Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 80


__ADS_3

Delon menciumi seluruh wajah Nabila dengan lembut dan melingkari kedua tangan Nabila di lehernya dan menikmati ciuman panasnya, baru beberapa jam saja enggak ketemu isterinya langsung rindu sekali kedua tangan Delon mengelus lembut perut Nabila yang sudah buncit dengan lembut


" sayang main yuk sebentar" bisik Delon di kuping Nabila membuat Nabila merasa geli tangan Delon bermain lembut di kedua gunung kembar milik Nabila membuat Nabila mendesah menikmati sentuhan yang diberikan


" di kantor sayang" ucap Nabila penasaran dengan mendesah menikmati pergerakan tangan yang dilakukan Delon ke badannya membuat Nabila menikmati sekaligus kegelian


" memangnya kenapa" goda Delon yang semakin semangat godain Nabila yang mukanya seperti kepiting rebus


" gila sayang, aku enggak mau ah di rumah saja yah sekarang cukup seperti ini saja aahhhh" lanjut Nabila mendesah menikmati mulut Delon yang sekarang ada di lehernya membuat tanda cinta cukup banyak


" baiklah baiklah aku pasrah" lanjut Delon semakin menempelkan badannya membuat rudalnya menegang


" kan tegang iseng kamu sih" protes Nabila yang merasakan dibagian bawahnya ada yang kerasa


dilain sisi, Alex dan polisi mengawasi bagian gudang penyimpanan barang barang Delon, polisi memerintahkan Alex keluarkan suara dari cctv-nya sekarang membuat Alex kaget sama apa yang didengarnya

__ADS_1


" bener kan kakaknya Anton tuh licik" protes polisi


" sebelum mereka mengambil barang itu apa yang kita lakukan" ucap Alex melihat polisi yang matanya fokus ke laptop


" kita akan suruh bodyguard jam delapan malam pura pura datang ke sana kita lihat kalo orang itu masih macem macem baru kita tangkap dan. kita jangan kasih tahu Delon biar ini jadi tanggung jawab kita" lanjut polisi yang sudah copy paste Vidio ke flashdisk nya


" baik saya percaya dengan anda" lanjut Alex


dilain sisi, kakaknya Anton mengetuk ruangan Delon dan terdengar suara perintah suruh masuk kakaknya Anton langsung masuk kedalam ruangan Delon dan melihat Nabila yang semakin cantik


" mau jalan jalan sih habis pulang kerja memangnya kenapa ka" ucap Delon santai sambil jalan ke sofa ditemani sama Nabila


" ikut dong kemana nih, sudah lama loh Delon kita enggak jalan jalan di kota ini" lanjut kakaknya Anton berharap malam ini bisa menjebak Nabila


" boleh saja ka tapi rencana kita ajak Alex, bodyguard, dan polisi jalan jalan juga, biar mereka enggak bosen di penginapan" Nabila yang enggak berani melihat wajah kakaknya Anton

__ADS_1


" kita bertiga saja lah enggak seru jalan jalan ajak karyawan banyak lagi apa lagi bawa senjata kan risih juga bro" bujuk kakaknya Anton supaya Delon menolak bawa karyawan nya


" baiklah saya setuju" lanjut Delon santai sambil tangannya mengelus tangan Nabila


" aku percaya sama kamu sayang" bisik Nabila yang kepalanya nempel di bahunya Delon


" Iyah sayang" bisik Delon


" baiklah saya ke ruangan saya yah jam habis pulang kerja kita langsung jalan" lanjut kakaknya Anton berdiri dan langsung jalan


Delon yang melihat kakaknya Anton sudah pergi keluar dari ruangan langsung duduk melihat wajah Nabila yang sudah cemas


" kamu tenang saja sayang aku enggak akan sebodoh itu jalan cuma bertiga saja, aku akan menjamin keamanan kamu selama kita jalan nanti yah" ucap Delon yang melihat wajah Nabila dan langsung mencium bibir Nabila dengan lembut berharap istrinya tenang


setelah puas berciuman Nabila melihat Delon sambil tersenyum

__ADS_1


" aku percaya sama kamu akan melindungi aku" ucap Nabila melanjutkan ciuman yang semakin lama semakin dalam dan semakin panas


__ADS_2