Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 33


__ADS_3

tukang sate diam diam menelepon Alex dan melaporkan apa yang didengarnya tadi, Alex langsung melihat sisi cctv-nya langsung tersenyum puas semakin banyak bukti dengan mudah menangkap Anton


" sebelum pak Delon sadar keparat ini sudah di penjara bisa bisanya karena nafsu bikin susah orang dan membunuh orang yang enggak bersalah" batin Alex yang semakin kesal karena ulah Anton kemarin


perlahan Nabila membuka matanya dan langsung duduk dengan air mata yang mengalir deras karena mengingat kejadian tadi Nabila masih enggak percaya orang tuanya meninggal dunia karena terkebar


Nabila langsung melihat Alex yang masih setia menemani nya langsung melihat Nabila dengan senyum semanis mungkin


" akhirnya nona sadar juga, saya tadi sempet kwatir anda pingsan, kata dokter janin anda baik baik saja jangan terlalu stres nona" ucap Alex yang melihat Nabila nangis


" pak Delon masih belum sadar" tanya Nabila melihat Alex


" masih nona, besok pagi saya dan kepolisian bakal nangkap pak Anton dan anak buahnya di rumah pak Anton, saya sudah suruh anak buah saya menjaga disana menggunakan cctv jadi mereka enggak bisa kabur" lanjut Alex yang pegang bahu Nabila

__ADS_1


" besok pas penangkapan saya mau ikut orang jahat itu dibawa sama polisi manusia enggak ada otak dan hati rela mencelakai orang lain demi nafsu doang" bentak Nabila penuh amarah


" baiklah nona anda akan saya lindungi demi pak Delon" lanjut Alex yang membuat Nabila sedikit tenang


" antarkan saya ke kamar rawat pak Delon mau lihat kondisi dia" lanjut Nabila pelan pelan turun dari kasur


Alex membantu Nabila turun dari kasur dan pelan pelan duduk dikursi roda, sepanjang perjalanan Nabila hanya diam saja sama cobaan berat yang dialami nya


" kenapa datang masalah pas hamil padahal kehamilan ini yang diharapkan bisa memberikan mantu untuk orang tuanya" batin Nabila nangis sambil ngelus perutnya


" pak Delon sebentar lagi jadi seorang ayah hayo bangun dong sayang masa enggak mau lihat kandungan aku hasil panjat pinang kita selama ini" ucap Nabila sambil mencium tangan suaminya


Alex yang mendengar celotehan Nabila jadi gemes sekali orang lagi koma di ajak ngobrol hasil panjat pinang

__ADS_1


Alex dan polisi bersiap siap untuk penangkapan untuk anton dan anak buahnya, sedangkan anak buahnya Alex sudah merapihkan gerai sate mereka dan sudah ikut siaga mengepung rumah Anton tanpa cela


Alex memencet bel rumah Anton beberapa kali akhirnya ART pun keluar betapa kagetnya didepan rumah ada banyak polisi


" mana majikan kamu" bentak Alex melihat ART Anton yang ketakutan


" diruang kerjanya tuan sama anak buahnya" ucap ART yang gemetaran karena takut


" hayo kedalam" perintah polisi yang langsung masuk diikuti beberapa polisi dan Alex, Alex yang tahu ruang kerja Anton langsung mendobrak pintu nya


betapa kagetnya Anton melihat didepannya ada beberapa polisi dan Alex yang datang mengepung ruangannya sedengkan anak buah Anton berusaha lari langkah nya berhenti saat mendengar suara tembakan diatas ruangannya


" kalian kami tangkap atas tuduhan pembakaran perkebunan dan percobaan pemerkosaan kepada korban" ucap polisi yang langsung memberikan surat penangkapan

__ADS_1


" apa ada bukti saya melakukan kejahatan seperti itu" bentak Anton yang langsung melihat Alex dengan amarah


" kami sudah punya banyak bukti kejahatan anda dan kesaksian nona Nabila anda berusaha memerkosa nona Nabila untungnya dia berani kabur" bentak Alex rasanya ingin menghajar Anton yang berusaha jahat sama sahabatnya sendiri karena nafsu


__ADS_2