" makannya jangan Sombong nolak kalo belum pernah coba" sindir Nabila terkekeh


dilain sisi, Delon meresa cemas karena Nabila belanja lama sekali, lain dengan Sukma ibunya Nabila enggak peduli sama sekali anaknya lama belanja.


" mereka kenapa lama sekali belanja nya' ucap Delon kesal


" saya ke. penginapan saja, kalo Nabila sudah datang suruh dia ke penginapan yah' perintah Delon yang langsung pergi


" Nabila bikin malu orang tua saja" lanjut Sukma kesal


di lain sisi, lagi lagi Nabila dibikin kesal sama Alex karena bawa motornya pelan sekali ini sudah satu jam tapi masih di kawasan pasar


" pak Alex berhenti motornya" perintah Nabila kesal


" ada apa nona" ucap Alex yang berhentiin motornya dan langsung melihat kearah Nabila penasaran

__ADS_1


" minggir saya saja yang bawa motornya kesal saya bapak yang bawa terlalu lama padahal kecepatan 40KM/JAM masih lebih lumayan cepet pak" lanjut Nabila kesal bisa bisa masakan matang ini sudah enggak panas lagi


" baiklah nona maafkan saya' lanjut Alex turun dan jalan muter dan sekarang duduk dibelakang Nabila


Alex sungguh enggak percaya Nabila bisa pandai bawa motornya mampu nyalip motor didepan nya bawa motor dengan kecepatan 60km/jam


Alex sebenernya takut dibonceng sengebut ini takut kecelakaan dan lebih takut sama Delon kalo terjadi apa apa sama Nabila


" nah begini kan enak pak kita bisa lebih cepet jalannya" ucap Nabila merasa Banggai


" iyah nona tetap hati hati" ucap Alex yang langsung sadar dari lamunannya


" iyah pak tenang saja" lanjut Nabila puas


baru setengah jam Nabila yang bawa motor kini motornya sampai dengan selamat di penginapan Delon, Alex geleng geleng kepala karena melihat Nabila enggak merasa takut sama sekali


" saya salut sama anda" puji Alex yang masih gemetaran


" yah dong Nabila gitu loh" ucap Nabila terkekeh


Nabila langsung membuka pintu rumah penginapan dan. langsung jalan menuju kamar, sedangkan Alex menyusun belanjaan nya dimeja makan

__ADS_1


__ADS_2