
kakaknya Anton frustasi didalam ruangannya terus dan terus berteriak, terdengar ketukan pintu membuat kakaknya Anton memerintahkan nya untuk masuk kedalam ruangannya dan kakaknya Anton duduk di kursi kebesarannya
" sepertinya rencana saya gagal" ucap kakaknya Anton frustasi
" kenapa bisa gagal pak, bukannya mudah menjebak sahabat sendiri" ucap asistennya kakaknya Anton
" perempuan kampung itu selalu membawa penjaganya bikin semakin kesal saja bagaimana saya bisa panjat pinang apa lagi penjaganya seorang polisi bawa senjata lengkap kan kesel bahkan ke supermarket harus dibawa" lanjut kakaknya Anton frustasi
" kalo kamu gagal bos batalkan kerjasama percuma kan Nabila ada disini tapi enggak bisa dipegang" lanjut asistennya semakin manas manasin bosnya
" atau kalian curi saja barang barangnya Delon nanti malam terserah mau kalian apain juga" perintah kakaknya Anton kesal
diam diam tanpa disadari kakaknya Anton dua pria sedang menahan emosinya didalam mobil mendengarkan percakapan kakaknya Anton dan asistennya, salah satu pria tampan save rekaman yang didengarnya dari layar laptop
" sepertinya pak Delon bener bener melindungi nona Nabila" ucap Alex melihat layar laptopnya
__ADS_1
" Delon takut kejadian masa lalu terulang lagi apa lagi sekarang Nabila hamil pasti semakin memperketat pelindungannya" ucap polisi yang matanya fokus melihat laptop
" kamu bener, pak Delon bener bener menyesal kejadian dimasa lalu dan berjanji akan melindungi nona Nabila semaksimal mungkin" lanjut Alex
dilain sisi, Nabila didalam ruangannya Delon asik makan buah dan cemilan yang dibawanya dan susu ibu hamil, Delon yang melihat istrinya banyak makan jadi ikut laper melihat Nabila dengan lahapnya makan cemilan dan buah
" sayang suapin dong" ucap Delon manja melihat istrinya makan dengan lahap
" baiklah sayang" ucap Nabila jalan ke kursi Delon dan suapin suaminya, Delon yang mendapat kan suapin dari Nabila langsung buka mulutnya dan menikmati mangga yang ada didalam mulutnya
" enak sayang asem asem seger sama seperti kamu baru bangun tidur pas aku minta jatah asem asem seger penuh kenikmatan" ucap Delon terkekeh
" au sakit sayang maaf tapi kan sama saja" lanjut Delon langsung memeluk Nabila
lagi asik asiknya berpelukan kakaknya Anton masuk kedalam ruangan Delon begitu saja tanpa ketuk pintu, kakaknya Anton mengepalkan tangannya saat melihat Delon dan Nabila bermesraan
__ADS_1
' ada apa ka kesini" ucap Delon melepaskan pelukannya
" ikut saya ada yang mau beli prodak buatan kamu dengan jumlah yang cukup banyak" ucap kakaknya Anton melihat Nabila membuat Nabila melihat Delon tanpa berani melihat kakaknya Anton
" baiklah kita jalan, sayang kamu mau ikut atau mau pulang" ucap Delon sambil melihat Nabila nunduk
" aku pulang ke penginapan saja sayang" ucap Nabila merangkul Delon
" ya sudah kamu dianter Alex, polisi, dan bodyguard biar mereka istirahat" lanjut Delon Merapi kan barang bawaannya
" baiklah sayang kebetulan makanan aku sudah habis yuk jalan" ajak Nabila yang mengambil tasnya di sofa
Nabila sengaja jalan di samping Delon dan disampingnya ada bodyguard sedangkan kakaknya Anton jalan di sebelah kanan Delon dan ada polisi dan bodyguard
semua mata karyawan tertuju pada kami jalan keluar perusahaan masih dikawal membuat karyawan karyawan kembali bergosip
__ADS_1
' heran segitunya pengawalannya, seperti pejabat negara saja" sindir karyawan
" orang kaya seperti itu wajar saja mereka punya banyak uang" ucap karyawan yang lain nya yang enggak terlalu peduli