
Asih nampak deg degan pertama kalinya tidur sama laki laki yang enggak ada status sama sekali, walaupun perjanjian enggak melakukan panjat pinang tapi Asih merasa merinding, Alex yang baru selesai mandi cuma memakai handuk yang menutupi pinggangnya membuat Asih menelan Saliva nya dengan gugup
badannya Alex berotot, putih, tinggi, dan tipe badan ideal model model ditambah wajah yang tampan Alex sungguh sempurna Dimata Asih, Alex dengan santai membuka handuknya tersenyum licik saat tahu Asih melihat dirinya tanpa berkedip dan sekarang menutup matanya saat melihat rudalnya Alex terexpos jelas
" padahal kamu pernah pegang tapi sekarang kenapa kamu malu Asih" goda Alex jalan menuju Asih dengan polosnya
" saya malu pak cepatlah pakai baju anda dan kita langsung tidur" protes Asih menutup matanya
" berani sekali merintah langsung tidur tapi kita belum melakukan pemanasan dulu" lanjut Alex yang pegang pinggangnya Asih dengan menaik turun kan tangannya dipinggang Asih
" bukannya anda tadi sudah di layani teman kencan anda masa belum puas" protes Asih membuang muka kesel
" apa kamu cemburu? puaskan saya kalo kamu mau cuman kamu satu satunya temen ranjang saya tanpa status saya jamin kehidupan kamu lebih baik walaupun pekerjaan kamu baby sitter tapi kamu punya uang tambahan dari saya bagaimana" lanjut Alex memainkan area sensitifnya Asih dengan tangannya
" aaahhh pak Alex jangan lakukan ini pak apa lagi sekarang anda polos aaahhh" lanjut Asih mendesah menikmati sentuhan tangan yang diberikan Alex ke area sensitifnya
__ADS_1
Alex langsung mencium bibir nya Asih dengan lembut, tangannya Alex memainkan gunung kembarnya Asih dengan lembut Alex membiarkan Asih mendesah penuh nikmat Alex langsung mencium leher Asih yang bersih Alex sengaja membawa tangan Asih memainkan rudalnya sambil menciumnya dengan penuh kenikmatan
" pak saya geli pegang rudal anda aaahhh" ******* Asih
" biarkan kamu merasakannya Asih oh ya kamu sudah basah Asih" bisik Alex puas
" punya anda juga sudah berdiri pak" lanjut Asih melihat rudalnya Alex berdiri tegak
" saya harap kamu secepatnya mau panjat pinang supaya saya enggak solo karir terus mana puas" lanjut Alex langsung jalan ke kamar mandi sambil mandi lagi
dilain sisi, Delon temenin Nabila minum susu ibu hamil setelah panjat pinang sekaligus mandi bareng, Delon yang melihat istrinya banyak makan merasa bahagia melihat istrinya sehat dan nambah berat badan
" sayang apa aku masih cantik" ucap Nabila ambil buah apel di meja dan langsung makan
" kamu cantik luar dalam sayang, selama kamu selalu memuaskan aku dan selalu ada buat aku enggak jadi masalah kamu gemuk toh gemuk juga karena didalam perut kamu ada anak kita" ucap Delon mengelus lembut perut Nabila yang sudah besar
__ADS_1
" aku takut kamu malu melihat aku sekarang" lanjut Nabila melihat Delon
" kenapa harus malu sayang kalo kamu males makan kasihan anak kita enggak sehat dan kita bisa kehilangan dia lebih menyakitkan dari pada malu karena kamu gemuk" lanjut Delon mencium leher Nabila
" terimakasih yah kamu mau terima aku apapun kondisi aku bahagia sayang" lanjut Nabila mencium bibir Delon sedangkan tangan Delon memainkan gunung kembarnya dengan lembut
dilain sisi, Asih membuat batas tempat tidur Asih dan Alex supaya Alex enggak leluasa memainkan badannya saat tidur kwartir Alex khilaf saat tidur
" kamu ini apa apaan sih Asih pakai batas segala mana enak" protes Alex yang sengaja tidur cuman pakai celana panjang tanpa baju
" biar anda enggak hilaf pak pokoknya ini dua guling batas kita tanpa protes" ucap Asih nunjuk dua guling yang tadi di susunnya
" biarlah namanya orang tidur enggak akan sadar apapun yang ada disekitarnya, sekarang kamu puas puasin sama batas itu berdoa saja biar saya enggak hilaf tanpa sadar" lanjut Alex dengan terkekeh sengaja menggoda Asih
" pak Alex anda bener bener mesum" protes Asih langsung tidur membelakangi Alex
__ADS_1
Alex merasa gemes melihat tingkah Asih yang dianggap polos tapi membuat nya nafsu