
apa dokter gagal ginjal" bentak Delon yang kaget mendengar vonis dokter
" bagaimana bisa dok sedangkan saya enggak pernah melihat Anton ke rumah sakit dok anda pasti salah diagnosis penyebabnya apa dok" sambung Delon sedih
" kekurangan minum air putih dan kebanyakan minum kopi dan didukung sama kebiasaan makanan di panggang, mungkin pasien enggak memberitahu orang sekitarnya supaya enggak kwatir" lanjut dokter melepaskan kacamata nya
" terus sekarang bagaimana dok supaya menyembuhkan pasien" ucap Nabila langsung merangkul bahu Delon
" secepatnya operasi menunggu kondisi pasien tiga atau empat hari lagi dan saya minta anda mengurus biaya administrasi dulu pak" lanjut dokter merasa prihatin melihat kerabat pasien yang terpukul
" baik dok kita akan menyelesaikan administrasi dan operasi di lakukan" lanjut Delon yang langsung ajak Nabila ikut ke bagian pembayaran begitu juga dengan dokter meninggal kan Anton ditemani suster jaga
setelah membayar biaya perawatan Anton, Nabila dan Delon kembali lagi ke ruang ICU dan beberapa menit kemudian kakaknya Anton masuk kedalam kamar rawat Anton, kakaknya Anton langsung memeluk adiknya dengan isak tangis membuat Delon merasa enggak tega membayangkan hancurnya perasaan kakaknya Anton dengan cobaan yang seolah tiada akhirnya
" bagaimana bisa Anton sakit ka" ucap Delon melihat kakaknya Anton memeluk adiknya
__ADS_1
" tadi pas lagi makan sate Anton minta kopi ke penjaga sel setelah minum kopi Anton merasa sakit dibagaian perutnya maafkan kaka Anton" ucap kakaknya Anton merasa bersalah
" apa sebelumnya kaka tahu Anton sakit" ucap Nabila melihat kedua sahabat suaminya
" enggak tahu Nabila kalo Anton sakit parah seperti ini" lanjut kakaknya Anton menghapus air mata yang basahin kedua pipinya
" kita berdoa buat kesembuhan Anton oh yah soal biaya rumah sakit sudah saya bayarkan yah ka semuanya jadi enggak usah kwatir" lanjut Delon pegang bahu kakaknya Anton
" Alhamdulillah terimakasih Delon Untung masih ada kamu bro" lanjut kakaknya Anton
" iyah Delon" lanjut kakaknya Anton
selama perjalanan pulang Delon dan Nabila sama sama diam sibuk sama fikirannya sendiri sendiri, walaupun diam tapi tangan Delon memainkan dua gunung milik Nabila membuat Nabila mendesah menikmati sentuhan yang diberikan Delon dengan lembut
" sayangnya aku, kita ke rumah Anton yah kasih tahu keluarga nya kalo Anton kritis" ucap Delon yang langsung mencium pucuk gunung kembar Nabila
__ADS_1
" boleh saja sayang aaahhh ooohhh kamu bikin aku pengen sayang aahhh" ucap Nabila mendesah langsung melingkari tangannya ke leher Delon
" di mobil saja yuk, mumpung disekitar sini enggak ada lampu merah" lanjut Delon langsung memainkan area sensitif istrinya yang mulai basah
" tapi malu ada pak Alex kita begini saja aku sudah malu" lanjut Nabila melihat Alex yang fokus nyetir
" sudah biasa nona saya lihat tuan Delon panjat pinang didalam mobil, selama nikah sama anda saja tuan Delon tobat" ucap Alex melihat kaca spion sambil terkekeh
" berengsek kamu Alex bilang tobat" grutu Delon enggak terima
" maaf tuan canda" lanjut Alex menggeleng gelengkan kepalanya
" jadi mau kan" lanjut Delon yang melihat istrinya tiduran di jok mobil dengan bagian terindah nya terlihat
" baiklah sayang tapi pelan pelan ya" lanjut Nabila pasrah sama suaminya yang mesum dan enggak tahu malu
__ADS_1
" yes" lanjut Delon yang langsung ceria