Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 49


__ADS_3

sepanjang perjalanan keliling taman kota membuat Nabila bahagia sekali akhirnya ada waktu santai lebih banyak sama suami nya biasanya Delon sibuk sama pekerjaan nya


langkah Nabila berhenti didepan penjual mainan dari kecil Nabila ingin sekali punya mainan tapi orang tuanya enggak bisa membelinya karena uang mereka cukup buat makan dan kebutuhan lainnya, Delon yang melihat istrinya sedih langsung pegang bahu istrinya


" apa yang kamu pikirkan kenapa kamu sedih" tanya Delon bingung melihat istrinya sedih melihat mainan


" aku dari kecil enggak pernah dibelikan mainan sama orang tua aku, jadi sedih saja melihat mainan itu" ucap Nabila terus terang membuat Delon merasa ikut sedih karena ekonomi yang minim membuat Nabila enggak mampu beli mainan


" apa kamu mau beli semua mainan ini" tanya Delon yang ingin membahagiakan istrinya


" enggak tapi pilihkan satu boneka yang menurut kamu bagus buat aku peluk peluk di kamar" lanjut Nabila yang ingin memiliki boneka sesuai selera suaminya


" aku bingung sayang aku kan enggak main boneka, apa boneka beruang itu bagus ada love didepannya melambangkan cinta ku pada mu kalo kamu kangen sama aku bisa peluk boneka itu" lanjut Delon gombal baru kali ini Delon bisa gombal buat wanitanya


" boleh juga aku mau sayang terimakasih ya" lanjut Nabila bahagia

__ADS_1


" tolong bungkus satu boneka beruang" kata Delon ke penjual boneka


" baik" ucap pedagang sambil memasukkan boneka kedalam plastik


Nabila seperti anak kecil baru pertama kali dibelikan langsung bahagia sekali membuat Delon ikut bahagia bisa membelikan boneka buat istrinya


Delon mengelus lembut rambut istrinya yang enggak sedih lagi, baru makan kini Nabila merasa lapar lagi mungkin karena sedang hamil bawaan nya selalu lapar


langkah Nabila berhenti di pedagang kebab dan burger, Delon yang melihat istrinya diam lagi bisa nebak kalo istrinya lapar lagi dan memerintahkan pelayan nya memesan kekab dan burger buat istrinya


" aku mau dua kebab dan dua burger kamu mau sayang" tanya Nabilla karena suaminya dari tadi enggak makan sama sekali


" aku mau kebab satu dan burger satu" ucap Delon akhirnya menemukan makanan yang biasa dia makan


" kalian juga boleh pesen kok" perintah Nabila membuat Delon tersenyum melihat istrinya peduli sama bawahannya

__ADS_1


" baik nona terimakasih" kata pelayan bahagia karena majikannya enggak pelit hari ini membelikan banyak makanan


" kita lanjut jalan kamu yang tunggu yah" perintah kepala pelayan ke anak buahnya


" baik bos" sahut kedua pelayan dengan kompak


Delon ingin sekali menggendong istrinya supaya enggak jalan terus tapi ini ditempat umum bakal malu melihat kemesraan mereka akhirnya membiarkan Nabila jalan dan berhenti sesuka hati


Nabila melihat daster daster membuatnya berhenti dan lagi lagi Delon faham keinginan Nabila, apa lagi ibu hamil identik sama daster dan fikiran Delon ke mana mana membayang kan istrinya memakai daster


" kamu mau beli berapa sayang" tanya Delon bahagia dan enggak sabar melihat istrinya pakai daster


" aku mau empat saja sayang apa kamu mau memilihkan nya buat aku" tanya Nabila manja


" dengan senang hati tunggu lah" ucap Delon bersemangat

__ADS_1


Delon langsung memilih daster buat istrinya sepuluh daster yang transparan enam dan daster bahan tebal empat, Delon bisa melihat dengan jelas badan dalam milik istrinya pas pulang kerja maupun baru bangun tidur


__ADS_2