
kakaknya Anton langsung tanda tangan berkas yang diberikan Delon dan Anton pun tanda tangan juga
" terimakasih Delon kamu sudah berbaik hati sama kita" ucap Anton nunduk
" sama sama, saya mau melanjutkan kerjasama ini mengingat kita sahabat dari kecil yang bisa saya bantu perusahaan kaka kamu saja dan penghasilan nya saya akan berikan ke kalian memenuhi kebutuhan kalian seperti pakaian layak, makanan, minum,dan rokok" ucap Delon memberitahu rencananya
" keluarga saya sudah engga ada yang peduli sama saya terimakasih Delon masih mau mempertahankan perusahaan kaka saya" ucap Anton memeluk Delon
" disayangkan mereka egois tapi yah sudahlah kalian jalanin masa hukuman kalian dengan baik saja jangan buat kesalahan lagi insyaallah saya ajak istri saya kesini jenguk kalian" lanjut Delon tersenyum
" ternyata kamu bener bener baik dan saya malu sama kamu Delon" lanjut kakaknya Anton
dilain sisi, Nabila masak dibantu sama kepala koki membuat kan gorengan untuk Delon, para koki dan pelayanan sudah jago membuat gorengan sudah enggak ada yang salah mencetaknya, Nabila memuji koki di rumah Delon cepet belajar
__ADS_1
" kalian hebat cepat bisa" puji Nabila sambil menggulung keroket
" terimakasih nona atas pujiannya" ucap kepala koki
setelah masak gorengan Nabila membuat nasi uduk, sambel encer dan sambel kacang, setelah selesai masak Nabila langsung ke kamar buat mandi setelah selesai Nabila duduk di teras rumah
enggak lama Nabila duduk mobil Delon sudah masuk ke dalam halaman rumah Nabila langsung jalan ke mobil saat Delon ke luar dari mobil langsung mendapatkan sambutan ciuman dari Nabila dengan lembut
" Alhamdulillah kami baikan sayang aku enggak tega melihat sahabat aku bangkrut sudah perusahaan Anton diambang kebangkrutan dan aku membatalkan pemutusan kerjasama sayang" ucap Delon merangkul Nabila masuk kedalam rumah
" kok dibatalkan sayang" lanjut Nabila penasaran langsung duduk di sofa
" karena aku enggak tega sayang, aku membuatkan kertas perjanjian yang baru isinya aku tetap melanjutkan kerjasama selama kakaknya Anton di penjara pas dia bebas otomatis pernjanjian ini dibatalkan dan keuntungan dari penjualan aku kasih buat kebutuhan mereka selama di penjara aku enggak tega sayang" lanjut Delon melihat istrinya tersenyum
__ADS_1
" aku suka dan bahagia suami aku bijaksana menghadapkan masalahnya, dan enggak membiarkan sahabat kamu sengsara kasihan juga sih mereka di penjara tapi keluarga nya enggak peduli sama sekali" lanjut Nabila memeluk Delon
" Iyah sayang tapi aku enggak mau ikut campur urusan perusahaan Anton yang aku pertahankan yang sesuai kerjasama bareng aku saja aku enggak tega mereka bebas nanti justru jadi orang susah" lanjut Delon yang tangannya sudah mulai pegang badan Nabila
" sayang kita lanjut dikamar saja yah aaahhhh" lanjut Nabila sambil mendesah saat tangan Delon bermain di gunung kembarnya
" oke sayang olahraga senja yang menyenangkan" lanjut Delon langsung berdiri
setelah olahraga senja Nabila dan Delon memutuskan ke rumah sakit mengecek kandungan nya Nabila, betapa bahagianya Delon dan Nabila melihat monitor pergerakan aktif anaknya
" selamat anak kalian laki laki, tetap dijaga yah pak kandungan istrinya jangan biarkan istrinya stres, terlalu cape, selalu banyak makan,dan aktifitas ranjangnya di kurangin yah pak sehari sekali saja apa lagi saat istri anda kram atau sakit perut jangan dipaksa yah pak" penjelasan dokter sambil menuliskan resepnya
" pasti dok saya akan melakukan yang terbaik buat istri dan anak saya" ucap Delon bahagia
__ADS_1